Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Buntut Kritik Keras, MU Akan Segera Hukum Lisandro Martinez?
Bek Manchester United, Lisandro Martinez, usai diusir wasit dalam duel kontra Leeds United, Selasa (14/4/2026) (AFP / Paul Ellis)
  • Lisandro Martinez terancam sanksi Manchester United setelah mengkritik minimnya belanja pemain usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid, di tengah lima laga tanpa kemenangan.

  • Martinez mengklarifikasi bahwa ucapannya keluar saat marah karena hasil buruk, sambil menegaskan komitmen, gairah, dan keinginannya membawa MU kembali bersaing meraih gelar.

  • Petinggi MU akan membahas tindak lanjut, termasuk kemungkinan denda, menjelang latihan 15 Oktober 2026; sejumlah pihak internal dikabarkan kecewa dan rumor penjualan Januari 2027 mencuat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lisandro Martinez dari Manchester United marah setelah timnya kalah dari Atletico Madrid. Ia bilang MU kurang membeli pemain. Sekarang MU belum menang dalam lima pertandingan. Martinez sudah minta maaf dan bilang ia sayang klubnya. Petinggi MU sedang membahas hukuman, mungkin denda. Ada juga kabar MU bisa menjualnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Klarifikasi Lisandro Martinez menunjukkan bahwa kritiknya lahir dari kekecewaan kompetitif, bukan berkurangnya komitmen terhadap Manchester United. Penekanannya pada gairah, tanggung jawab, dan keinginan membawa klub kembali bersaing memantulkan standar tinggi yang ia rasakan ketika mengenakan seragam MU, sementara pertemuan internal memberi ruang bagi klub untuk menangani situasi secara terukur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Bek Manchester United, Lisandro Martinez, terancam mendapat sanksi dari klub setelah melontarkan kritik kepada petinggi MU usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions 2026/27.

Martinez menilai minimnya belanja pemain membuat MU kesulitan bersaing. Pernyataan tersebut memicu polemik, bahkan menuai kekecewaan dari sejumlah mantan pemain klub.

Kritik itu muncul ketika MU tengah berada dalam tren negatif. Mereka gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, dengan catatan dua kali imbang dan tiga kali kalah. Pernyataan Martinez pun dikhawatirkan memperkeruh situasi internal klub.

1. Martinez sudah memberikan klarifikasi

Martinez memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya. Ia mengaku berbicara dalam kondisi marah setelah tim gagal mendapatkan hasil yang diharapkan. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya kepada MU tak perlu diragukan.

"Mereka yang kenal saya tahu bagaimana saya menjalani sepak bola, dengan gairah, komitmen, dan keinginan besar untuk menang. Dan ketika semua tidak berjalan sesuai harapan, itu menyakitkan, khususnya ketika membela klub dengan reputasi sebesar MU," tulis Martinez.

2. Ingin melihat MU kembali bersaing raih gelar

Martinez juga menegaskan bahwa kritik tersebut berangkat dari keinginannya melihat MU kembali bersaing untuk meraih gelar-gelar bergengsi. Dia merasa, MU kini susah bersaing.

"Kata-kata saya mencerminkan apa yang saya rasakan dan betapa saya ingin melihat klub ini bersaing untuk gelar-gelar terbesar. Standar tinggi itu adalah bagian dari bagaimana saya melihat sepak bola dan tanggung jawab yang menyertai ketika memakai seragam ini," ujar Martinez.

3. Petinggi MU bahas kemungkinan sanksi

Dilansir Mirror, sumber internal MU menyebut para petinggi klub akan menggelar pertemuan untuk membahas pernyataan Martinez dan kemungkinan tindak lanjutnya.

Skuad MU dijadwalkan berlatih di Carrington pada Kamis (15/10/2026). Momen tersebut disebut-sebut menjadi waktu bagi klub untuk mengumumkan keputusan terkait kemungkinan sanksi terhadap bek asal Argentina itu, termasuk denda.

Sejumlah petinggi klub dikabarkan tidak senang dengan kritik yang dilontarkan Lisandro Martinez. Bahkan, muncul rumor bahwa MU bisa mempertimbangkan untuk menjual sang pemain pada bursa transfer Januari 2027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article