Comscore Tracker

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023

Sebastian Vettel dan Mick Schumacher tak ada di grid balap

Jerman masih bisa bernapas lega dalam gelaran Formula 1 2023. Sebab, ada satu pembalap dari negara tersebut yang bakal mengaspal di ajang balap jet darat itu.

Nico Huelkenberg menjadi sosok yang mewakili negara Jerman dalam susunan pembalap musim depan. Ia pun mengemukakan pendapatnya mengenai keluar masuknya pembalap dari negara asalnya di ajang Formula 1.

1. Hampir saja tak ada pembalap Jerman di Formula 1 2023

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023Mick Schumacher dan Sebastian Vettel (formula1.com)

Jerman hampir saja kehilangan wakil pembalap mereka di grid balap Formula 1 musim depan. Ini tak lepas dari pensiunnya Sebastian Vettel dan Haas yang tak lagi memakai jasa Mick Schumacher.

Terakhir kali tak ada pembalap Jerman di ajang balap Formula 1 terjadi pada 1981. Namun, kemungkinan itu pupus setelah Haas memastikan Nico Huelkenberg menjadi tandem Kevin Magnussen pada 2023. 

2. Nico Huelkenberg bukan nama asing di Formula 1, sudah debut sejak 2010

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023Nico Hulkenberg pada balapan GP Arab Saudi 2022 (formula1.com)

Nama Nico Huelkenberg tentu tak asing di telinga penggemar Formula 1. Ia sudah memulai karier di ajang balap itu sejak 2010. Nico Huelkenberg terakhir turun secara penuh selama 1 musim pada 2019 lalu.

Selebihnya, pembalap berusia 35 tahun itu mendapat kesempatan sebagai pembalap pengganti untuk Racing Point yang kini berganti menjadi Aston Martin. Huelkenberg menjalankan tugas tersebut pada 2020 hingga 2022.

Pada 2020, Huelkenberg menggantikan Sergio Perez lantaran terjangkit COVID-19. Ia turun pada pekan balap GP Inggris dan 70th Anniversary GP yang keduanya digelar di Sirkuit Silverstone.

Nico Huelkenberg kembali mengaspal pada 2022 menggantikan Sebastian Vettel pada balapan pembuka di Bahrain dan Arab Saudi. Ketika itu, Vettel absen akibat terserang COVID-19.

Baca Juga: 11 Potret Nico Hulkenberg, Pengganti Vettel di Formula 1 GP Bahrain

3. Tak terbebani sebagai satu-satunya pembalap Jerman musim depan

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023Nico Hulkenberg (formula1.com)

Menjadi satu-satunya pembalap asal Jerman yang ada di Formula 1 musim depan tak membuat Nico Huelkenberg merasa terbebani. Ia justru menyoroti sedikitnya pembalap Jerman di ajang balap itu dan menganalogikannya sebagai sebuah gelombang.

"Aku pikir bahwa itu datang seperti gelombang. Beberapa negara seperti Prancis untuk waktu yang lama tak punya pembalap di Formula 1. Kemudian, ada nama dari negara tersebut seperti Romain Grosjean, Pierre Gasly, dan Esteban Ocon. Sebuah hal yang alami bahwa gelombang dari negara-negara asal pembalap datang dan pergi dari Formula 1," ujar Huelkenberg dilansir Racing News 365.

4. Nico Huelkenberg merasa Jerman dimanjakan oleh prestasi selama beberapa tahun terakhir

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023Nico Hulkenberg (formula1.com)

Nico Huelkenberg tetap merasa Jerman sangat dimanjakan oleh prestasi para pembalap sebelumnya yang berhasil meraih gelar juara dunia. Hal itu ditambah pula oleh kesuksesan Mercedes menjadi tim yang meraih gelar juara konstruktor delapan kali beruntun dari musim 2014 hingga 2021.

"Jelas, Jerman selama beberapa beberapa tahun terakhir sangat dimanjakan di Formula 1. Sebab, kami punya Michael Schumacher, Nico Rosberg, dan Sebastian Vettel serta Mercedes sebagai manufaktur juga.

Kami masih punya Mercedes sebagai manufaktur di Formula 1, tetapi aku tidak merasa tertekan dari sisi menjadi satu-satunya pembalap Jerman di Formula 1," tegas Huelkenberg.

5. Haas sudah masukkan nama Nico Huelkenberg dalam daftar pengganti Nikita Mazepin

Nico Huelkenberg Jadi Satu-satunya Pembalap Jerman di Formula 1 2023Team Principal Haas Guenther Steiner (formula1.com)

Sejatinya, Haas sudah mempertimbangkan merekrut Nico Huelkenberg pada awal musim 2022. Ini tak lepas dari kondisi putus kontrak Nikita Mazepin sebagai imbas perang Rusia dan Ukraina yang membuat pembalap asal Negeri Beruang Merah itu tak dapat melanjutkan kiprahnya di Formula 1.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Guenther Steiner selaku Team Principal Haas dalam sebuah kesempatan. Namun, saat itu pilihan jatuh kepada Kevin Magnussen yang notabene sudah pernah memperkuat Haas sebelumnya pada 2017 hingga 2020.

"Aku pikir dia ada dalam daftar. Namun, sepertinya aku berpikir bahwa solusi untuk Kevin Magnussen hampir terlalu mudah ketika dia hadir.

Itu karena kami tahu dia (Magnussen). Kami tahu apa yang akan kami dapat dengan membawa seseorang yang tahu tentang tim. Dia mengalami permulaan yang sulit karena kami hanya punya 2 minggu tersisa sebelum memulai musim," cerita Steiner dikutip PlanetF1.

Kiprah Nico Huelkenberg tentu akan dinantikan banyak orang, terlebih dalam usianya yang tak lagi muda. Namun, perannya kini bukan sebagai sopir tembak alias pembalap pengganti, melainkan turun penuh selama semusim sejak terakhir kali dilakukannya pada 2019.

Baca Juga: Nico Huelkenberg Berlaga di Formula 1 2023, Resmi Gabung Haas

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya