Comscore Tracker

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023

Red Bull masih pertahankan Sergio Perez untuk musim 2022

Pierre Gasly sukses mengantar AlphaTauri finis di posisi ke-6 klasemen konstruktor. Bersama Yuki Tsunoda, ia mampu mempersembahkan 142 poin dan menjadi poin terbanyak yang berhasil diperoleh sepanjang sejarah tim.

Tak hanya performa AlphaTauri yang mengalami peningkatan, performa individu Gasly pun juga terus menanjak. Bersamaan dengan itu, pembalap asal Prancis itu membicarakan peluang dirinya kembali memperkuat Red Bull di musim 2023.

1. Gasly sempat memperkuat Red Bull di musim 2019, tapi hanya setengah musim

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023Pierre Gasly saat memperkuat Red Bull di musim 2019 (essentiallysports.com)

Sebelumnya, Gasly memang sempat memperkuat Red Bull pada musim 2019. Namun, itu hanya bertahan setengah musim. Pada GP Belgia di musim tersebut, Gasly bertukar tempat dengan Alexander Albon.

Pada akhirnya, hingga akhir musim 2019 ia kembali memperkuat Toro Rosso yang kini bernama AlphaTauri. Gasly pun tetap berada di tim yang sama dan justru mampu membuktikan performa terbaiknya selama dua musim beruntun.

2. Gasly sebut langkah kariernya di F1 pada musim-musim mendatang adalah hal penting

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023pembalap AlphaTauri Pierre Gasly (formula1.com)

Meski pada musim 2021 ia tampil mengesankan, Red Bull masih belum memberi opsi ‘promosi’ pada Gasly. Justru, Red Bull mempertahankan Sergio Perez sebagai rekan setim Max Verstappen di musim 2022 mendatang.

Mengenai hal tersebut, Gasly pun angkat bicara. Menurutnya, langkah karier dirinya di musim-musim mendatang adalah kunci penting. Ia sudah 8 tahun bersama Red Bull. Perlu diketahui, Gasly merupakan pembalap yang tergabung dalam program Red Bull Junior Team.

“Kita lihat saja bagaimana pandangan Red Bull selama dua tahun berikutnya karena saat ini sudah 8 tahun aku bersama mereka. Itu waktu yang lama. Pastinya, saat ini mereka punya mobil yang sangat kompetitif. Perlu untuk melihat apa yang mereka akan lakukan Verstappen dan bagaimana mereka akan bergerak maju. Namun, aku juga perlu memikirkan karierku,” kata Gasly dilansir GPFans.

Baca Juga: Usai Juara Dunia, Max Verstappen Ingin Perkuat Red Bull Seumur Hidup

3. Terus meningkatkan performa untuk bisa mengamankan kursi balap di F1

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023pembalap AlphaTauri Pierre Gasly (formula1.com)

Gasly memang masih berusia muda, yakni 25 tahun. Namun, keinginannya untuk memperoleh kursi balap di Formula 1 pada musim-musim yang akan datang masih sangatlah besar. Untuk itu, ia terus berupaya meningkatkan performa guna menjadi pilihan pertama bagi tim-tim yang mau memakai jasanya.

“Aku masih sangat muda. Aku berumur 25 tahun, tapi tujuanku adalah berada di kursi pertama saat orang-orang mencari siapa yang layak menjadi pengganti. Saat ini, aku pembalap di posisi ke-9 dalam kejuaraan.

Delapan pembalap di depanku adalah mereka yang memperkuat empat tim terbaik di klasmeen konstruktor. Itulah mengapa penting bagiku untuk menunjukkan bahwa jika ada kursi kosong, aku seharusnya menjadi pilihan yang jelas. Itulah yang aku coba lakukan.”

4. Tetap prioritaskan Red Bull jika ada peluang bergabung di musim 2023

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023Sergio Perez dan Pierre Gasly dalam sebuah konferensi pers (formula1.com)

Mengenai akan kemana dirinya berlabuh selepas musim 2022, Gasly tetap akan memprioritaskan Red Bull sebagai pilihan utama. Untuk itu, ia terus berusaha tampil semaksimal mungkin guna memperbesar peluang kembali dipromosikan oleh Red Bull.

“Pastinya prioritasku dengan Red Bull, tapi saat ini mereka telah memutuskan tetap bersama Perez. Aku tak tahu apa yang akan mereka rencanakan. Mereka bilang pada 2023 akan ada opsi. Aku akan mencoba menempatkan diriku pada posisi terbaik untuk hal tersebut, tapi itu diskusi yang kami tahu kami akan melakukannya tahun depan dengan Red Bull,” jelas Gasly.

5. Mengapa Red Bull memilih Sergio Perez ketimbang Pierre Gasly untuk musim 2022?

Pierre Gasly Bicara Peluang Memperkuat Kembali Red Bull di F1 2023Sergio Perez dan Pierre Gasly saat naik podium (thesportsrush.com)

Peluang Pierre Gasly memperkuat Red Bull di musim 2023 masih terbuka lebar. Pasalnya, Sergio Perez hanya akan bertahan hingga akhir musim 2022 saja. Dengan begitu, Red Bull berkemungkinan memboyong pembalap bernomor mobil 10 itu untuk menemani Max Verstappen.

Berdasarkan analisis Lawrence Barretto yang dimuat Formula1.com, Red Bull tetap mempertahankan Perez di musim 2022 sebab jasanya dibutuhkan untuk mencetak banyak poin bagi tim. Selain itu, pengalaman Perez di Formula 1 selama 11 musim di Formula 1 sangat dibutuhkan tim untuk pengembangan mobil menyongsong musim 2022.

 

Di sisi lain, Red Bull sebetulnya terkesan dengan performa Gasly di AlphaTauri. Namun, Red Bull belum mau kembali menggaetnya dan memilih untuk tetap menempatkan Gasly di sister team mereka. Akankah selepas musim 2022 impian Gasly kembali berada di skuad Red Bull kembali jadi kenyataan?

Baca Juga: Gasly Berharap Formula 1 Bisa Kompetitif seperti MotoGP

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya