Menghadapi situasi tersebut, Fajar/Fikri menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan permainan. Mereka terus memperbaiki kekurangan dan mempertajam kelebihan dalam latihan agar bisa bersaing di level tertinggi.
"Fokus utama kini adalah bagaimana menerapkan hasil latihan tersebut di pertandingan agar tidak kembali tertekan oleh pola permainan lawan," bebernya.
Menilik lebih jauh, Fajar/Fikri menilai ganda putra muda Indonesia ini punya kelebihan dalam gaya bermain. Mereka tampil lebih cepat dan agresif.
Hal itu diakui acap menjadi batu sandungan Fajar/Fikri saat menjalani sebuah turnamen. Tak jarang, mereka harus angkat koper, lantaran sulit mengantisipasi permainan junior-juniornya dalam turnamen.
Selain itu, Fajar/Fikri mengaku para pemain muda ini juga punya modal bagus saat beduel dengannya. Pola permainan Fajar/Fikri diakui sudah terbaca lantaran sering menjalani latihan bersama.
“Mereka punya speed yang sangat kencang, karena kita juga latihan bareng jadi mereka tahu banget kelemahan kita dan langsung diterapkan di pertandingan.” kata Fajar.