Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Final Sepak Takraw Putra Asian Games 2026 Ketat, Indonesia Tumbang
Tim sepak takraw putra Indonesia kalah di final Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)
  • Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak nomor men's quadrant Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Jepang di final Nagoya.

  • Indonesia kalah 15-17 pada set pertama, bangkit menang 15-9 di set kedua, lalu takluk tipis 13-15 pada set penentuan.

  • Pelatih Abdul Gani mengapresiasi perjuangan tim dengan persiapan dua bulan, sementara Wamenpora Taufik Hidayat menilai hasil ini sebagai bahan evaluasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Tim sepak takraw putra Indonesia kalah 1-2 dari Jepang pada final men's quadrant Asian Games 2026 dan meraih medali perak. Jepang memastikan emas setelah menang 15-17, 9-15, dan 15-13.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak setelah kalah 1-2 dari Jepang pada final nomor men's quadrant Asian Games 2026.
  • Who?
    Tim sepak takraw putra Indonesia, tim Jepang, pelatih Indonesia Abdul Gani, serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat terlibat dalam pertandingan dan peninjauan final.
  • Where?
    Final berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang.
  • When?
    Pertandingan final digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
  • Why?
    Indonesia kalah karena Jepang lebih efektif pada poin-poin akhir set ketiga dan menutup set penentuan dengan skor 15-13.
  • How?
    Jepang menang set pertama 17-15, Indonesia membalas 15-9 pada set kedua, lalu Jepang merebut set ketiga 15-13 untuk memastikan emas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tim sepak takraw putra Indonesia kalah tipis dari Jepang di final Asian Games 2026. Indonesia kalah set pertama 15-17, lalu menang set kedua 15-9. Di set terakhir, Jepang menang 15-13. Indonesia dapat medali perak, dan Jepang dapat emas. Pelatih Abdul Gani dan Taufik Hidayat memuji perjuangan pemain Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Medali perak di final yang berlangsung hingga set penentuan mencerminkan daya juang tim sepak takraw putra Indonesia. Setelah tertinggal, para pemain bangkit dengan permainan menekan untuk menang 15-9, lalu tetap bersaing sampai poin-poin akhir. Pencapaian ini terasa semakin berarti karena tim menjalani persiapan dua bulan dan memperoleh apresiasi dari pelatih serta Wamenpora.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tim sepak takraw putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 1-2 dari tuan rumah Jepang pada final nomor men's quadrant Asian Games 2026.

Bertanding di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Jepang, Sabtu (3/10/2026), laga berlangsung ketat sejak set pertama. Tim Merah Putih mampu menempel perolehan angka Jepang, tetapi harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 15-17.

1. Indonesia sempat bangkit di set kedua

Tim sepak takraw putra Indonesia kalah di final Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)

Memasuki set kedua, Indonesia bangkit dan tampil lebih menekan untuk mengejar ketertinggalan. Strategi tersebut membuahkan hasil.

Indonesia berhasil mengamankan set kedua dengan skor 15-9. Hasil tersebut membuat kedudukan kembali imbang 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

2. Jepang efektif di set ketiga

Tim sepak takraw putra Indonesia kalah di final Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)

Pertarungan sengit kembali terjadi pada set ketiga. Kedua tim saling berbalas poin hingga memasuki momen-momen krusial. Pada saat inilah, Jepang sebagai tuan rumah menunjukkan kekuatannya.

Jepang tampil lebih efektif pada poin-poin akhir. Tuan rumah akhirnya menyegel kemenangan setelah mengamankan set ketiga dengan skor tipis 15-13 sekaligus memastikan medali emas.

Pelatih tim sepak takraw putra Indonesia, Abdul Gani, menilai para pemain sudah berjuang maksimal di partai final meski akhirnya harus puas dengan medali perak.

“Pertama kita hilang poin, tapi kedua berhasil bangkit. Di penentuan memang kita sedikit terpleset dan meraih perak. Kita apresiasi atas perjuangan atlet meski kita persiapannya hanya dua bulan,” ujar Abdul dalam keterangan resmi.

3. Taufik Hidayat apresiasi perjuangan atlet

Tim sepak takraw putra Indonesia kalah di final Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, turut menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Dia mengapresiasi kerja keras dan perjuangan para atlet Indonesia.

Taufik berharap pencapaian tersebut dapat menjadi evaluasi berharga bagi tim agar mampu tampil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.

“Selamat, terima kasih perjuangannya dan kesuksesan meraih perak sepak takraw putra di Asian Games 2026. Semoga bisa lebih sukses di kejuaraan berikutnya,” ujar Taufik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article