5 Ganda Putri Indonesia Naik Peringkat BWF usai Thailand Masters 2026

BWF kembali merilis daftar peringkat dunia terbaru usai berakhirnya Thailand Masters 2026. Turnamen berlevel Super 300 tersebut menjadi ajang pengumpulan poin penting bagi para pebulu tangkis dunia, termasuk wakil Indonesia yang berlaga sepanjang pekan. Hasil pertandingan di turnamen ini pun langsung memengaruhi posisi para pemain di ranking BWF.
Indonesia sendiri menurunkan total 23 pemain pelapis, dengan lima pasangan berasal dari sektor ganda putri. Penampilan mereka di Thailand Masters 2026 memberikan tambahan poin yang berdampak positif pada peringkat dunia. Berikut lima ganda putri Indonesia yang tercatat mengalami kenaikan peringkat BWF pada pekan ini.
1. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari naik 11 tingkat
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menjadi pasangan dengan lonjakan peringkat yang cukup signifikan usai Thailand Masters 2026. Tambahan poin dari turnamen ini membuat Ana/Trias naik 11 tingkat dan kini menempati peringkat 27 dunia BWF. Posisi tersebut sekaligus menempatkan mereka sebagai ganda putri terbaik Indonesia saat ini.
Pada Thailand Masters 2026, Ana/Trias tampil sebagai unggulan kelima dan menunjukkan performa yang cukup konsisten. Langkah mereka terhenti pada laga semifinal setelah kalah dari pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Pertandingan berjalan ketat hingga tiga game dengan skor 11-21, 21-16, dan 15-21.
2. Isyana Syahira Meida/Kwinnara Rinjani Nastine naik satu tingkat
Isyana Syahira Meida/Kwinnara Rinjani Nastine juga mencatatkan kenaikan peringkat usai Thailand Masters 2026. Pasangan ganda putri ini naik satu tingkat dan kini menempati peringkat ke-32 dunia BWF. Tambahan poin tetap mereka peroleh meski langkahnya tidak melaju jauh di turnamen tersebut.
Pada laga perdana Thailand Masters 2026, Isyana/Kwinnara harus langsung angkat koper. Mereka kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Yu Jung/Lee Yu Lim, dalam dua gim langsung. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 11-21 dan 17-21.
3. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum naik delapan tingkat
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadi pasangan berikutnya yang mencatatkan kenaikan peringkat signifikan. Tambahan poin dari Thailand Masters 2026 membuat mereka naik delapan tingkat dan kini berada di peringkat ke-36 dunia BWF. Hasil ini didapat berkat performa mereka yang mampu menembus babak perempat final.
Pada turnamen tersebut, Rachel/Febi tampil sebagai unggulan keenam. Langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari pasangan Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, yang berstatus unggulan keempat. Rachel/Febi kalah dua game langsung dengan skor 18-21 dan 13-21.
4. Sukses menjadi juara, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti naik 49 tingkat
Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mencatatkan lonjakan peringkat paling drastis usai Thailand Masters 2026. Keberhasilan mereka keluar sebagai juara membuat Tiwi/Fadia naik 49 tingkat dan kini menempati peringkat ke-90 dunia BWF. Tambahan poin besar ini menjadi hasil dari performa konsisten sepanjang turnamen.
Pada laga final, Tiwi/Fadia yang berstatus unggulan kedelapan berhasil mengalahkan pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Pertandingan berjalan ketat dan harus ditentukan lewat tiga game dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-18. Sementara itu, pasangan China tersebut datang dengan status unggulan ketujuh.
5. Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu naik 61 tingkat
Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu menjadi pasangan terakhir yang mencatatkan kenaikan peringkat pada pekan ini. Meski langkah mereka di Thailand Masters 2026 tidak terlalu jauh, Lanny/Apri tetap naik 61 tingkat di daftar peringkat dunia BWF. Saat ini, pasangan tersebut menempati peringkat ke-143 dunia.
Pada turnamen Thailand Masters 2026, Lanny/Apri hanya mampu melaju hingga babak kedua. Mereka harus mengakui keunggulan sesama wakil Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Laga tersebut berakhir dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 13-21.
Secara keseluruhan, Thailand Masters 2026 memberikan dampak positif bagi sektor ganda putri Indonesia di daftar peringkat dunia BWF. Dari lima pasangan yang diturunkan, seluruhnya berhasil mencatatkan kenaikan peringkat dengan capaian dan progres yang beragam. Hasil ini menjadi modal penting bagi ganda putri Indonesia untuk menatap turnamen-turnamen berikutnya pada musim kompetisi 2026.

















