Jakarta, IDN Times - Golf is life. Bagi Luke Evan Moore, filosofi sederhana itu menggambarkan perjalanan cintanya pada dunia golf sejak kecil. Olahraga ini memikat hatinya lewat tingkat kompetisi yang tinggi, di mana musuh terbesar yang harus ditaklukkan sebenarnya bukan lawan di lapangan, melainkan diri sendiri.
Keteguhan mental itu dibuktikan Luke saat mengayunkan stiknya di The Indonesia Pro-Am 2026. Berpasangan dengan pegolf profesional asal Thailand, Parathakorn Suyasri, mereka sukses menyabet gelar juara kategori Pro-Am di Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jumat (21/8/2026).
Namun, jauh sebelum itu, Luke rupanya sempat melewati masa-masa sulit di atas padang golf. Ada aspek krusial yang membuatnya nyaris putus asa. Lantas, bagaimana cara pegolf muda itu untuk melewati situasi tersebut? Simak wawancara khusus IDN Times bersama Luke Evan Moore berikut ini!
![[WANSUS] Golf, Yips, dan Mimpi Besar Luke Evan Moore](https://image.idntimes.com/post/20260823/whatsapp-image-2026-08-23-at-15_5d3b6901-ac43-46ce-9f8c-57d5bf97d83a.jpeg)