Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Hal yang Dikagumi Haas dari Oliver Bearman pada Fase Awal F1 2026

3 Hal yang Dikagumi Haas dari Oliver Bearman pada Fase Awal F1 2026
Oliver Bearman saat menjalani pekan balap GP China 2026. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
Intinya Sih
  • Haas menembus posisi keempat klasemen konstruktor F1 2026 berkat kontribusi Oliver Bearman yang mengumpulkan 17 poin dari tiga seri awal, unggul atas rekan setimnya Esteban Ocon.
  • Ayao Komatsu memuji etos kerja tinggi dan ketenangan Bearman dalam menghadapi regulasi baru, menyebut kemampuannya belajar cepat sebagai faktor utama peningkatan performa tim Haas.
  • Bearman menunjukkan kolaborasi solid dengan insinyur Haas selama pekan balap, menciptakan fondasi positif yang membuat tim menaikkan standar untuk performanya di seri berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Haas menjadi salah satu tim yang menarik perhatian di Formula 1 2026. Tim yang berbasis di Kannapolis, Amerika Serikat, itu menembus peringkat keempat di klasemen konstruktor setelah menuntaskan tiga seri balap. Haas berada di atas Red Bull yang terlempar dari zona lima besar.

Peningkatan capaian Haas tak lepas dari kontribusi Oliver Bearman. Pembalap asal Inggris itu menunjukkan kinerja oke saat berada di dalam maupun di luar lintasan. Setidaknya ada tiga faktor yang membuat Haas kagum terhadap Bearman pada fase awal musim ini. Apa saja itu?

1. Oliver Bearman mempersembahkan 17 poin untuk Haas pada 3 seri perdana Formula 1 2026

Oliver Bearman memulai Formula 1 2026 dengan catatan bagus. Ia mengungguli rekan setimnya, Esteban Ocon, pada dua balapan awal musim ini. Bearman menempati posisi start di depan Ocon saat pekan balap GP Australia dan China.

Bearman menempati posisi start ke-12 di GP Australia dan berada di posisi start kesepuluh di GP China. Sementara itu, Ocon memulai balapan GP Australia dan China dengan berada di posisi ke-13. Keunggulan Bearman atas Ocon tak sebatas pada sesi kualifikasi.

Bearman juga berhasil meraup 17 poin pada dua seri balap tersebut. Sebanyak 16 poin berhasil terkumpul setelah finis ketujuh pada balapan utama GP Australia dan finis kelima pada balapan utama GP China. Bearman meraup satu poin lainnya ketika finis kedelapan pada balapan sprint di Shanghai International Circuit.

Bearman baru sekali gagal mencetak poin saat balapan di GP Jepang. Mobilnya melintir dan menabrak dinding di tikungan 13 pada lap 22. Ia hanya mengalami memar pada lutut kanan akibat insiden tersebut. Di sisi lain, Ocon membawa pulang satu poin dari Negeri Sakura setelah finis kesepuluh.

Koleksi 17 poin membuat Bearman kini berada di peringkat ketujuh. Itu lebih baik dibandingkan musim lalu. Ia hanya mencetak 5 poin dalam 3 seri balap Formula 1 2025. Perolehan poin sebanyak itu menempatkan Bearman di peringkat ke-12.

2. Oliver Bearman memiliki etos kerja dan ketenangan dalam menghadapi regulasi baru di Formula 1 2026

Performa Oliver Bearman pada awal Formula 1 2026 membuat Ayao Komatsu terkesan. Kepala tim Haas itu menyebut, kemajuan Bearman tak lepas dari etos kerja tinggi. Ia mau belajar dan bekerja keras mempersiapkan diri di simulator jelang bergulirnya Formula 1 musim ini.

Selain itu, Bearman juga menghadapi penerapan regulasi baru dengan tenang. Hal tersebut merupakan elemen penting dalam perkembangan kinerja Bearman selain faktor kecepatan alami yang dimilikinya. Bahkan, Komatsu yakin Bearman akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu mengingat Formula 1 musim ini baru menggelar tiga seri balap.

"Kemampuannya untuk belajar dan berkembang dengan sangat cepat adalah salah satu hal yang membuatnya luar biasa. Ia selalu menunjukkan kecepatan yang menakjubkan. Itu sudah jelas terlihat sejak haru pertama. Aku pikir hal yang membuatku antusias adalah aku belum melihat Bearman berada pada batas potensinya," jelas Ayao Komatsu dilansir F1i.

3. Oliver Bearman berkolaborasi dengan baik bersama insinyur Haas selama pekan balap berlangsung

Kekaguman Ayao Komatsu terhadap Oliver Bearman tak hanya sebatas pada etos kerja dan hasil balap. Pria asal Jepang itu juga memuji sikap Bearman saat berkolaborasi dengan insinyur Haas selama pekan balap. Kerja sama semacam itu membangun fondasi positif yang dapat memengaruhi capaian tim.

"Jika kamu melihat pada pekan balap GP Australia dan China, aku akan menyebut momen itu sebagai sesuatu yang sempurna. Itu ditambah dengan cara dia berkolaborasi dengan insinyur serta eksekusi yang dilakukan. Aku sangat puas terhadap hal tersebut," ucap Ayao Komatsu dikutip F1i.

Meski puas, Komatsu tak mau terlena atas pencapaian Bearman. Ia mengaku Haas menaikkan standar pembalap berusia 20 tahun itu pada seri selanjutnya. Tim mengambil langkah tersebut karena Bearman mampu melampaui ekspektasi yang telah dipatok.

Seri keempat Formula 1 2026 akan berlangsung di Miami, Amerika Serikat, pada 1--3 Mei 2026. Haas tentu menantikan gebrakan lain dari Bearman saat mengemudikan VF-26. Bisakah Bearman melanjutkan tren positif yang sudah terbangun sejak seri perdana musim ini? Layak untuk dinantikan bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More