Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Ai Ogura Banjir Pujian meski Gagal Finis MotoGP Amerika 2026?

Kenapa Ai Ogura Banjir Pujian meski Gagal Finis MotoGP Amerika 2026?
potret Ai Ogura (commons.wikimedia.org/Liauzh)
Intinya Sih
  • Ai Ogura tampil impresif di MotoGP Amerika 2026 dengan aksi menyalip bersih dan cepat, bahkan mencatatkan best race lap meski gagal finis akibat masalah mesin Aprilia.
  • Meski kecewa karena gagal finis, Ogura tetap berpikiran positif dan menganggap performanya kali ini sebagai yang terbaik sepanjang kariernya di kelas premier.
  • Rival seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio memuji kecepatan serta teknik balap Ogura, menyebutnya pembalap berbakat dengan kontrol motor yang stabil dan agresif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ai Ogura menjadi buah bibir di MotoGP Amerika Serikat. Bukan karena pembalap tim Trackhouse Racing Aprilia itu menang di Circuit of The Americas (COTA), melainkan karena ia memenangkan rasa hormat rivalnya. Ogura gagal finis, tetapi setelah menujukkan aksi menyalip agresif yang presisi dan bersih.

Pada sesi main race yang jadi balapan kandang timnya tersebut, Ogura memacu motor Aprilia yang berbalut livery khusus. Ia dan RS-GP menyatu dalam harmoni. Ogura percaya diri sehingga bisa bermanuver dengan nyaman di semua tikungan sirkuit. Aksi manuver yang ia lakukan menuai decak kagum, bahkan dari pembalap yang ia salip di lintasan.

1. Ogura bisa meraih podium perdananya jika mesin Aprilia tak bermasalah

Secara statistik, hasil pembalap Jepang terlihat biasa saja. Ogura start dari urutan ke-10, finis sprint di posisi ke-6, dan gagal finis saat berada di posisi ke-4. Namun, performanya saat melakoni main race menuai decak kagum.

Ogura menyalip banyak rival yang lebih berpengalaman. Ia bisa mengejar Alex Marquez, Marc Marquez, dan Enea Bastianini. Pada lap 11, Ogura lantas mengasapi Francesco Bagnaia untuk meraih posisi kelima. Dua lap kemudian, Ogura mendahului Fabio Di Giannantonio untuk menempati posisi keempat. Dengan ritmenya yang cepat, Ogura bahkan bisa mendekati Pedro Acosta dan Jorge Martin yang berada di posisi tiga besar.

Catatan waktu putarannya memang impresif. Ogura kini tercatat sebagai peraih best race lap di COTA. Pada lap 9, Ogura mencetak waktu 2 menit 2,037 detik. Angka yang lebih baik dibandingkan lap tercepat milik Marco Bezzecchi yang akhirnya menang. Lap terbaik Bezzecchi adalah 2 menit 2,114 detik yang diraih pada lap 6.

Sayangnya, Dewi Fortuna belum memihak pada Ogura. Pada lap 15, Aprilia yang ia kendarai melambat. Mesinnya tiba-tiba beralih ke mode proteksi sehingga tak bisa diajak berlari. Ogura terpaksa kembali ke paddock dan gagal finis.

2. Meski kecewa, Ai Ogura tetap berpikiran positif

Davide Brivio, Manajer Tim Trackhouse Racing, menyayangkan gangguan mesin yang menimpa pembalapnya. Seirama dengan Brivio, Massimo Rivola yang merupakan CEO Aprilia Racing juga kecewa dengan kendala teknis yang terjadi. Namun, keduanya memuji penampilan solid Ogura.

Ai Ogura tentu saja tak menutupi rasa kecewa. Meski begitu, sophomore rider itu tetap merasa positif pada hasil balapnya. Setidaknya ia bisa menampilkan performa yang solid sejak awal balapan, terutama dalam hal pengereman.

"Itu mungkin pertama kalinya aku menyamai kecepatan pembalap yang jadi pemenang. Aku pikir itu adalah performa terbaikku sejauh ini," kata pembalap Jepang itu dikutip Speedweek.

3. Alex Marquez menyanjung kecepatan Ogura

Kecepatan Ai Ogura memang membuat beberapa pembalap terkesan. Setelah disalip, Alex Marquez mengaku hanya melihat Ogura sebentar saja. Setelah tiga putaran, Ogura menghilang dari pantauannya.

"Ia menyalipku dan aku terus berusaha mengejarnya di tiga tikungan. Aku fokus pada diriku sendiri, dan ketika aku pulih, aku sudah tak melihatnya lagi. Itu cukup mengesankan, ia berusaha keras dan punya cengkeraman yang bagus. Motornya terlihat sangat rendah dengan stabilitas yang tinggi,” kata rider tim Gresini Racing ini dilansir GPOne.

4. Fabio Di Giannantonio juga memuji penampilan Ogura

Penggeber Ducati lainnya, Fabio Di Giannantonio, juga memuji Ai Ogura sebagai pembalap yang luar biasa. Diggia menaruh hormat pada Ogura sejak pembalap bernomor 79 itu berlaga di kelas intermediate. Penampilan di Amerika Serikat menambah kekagumannya pada sosok juara dunia Moto2 musim 2024 itu.

"Saat Ogura menyalipku, ia melakukannya dengan sangat baik. Ia mencatatkan waktu 2 menit 2 detik yang merupakan catatan waktu luar biasa. Jadi, aku sangat terkesan secara positif padanya,” ujar pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini dilansir website resmi MotoGP.

MotoGP 2026 masih menyisakan belasan balapan. Ai Ogura masih punya banyak waktu untuk merebut podium, bahkan mungkin kemenangan pertama di kelas premier. Di seri mana hasil itu bakal terwujud?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More