Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Indonesia Masih Berpeluang Tembus 20 Besar Olimpiade Catur 2026
Indonesia mentas di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan. (Dok. Percasi)
  • Tim putra Indonesia kalah 0,5-3,5 dari Ukraina pada babak ketujuh, sementara tim putri menang 3-1 atas Singapura; Gilbert Elro Tarigan menahan remis GM Vasyl Ivanchuk.

  • Hingga babak kedelapan, tim putri menempati peringkat 14 dari 189 negara dan tim putra peringkat 48 dari 206 negara, dengan tiga babak tersisa.

  • Percasi menyatakan peluang memperbaiki peringkat, termasuk kategori Seed B, masih terbuka; Olimpiade Catur 2026 menjadi partisipasi ke-28 Indonesia sejak debut pada 1960.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perjuangan kontingen Indonesia pada Olimpiade Catur 2026 di Samarkand, Uzbekistan, terus berlanjut. Setelah menyelesaikan babak kedelapan, peluang Indonesia untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka.

Hasil berbeda diraih tim putra dan putri Indonesia pada babak ketujuh. Tim putra harus mengakui keunggulan Ukraina, sedangkan tim putri berhasil meraih kemenangan atas Singapura.

1. Tim putra dan putri raih hasil berbeda di babak ketujuh

Indonesia mentas di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan. (Dok. Percasi)

Pada babak ketujuh, Tim Catur Indonesia Putra kalah dari Ukraina yang merupakan unggulan ke-12 turnamen dengan skor 0,5-3,5.

Meski menelan kekalahan secara tim, Indonesia mendapat hasil positif melalui IM Gilbert Elro Tarigan (2416) yang tampil di papan kedua. Gilbert berhasil menahan remis pecatur legendaris Ukraina, GM Vasyl Ivanchuk (2630).

Hasil imbang tersebut menjadi torehan penting bagi Gilbert. Selain membantu Indonesia meraih setengah poin, hasil itu juga memberikan tambahan rating yang cukup signifikan baginya secara individu.

Sementara itu, hasil positif diraih Tim Catur Indonesia Putri. Mereka berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 3-1.

Namun, Indonesia kehilangan poin di papan pertama setelah WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) menyerah dari WGM Qianyun Gong (2182). Kekalahan tersebut turut mengurangi tabungan rating yang sebelumnya telah dikumpulkan Diajeng.

2. Tim putri Indonesia masuk 20 besar

Indonesia mentas di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan. (Dok. Percasi)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Percasi, Nanang Pujalaksana, menyampaikan perkembangan posisi Indonesia sekaligus meminta para atlet tetap fokus menghadapi tiga babak terakhir.

Hingga babak kedelapan, tim putri Indonesia berada di peringkat ke-14 dari 189 negara. Sementara itu, tim putra menempati posisi ke-48 dari 206 negara.

"Saat ini menyisakan tiga babak terakhir dan masih besar harapan untuk meningkatkan posisi peringkat," ujar Nanang dalam keterangannya.

Nanang menegaskan perjuangan Indonesia belum berakhir. Dengan tiga babak tersisa, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka, termasuk bersaing di kategori Seed B.

"Perjuangan tim Indonesia belum berakhir, masih ada babak terakhir yang tentunya Indonesia masih berpotensi untuk memperbaiki peringkat, bahkan memungkinkan bisa juara di kategori atau Seed B. Untuk secara keseluruhan, kita masih berpotensi memperbaiki peringkat," tutur Nanang.

3. Percasi harap ada sejarah baru

Indonesia mentas di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan. (Dok. Percasi)

Sementara itu, Ketua Percasi yang juga Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, berharap perjuangan para pecatur Indonesia di Samarkand dapat berbuah hasil positif dan melahirkan sejarah baru.

"Ini waktunya tim catur Indonesia bisa menorehkan sejarah baru. Meski saya tidak bisa mendampingi, namun saya terus memantau dan mendoakan yang terbaik untuk tim," ujar Agustiar.

Partisipasi di Samarkand 2026 sekaligus memperpanjang sejarah keterlibatan Indonesia dalam pentas catur dunia.

Indonesia pertama kali tampil di Olimpiade Catur pada 1960 di Leipzig, Jerman Timur, setelah resmi bergabung dengan FIDE. Edisi 2026 menjadi keikutsertaan ke-28 bagi Merah Putih.

Curated For You

Editorial Team

Related Article