Comscore Tracker

Premier Badminton League 2020 Resmi Dimulai, Sudah Tahu Apa Itu?

PBL India salah satu liga bulu tangkis paling seru di dunia!

Jakarta, IDN Times - Di sela-sela turnamen BWF World Tour yang kini sedang berlangsung di Thailand, liga bulu tangkis juga kini tengah resmi dimulai di India.

Tidak banyak yang tahu bahwa di India, melalui Asosiasi Bulu Tangkis India, BAI, mereka kemudian menginisiasi munculnya liga bulu tangkis kelas dunia yang bernama Premier Badminton League (PBL).

Mau tahu apa itu PBL? Berikut IDN Times akan coba memberikan serba-serbi terkait liga bulu tangkis di India ini.

1. Dulunya bernama Indian Badminton League, kini bernama Premier Badminton League

Premier Badminton League 2020 Resmi Dimulai, Sudah Tahu Apa Itu?Pusarla V. Sindhu saat berlaga di Indonesia Masters 2020 (IDN Times/Kevin Handoko)

Dimulai pada Agustus 2013, dulunya liga ini bernama Indian Badminton League (IBL). Menonjolnya olahraga bulu tangkis di India salah satunya dibantu oleh melejitnya prestasi tunggal putri ternama mereka kala itu, Saina Nehwal. Saina kala itu sukses merengkuh medali perunggu di ajang Olimpiade 2012.

Terlecut oleh mekarnya prestasi Saina, akhirnya India dan BAI sepakat mengadakan turnamen dengan sistem liga di India. 2013 adalah pertama kalinya liga ini dimulai dengan nama IBL.

Sempat absen tiga tahun, IBL lalu bertransformasi menjadi PBL pada tahun 2016 dan sejak saat itu rutin diadakan selama tiap tahun yakni pada 2017, 2018, dan 2019. Yang terbaru, sejak Senin, 20 Januari 2020 kemarin, PBL 2020 telah resmi dimulai.

Baca Juga: Garang di World Tour Finals, BWF Beri Julukan Baru ke Hendra Setiawan

2. Memakai sistem liga dengan sistem poin yang tidak lagi dipakai oleh BWF

Premier Badminton League 2020 Resmi Dimulai, Sudah Tahu Apa Itu?Premier Badminton League. Pbl-india.com

Di PBL sendiri, karena aturannya tak memakai sistem BWF dan pelaksanaannya juga tidak masuk kalender BWF, maka beberapa negara tak memperbolehkan pemainnya berlaga di ajang ini.

Indonesia dan Tiongkok adalah salah dua contohnya. Pengecualian bagi pemain Indonesia, mereka yang tak lagi bergabung di Pelatnas PBSI bebas ikut bermain di PBL seperti yang pernah dilakukan Markis Kido, Tommy Sugiarto, hingga Taufik Hidayat di tahun 2013 lalu.

Di PBL, sistemnya adalah liga dengan penghitungan poin. Empat tim teratas akan lolos dan saling sikut di semifinal, sebelum nantinya bersaing demi gelar juara di partai final. Musim lalu misalnya, duet ganda putra andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses menjadi juara PBL 2019.

Selain itu, sistem pertandingannya memakai penghitungan poin sampai 15 saja, bukan 21 seperti yang dipakai oleh BWF. Pun jika poin deuce di skor 14-14, di PBL tidak ada penghitungan selisih dua karena siapa pun yang lebih dulu meraih poin 15 adalah pemenangnya.

3. Diikuti oleh 7 tim dan para pemain direkrut dengan sistem lelang

Premier Badminton League 2020 Resmi Dimulai, Sudah Tahu Apa Itu?Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Indonesia Masters 2020. IDN Times/Kevin Handoko

Dari awal, hanya ada 6 tim yang ikut serta di turnamen ini yakni Awadhe Warrriors, Bengaluru Raptors, Chennai Superstarz, Hyderabad Hunters, Mumbai Rockets, North Eastern Warriors, dan tim baru yang bergabung per 2020 ini yaitu Pune 7 Aces.

Perekrutan sistem pemain pun berlangsung cukup unik dengan menerapkan sistem lelang. Sebagai contoh, Saina Nehwal dan Lee Chong Wei adalah dua pemain yang saat ini memegang rekor sebagai pemain termahal. Saina pernah direkrut dengan biaya $120,000 atau setara Rp1,6 miliar. Sementara Lee Chong Wei pernah direkrut dengan biaya $135,000 atau setara Rp1,8 miliar!

4. Edisi 2020 sudah dimulai per Senin lalu, lho!

Premier Badminton League 2020 Resmi Dimulai, Sudah Tahu Apa Itu?Pusarla V. Sindhu saat berlaga di Indonesia Masters 2020 (IDN Times/Kevin Handoko)

PBL 2020 sendiri telah dimulai secara resmi pada Senin (20/1) kemarin. Tim yang berlaga di awal adalah Chennai Superstarz melawan Hyderabad Hunters. Chennai sendiri diperkuat oleh pemain Indonesia, Tommy Sugiarto, sementara Hyderabad dipimpin oleh juara dunia 2019, Pusarla Sindhu.

Hasil akhir sendiri adalah 5-2 untuk kemenangan Chennai atas Hyderabad yang membuat Tommy dan kolega memimpin klasemen sementara PBL 2020.

Baca Juga: Bulan Ini, Timnas U-16 Mulai TC dan Uji Coba Lawan Timnas India

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya