Marli Salmon, Bek Muda Bertalenta Arsenal dengan Potensi Menjanjikan

Bek muda jebolan akademi Arsenal, Marli Salmon, beberapa kali masuk dalam daftar pemain cadangan Arsenal pada 2025/2026. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, melihat potensi sang pemain cukup menjanjikan. Salmon bersama remaja berusia 16 tahun lainnya, Max Dowman, ikut menjalani latihan bersama tim utama selama pramusim 2025. Ia baru-baru ini mendapat kesempatan bermain di tim utama kala Arsenal menang 2-1 atas Mansfield Town pada babak kelima Piala FA 2025/2026 pada 7 Maret 2026.
Lalu, sebesar apa potensi Salmon sampai Mikel Arteta memberikan kepercayaan kepadanya sebagai starter di Piala FA?
1. Mengawali bermain sepak bola sebagai striker sebelum bertransformasi menjadi bek
Pemain bernama lengkap Marli Ellis Salmon lahir di Leytonstone, London, pada 29 Agustus 2009. Ia tumbuh besar di wilayah Woodford bersama orang tuanya yang merupakan imigran. Ayahnya berasal dari Jamaika sementara ibunya memiliki darah asli Mauritania. Keluarga Salmon memiliki latar belakang sepak bola dari ayah dan kakaknya yang sama-sama bermain di level semi profesional. Melihat kedua sosok tersebut, Marli Salmon terinsipirasi untuk menjadi pesepak bola profesional.
Perjalanannya di dunia sepak bola diawali ketika masuk akademi lokal, Global. Selama bermain di akademi tersebut, Salmon dipantau oleh tim pencari bakat Arsenal. The Gunners mengundang Salmon untuk menjalani trial saat berusia 9 tahun dan akhirnya lolos masuk tim U-11.
Saat bermain di akademi Global dan menjalani trial, Salmon berposisi sebagai striker. Namun, pelatihnya meminta untuk lebih terlibat dalam bertahan dan sang pemain mampu tampil impresif. Sejak saat itu, Salmon fokus mengembangkan permainannya sebagai bek tengah. Ia tidak masalah dengan pergantian posisi dari striker menjadi bek asalkan bisa bermain untuk tim utama Arsenal.
2. Perjalanan karier Salmon terbilang cukup cepat dengan menembus tim utama Arsenal saat berusia 16 tahun
Marli Salmon menunjukkan penampilan impresif kala membela Arsenal U-18, U-19, dan U-21, pada 2024/2025. Ia bermain dalam 5 laga bersama tim U-18 pada U-18 English Premier League (EPL), 2 pertandingan UEFA Youth League bersama tim U-19, dan 5 laga Premier League 2 dengan tim U-21. Penampilan Salmon tersebut membuat pelatih tim utama Arsenal, Mikel Arteta, terkesan dengan bakatnya. Ia dan Max Dowman dipanggil untuk ikut bersama tim utama dalam pramusim 2025.
Salmon bermain kala Arsenal menghadapi AC Milan dan Newcastle United selama tur pramusim di Hong Kong dan Singapura. Namun, ia tidak langsung bermain reguler di tim utama kala musim 2025/2026 dimulai. Salmon tetap bermain untuk Arsenal U-19 dan U-21 di UEFA Youth League serta Premier League 2. Meski masih berusia 16 tahun, ia mendapat kepercayaan dari pelatih Arsenal U-21, Max Porter, menjabat sebagai kapten dalam kemenangan 1-0 atas Burnley U-21 pada Premier League 2. Salmon kemudian bermain dalam enam pertandingan Premier League 2 secara beruntun sebagai kapten.
3. Menciptakan rekor kala debut di UCL dan menjadi starter d Piala FA
Marli Salmon melakoni debut di tim utama Arsenal dalam kemenangan 3-0 atas Club Brugge pada fase liga Liga Champions Eropa (UCL) pada 12 Oktober 2025. Ia kala itu menggantikan Ben White pada menit ke-83. Salmon menorehkan rekor sebagai debutan termuda dalam sejarah Arsenal dengan usianya baru memasuki 16 tahun 103 hari.
Mikel Arteta menilai penampilan sang pemain cukup impresif. Ia melihat Salmon dapat bermain di berbagai posisi, seperti bek tengah dan bek sayap. Salmon kemudian mendapat kesempatan tampil sebagai starter saat Arsenal menang 2-1 atas Mansfield Town pada babak kelima Piala FA 2025/2026 pada 7 Maret 2026. Kehadirannya dan Dowman sebagai starter di laga tersebut membuat Arsenal menjadi tim EPL pertama yang memainkan remaja berusia 16 tahun di Piala FA.
Salmon bermain selama 62 menit sebelum digantikan Jurrien Timber. Ia terlihat sedikit kecewa ketika ditarik keluar setelah operannya diintersep pemain Mansfield dan mengancam pertahanan Arsenal. Arteta menilai Salmon punya rasa tanggung jawab dan etos kerja tinggi untuk meningkatakan level permainan.
Salmon telah menapaki langkah penting dalam kariernya setelah debut di UCL dan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di Piala FA. Ia menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub dalam pengembangan pemain muda binaan akademi. Selain Salmon, Arteta juga mengorbitkan beberapa talenta muda jebolan akademi, seperti Ethan Nwaneri, Jack Porter, Max Dowman, dan Myles Lewis-Skelly.


















