Kala Vinicius Balas Ejekan Fans Manchester City Soal Ballon d'Or

- Vinicius Junior mencetak dua gol yang membawa Real Madrid menang 2-1 atas Manchester City dan memastikan tiket ke perempat final Liga Champions dengan agregat 5-1.
- Selebrasi menangis Vinicius menjadi sorotan karena dianggap membalas ejekan fans City soal Ballon d'Or Rodri, disertai gestur empat jari menandakan keunggulan agregat Madrid.
- Gol penalti Vinicius menebus kegagalannya di leg pertama, ia memuji kapten Valverde atas dukungan moralnya, sementara aksinya kembali menuai reaksi dari Donnarumma dan Mourinho.
Jakarta, IDN Times - Vinicius Junior menjadi inspirator kemenangan Real Madrid dengan skor 2-1 di markas Manchester City, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Brace Vinicius meloloskan Los Blancos ke perempat final, dengan garegat 5-1.
Vinicius membobol gawang kawalan Gianluigi Donnarumma pada menit ke-22 dan 90+3. Namun, dalam salah satu perayaan golnya, winger Brasil itu melakukan selebrasi yang membuat Donnarumma dan suporter tuan rumah meradang.
1. Balas ejekan spanduk Ballon d'Or Rodri

Vinicius menjadi sorotan karena dianggap memprovokasi kubu tuan rumah lewat selebrasi menangis yang dilakukannya. Usut punya usut, dikutip dari ESPN, selebrasi tersebut ternyata memiliki makna tersendiri bagi sang pemain.
Aksi itu merupakan bentuk balasan atas ejekan fans ManCity pada pertemuan Februari 2025 lalu. Saat itu, suporter tuan rumah membentangkan spanduk bergambar Rodri yang memegang trofi Ballon d'Or, disertai tulisan mengejek “Stop crying your heart out”.
Provokasi Vinícius tidak berhenti di situ. Usai membobol menundukkan Donnarumma lewat titik putih, Vinicius langsung menunjukkan gestur empat jari ke arah tribune, menandakan keunggulan agregat Los Blancos pada momen tersebut.
2. Tebus dosa penalti dan puji Valverde

Gol penalti ini sekaligus menjadi penebusan dosa bagi Vinicius yang sempat gagal pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Ia pun memuji Federico Valverde selaku kapten Madrid yang dinilai memiliki jiwa besar.
"Hari ini saya menyuruhnya untuk mengambilnya, tapi dia memberi saya kepercayaan diri sebagai kapten. Sepak bola itu bagus, selalu ada kesempatan lain, kami menang di sini dan lolos ke perempat final," ujar Vinicius dikutip dari ESPN.
3. Hati-hati kena rasis lagi, Vinicius

Donnarumma sejatinya sempat memprotes aksi Vinicius. Setelah memungut bola dari gawangnya, ia langsung menghampiri Vinicius yang tengah merayakan gol sambil menunjukkan nama dan nomor punggungnya ke arah suporter tuan rumah.
Aksi Vinicius ini mengingatkan pada pernyataan Jose Mourinho saat sang pemain diduga mendapat perlakuan rasis di kandang Benfica. Mourinho menilai sikap Vinicius ini yang kerap memicu reaksi negatif di lapangan.
"Ada sesuatu yang salah karena ini terjadi di setiap stadion. Setiap stadion yang Vinicius datangi selalu ada sesuatu yang terjadi, selalu," ujar Mourinho dikutip dari The Independent.


















