Jorge Martin Gak Masalah Finis Ketiga di Mandalika: Terpenting di Puncak

Jorge Martin finis ketiga di MotoGP Indonesia setelah menghadapi situasi sulit di Mandalika.
Hasil itu mengembalikan Martin ke puncak klasemen, dengan keunggulan dua poin atas Marc Marquez.
Martin menilai sprint race menjadi pelajaran dan percaya diri dengan dukungan motor Aprilia RS-GP.
Jakarta, IDN Times - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, mengaku puas bisa menutup balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Minggu (11/10/2026), dengan finis di peringkat ketiga. Menurut Martin, hal itu sudah cukup baginya, mengingat situasi yang serba sulit di Mandalika.
Dalam sesi sprint race, Martin sebenarnya nyaris saja masuk ke podium. Namun, dia mengalami masalah serius jelang akhir balapan ketika tekanan ban motornya berkurang dan harus berhati-hati dalam melewati setiap tikungan. Hingga akhirnya, Martin harus puas di posisi empat dalam sesi sprint race.
Kondisi itu sempat membuat Martin kehilangan posisi puncak klasemen sementara MotoGP karena Marc Marquez menjadi juara. Tapi, pada akhirnya Martin bisa merebutnya kembali dengan finis ketiga dan posisinya lebih baik daripada Marquez.
"Saya sangat senang. Anda tahu, target saya sebenarnya finis di peringkat ketiga setelah sepanjang pekan dikuasai oleh Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi. Mereka selalu ada di depan saya. Jadi, saya coba mengimbangi mereka, yang begitu cepat di setiap tikungan," ujar Martin di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
1. Sprint race jadi pelajaran
Insiden di sprint race, diakui Martin, menjadi pelajaran baginya. Dia mengakui, ada kesempatan untuk jadi juara dalam sesi sprint race, namun akhirnya gagal karena kesalahan sendiri.
"Saya sadar telah melewatkan kesempatan menang di sprint race. Tapi, itu terkadang terjadi, tinggal belajar dan akhirnya bisa meraih hasil terbaik," ujar Martin.
2. Indahnya di puncak
Meski sudah kembali ke puncak klasemen, Martin gak bisa tenang. Sebab, jaraknya dengan Marquez begitu tipis, hanya unggul dua poin. Apalagi, MotoGP musim ini masih menyisakan lima seri lagi.
"Hari yang indah, kami bisa meraih lagi puncak klasemen. Masih ada lima balapan dan saya merasa setiap saat bisa lebih cepat untuk bertarung demi gelar juara," kata Martin.
3. Yakin bisa makin kompetiitif
Performa motor Aprilia RS-GP musim ini, diakui Martin, sangat membantunya dalam persaingan gelar MotoGP. Martin yakin dengan kualitas motor dan inovasi para mekanik di garasi, gelar juara akan diraih di akhir musim nantinya.
"Saya merasa sangat nyaman, percaya diri bisa semakin cepat. Tapi, saya sadar akan ada momen ketika kami kewalahan dan harus berjuang, bekerja keras. Dalam momen tersebut, saya akan sangat kompetitif. Itulah yang akan terjadi," ujar pria Spanyol tersebut.



















