Kemenpora Buka Seleksi Direktur LPUK, Cari Talenta dari Jalur Non-PNS

Kemenpora membuka seleksi Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada LPUK untuk publik, termasuk talenta profesional non-PNS.
Posisi tersebut membutuhkan kemampuan manajerial dan pemahaman terhadap dinamika industri olahraga.
Seleksi dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, kompetensi, dan integritas pada 22-29 September 2026.
Jakarta, IDN Times - Kemenpora membuka peluang seleksi terbuka bagi publik untuk mengisi jabatan strategis Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum (BLU). Posisi yang ditawarkan adalah Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK).
Langkah ini diambil guna memperkuat tata kelola aset negara agar dikelola secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Pendaftaran seleksi ini akan dibuka secara resmi mulai 22-29 September 2026.
1. Butuh pendekatan profesional, buka ruang bagi non-PNS
Menpora, Erick Thohir, mengatakan, mengelola aset dan mengembangkan usaha keolahragaan memiliki pendekatan khusus, tidak bisa dilakukan dengan cara birokrasi biasa. Pendekatan manajerial yang profesional serta pemahaman tajam terhadap industri olahraga yang kini memiliki potensi perputaran ekonomi raksasa dinilai sangat dibutuhkan.
Oleh karena itu, Kemenpora membuka kesempatan ini tidak hanya untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Talenta-talenta profesional dari latar belakang non-PNS yang memiliki kapasitas relevan diharapkan untuk ikut mendaftar dan berkontribusi.
"Ini bagian dari transformasi, kita ingin aset negara dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi pengembangan olahraga," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi Kemenpora, Kamis (24/9/2026).
2. Tuntutan beradaptasi dengan dinamika industri olahraga
Kandidat yang terpilih nantinya akan mendampingi Direktur Utama dalam membawa LPUK menjadi lembaga yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah yang ingin mendorong industri olahraga nasional sebagai salah satu penggerak ekonomi.
"LPUK membutuhkan SDM yang mampu menggabungkan kemampuan manajerial dengan pemahaman terhadap dinamika industri olahraga," ujar Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi.
3. Proses seleksi dijamin transparan dan objektif
Erick menjamin seluruh rangkaian proses seleksi ini akan berjalan secara terbuka tanpa adanya intervensi pihak mana pun. Prinsip transparansi, akuntabilitas, kompetensi, dan integritas akan menjadi landasan utama panitia dalam menyeleksi setiap kandidat.
Informasi detail mengenai syarat dan tahapan seleksi dapat diakses secara langsung melalui portal resmi Kemenpora.
"Yang kita cari adalah figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan memimpin, dan visi. Siapa pun yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama," ucap Erick.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















