Kimi Antonelli Wujudkan Mimpi Raih Kemenangan di F1 GP Italia 2026

Kimi Antonelli langsung berteriak begitu melintasi garis finis Sirkuit Monza setelah balapan Formula 1 GP Italia pada Minggu (6/9/2026) malam WIB. Pembalap Mercedes itu meluapkan kegembiraan usai berhasil memenangi balapan di hadapan publik negaranya sendiri. Antonelli finis di depan rekan setimnya, George Russell, dengan keunggulan 3,857 detik.
Keberhasilan Antonelli naik podium tertinggi di Sirkuit Monza untuk pertama kalinya tidak diraih dengan mudah. Ia harus memulai dari barisan belakang akibat pergantian mesin yang telah direncanakan tim. Namun, Antonelli tetap mampu menunjukkan performa terbaik saat mengemudikan W17 miliknya.
1. Kimi Antonelli meraih kemenangan di GP Italia 2026 setelah memulai balapan dari posisi ke-19
Kimi Antonelli menempati posisi start ke-19 pada balapan GP Italia 2026. Ia terkena penalti grid karena Mercedes melakukan pergantian mesin melebihi jatah yang ditentukan. Antonelli memulai balapan dengan menggunakan ban jenis hard.
Selepas lampu start padam, Antonelli langsung merangsek ke barisan tengah dengan berada di posisi ke-12 pada lap kedua. Namun, balapan harus terhenti pada lap ketiga akibat kecelakaan yang dialami Charles Leclerc di tikungan 11 pada lap kedua. Alhasil, semua pembalap kembali ke pit untuk menunggu balapan kembali dilanjutkan.
Kemudian, balapan kembali berlanjut pada lap keenam dengan menerapkan standing start. Antonelli yang telah berganti ban kepada jenis medium langsung melaju menempati posisi kedelapan setelah restart. Pembalap bernomor mobil 12 itu berhasil mengasapi Lando Norris dan Arvid Lindblad untuk bercokol di posisi keenam.
Pada lap kesepuluh, Antonelli berada di posisi kelima usai menyalip Pierre Gasly. Berselang tiga lap, ia meraih posisi ketiga selepas mendahului Oscar Piastri dan Lewis Hamilton. Setelah itu, posisi kedua menjadi milik Antonelli karena menyalip Max Verstappen pada lap 16.
Antonelli sempat berduel sengit dengan George Russell pada pertengahan balapan untuk memperebutkan posisi pertama hingga lap 27. Pada lap 28, Antonelli masuk ke pit untuk melakukan pergantian ban kepada jenis medium memanfaatkan adanya Virtual Safety Car imbas mobil Lance Stroll yang mengalami masalah hidraulik di tikungan 2. Ini membuat Antonelli melorot ke posisi keenam.
Tidak butuh waktu lama bagi Antonelli untuk kembali ke posisi kedua. Ia berada di posisi tersebut pada lap 37 sehingga memiliki waktu untuk mengejar Russell. Puncaknya, Antonelli merebut posisi terdepan dari Russell sebelum memasuki tikungan 8 pada lap 50. Kedudukannya tak berubah hingga bendera finis berkibar.
2. Kimi Antonelli sempat mengalami kesulitan saat berusaha mengambil alih posisi terdepan dari George Russell
Kimi Antonelli sangat senang atas pencapaiannya pada balapan GP Italia 2026. Impiannya untuk memenangi balapan di hadapan publik negara sendiri telah terwujud. Pembalap berusia 20 tahun itu sadar memiliki kans untuk menang saat menjalani restart. Namun, Antonelli sempat kesulitan saat membuntuti George Russell.
Bahkan, Antonelli sempat melebar ke gravel saat melewati tikungan 2. Beruntung, ia masih mampu kembali ke trek sehingga dapat mengejar Russell. Antonelli memanfaatkan kondisi ban mobilnya yang lebih prima untuk mengambil alih posisi terdepan dari Russell dan mempertahankannya hingga akhir balapan.
"Aku berada di depan sana setelah restart dan diriku tahu punya kesempatan meraih kemenangan. Aku percaya itu, terutama ketika berada di belakang Russell. Akan tetapi, sangat sulit melepaskan diri dari slipstream yang sangat kuat. Pada akhirnya, aku masuk pit dan dia tetap di lintasan. Russell sedikit kesulitan dengan ban miliknya pada fase akhir dan aku bisa meningkatkan kecepatan dengan ban yang lebih baru," jelas Kimi Antonelli dilansir Formula 1.
3. Kimi Antonelli mencatatkan rekor menarik selepas menorehkan kemenangan di GP Italia 2026
Kemenangan Kimi Antonelli di GP Italia 2026 melahirkan sejumlah catatan menarik. Ia menjadi pembalap Italia pertama dalam 60 tahun terakhir yang berhasil finis terdepan di Sirkuit Monza. Sebelumnya, Ludovico Scarfiotti naik podium tertinggi pada 1966 setelah mengungguli rekan setimnya di Ferrari, Mike Parkes, dengan jarak 5,8 detik.
Antonelli juga menjadi pembalap kedua yang memenangi balapan setelah start dari posisi ke-19. Bill Vukovich adalah pembalap pertama yang meraih kemenangan dari posisi start tersebut. Pembalap berkebangsaan Amerika Serikat itu menorehkannya di GP Indianapolis 1954.
Tambahan 25 poin menguatkan posisi Antonelli di klasemen pembalap. Ia tetap menduduki posisi puncak lewat perolehan 267 poin. Antonelli unggul 66 poin atas George Russel yang bercokol di peringkat kedua.
Formula 1 seri ke-14 akan digelar di Madring, Spanyol, pada 11--13 September 2026. Ini menjadi debut untuk sirkuit sepanjang 5,416 kilometer tersebut di kejuaraan. Akankah Antonelli meneruskan tren positifnya pada pekan balap GP Spanyol mendatang?




















