Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Nasional Karate KASAL Cup V 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Dalam kesempatan itu, Edwin juga menyoroti prestasi Letda (Mar) Abdi Somad yang sukses meraih medali emas di ajang internasional. Ia menegaskan bahwa TNI AL akan terus memberikan apresiasi bagi prajurit berprestasi.
”Dia sudah menunjukkan prestasinya di tingkat internasional, dan ini merupakan reward yang diberikan oleh pemimpin kepada prajurit-prajurit kami yang berprestasi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lahir atlet-atlet dari TNI Angkatan Laut, TNI, yang akan mengharumkan nama bangsa Indonesia,” kata dia.
Ke depan, TNI AL memastikan KASAL Cup tidak berhenti sampai di sini. Kompetisi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan, bahkan diharapkan bisa naik ke level internasional.
”Mudah-mudahan Tuhan meridhoi kedepan bisa kami laksanakan pada level kejuaraan internasional karate, dalam kapasitas KSAL Cup,” ujarnya.
Adapun, Kejuaraan Karate KASAL CUP V Tahun 2026 merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang mencerminkan komitmen TNI AL dalam membina mentalitas petarung, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta menjaring bibit unggul atlet karate dari seluruh Indonesia.
Peserta berasal dari berbagai satuan TNI AL, di antaranya Koarmada I, Koarmada II, Koarmada III, Akademi Angkatan Laut, Korps Marinir, Puspom TNI AL, Puspenerbal, Pushidrosal, Kolinlamil, serta Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) dari berbagai wilayah. Selain itu, kejuaraan ini juga diikuti oleh unsur TNI AD, TNI AU dan Polri.
Partisipasi juga datang dari berbagai perguruan karate, institusi pendidikan, dan klub nasional, antara lain INKAI, INKANAS, Universitas Nasional, IPB University, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), serta puluhan dojo dan klub karate dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai organisasi olahraga nasional seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), dan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI).