Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengapa Piala Dunia 2026 Penting bagi Cristiano Ronaldo?

Mengapa Piala Dunia 2026 Penting bagi Cristiano Ronaldo?
ilustrasi pendukung Portugal mengenakan jersei Ronaldo (pexels.com/Omar Ramadan)
Intinya Sih
  • Cristiano Ronaldo menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai misi terakhirnya untuk meraih trofi dunia, menutup karier panjangnya di usia 41 tahun dengan ambisi besar membawa Portugal juara.
  • Ronaldo masih menunjukkan ketajaman luar biasa dengan delapan gol untuk Portugal dan 28 gol bersama Al Nassr, membuktikan performanya tetap konsisten jelang turnamen besar tersebut.
  • Skuad Portugal diperkuat pemain top seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Nuno Mendes yang tampil gemilang di klub masing-masing, menambah optimisme Ronaldo dalam mengejar gelar Piala Dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Cristiano Ronaldo tetap akan memimpin skuad Timnas Portugal Piala Dunia 2026. Ini bakal menjadi Piala Dunia yang penting bagi pemain asal Al Nassr tersebut. Selain karena berpotensi menjadi panggung terakhirnya, edisi kali ini juga sebagai ajang pembuktian dalam meraih gelar juara yang sudah ia jajal sejak edisi 2006.

Saat ini ia boleh cukup optimis karena skuad Portugal bermodal komposisi pemain yang lebih baik dan merata di tiap lini. Ia bersama rekan-rekannya juga baru saja menjadi juara UEFA Nations League 2025.

1. Bakal menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier sepak bolanya

Cristiano Ronaldo akan bekerja keras untuk tampil ngotot selama Piala Dunia 2026. Kemungkinan besar episode ini bakal menjadi kesempatan terakhirnya meraih trofi paling bergengsi di dunia. Ia saat ini berusia 41 tahun dan masih aktif mencatatkan namanya di papan skor untuk Portugal.

Ia sebelumnya sudah pernah bermain pada lima edisi terakhir Piala Dunia. Seperti banyak diketahui, ia gagal pada kelima edisi tersebut. Tak heran jika Cristiano Ronaldo masih menyisakan satu ambisi besar untuk menutup karier dengan manis.

2. Cristiano Ronaldo masih memiliki ketajaman di barisan depan

Cristiano Ronaldo tidak akan menyia-nyiakan kesempatan terakhirnya, sebab ia masih dalam performa yang positif. Ini terlihat dari torehan delapan gol untuk Portugal sejak 2025. Ia saat itu sukses mengantarkan Selecao das Quinas menjuarai UEFA Nations League yang kedua kali.

Selain bersama timnas, performa impresifnya juga terlihat saat membela Al Nassr. Cristiano Ronaldo tampil tajam di barisan depan dengan mencetak sebanyak 28 gol di Saudi Pro League 2025/2026. Ini menempatkannya sebagai top skor tim sekaligus berbuah trofi manis untuk klub.

3. Didukung oleh para pemain yang bermain bagus bersama klub

Portugal memanggil banyak pemain yang masuk skuad saat UEFA Nations League 2025. Beberapa di antaranya seperti Vitinha, Bruno Fernandes, dan Nuno Mendes. Mereka bermain sangat menjanjikan di level klub hingga dapat menjadi pemain andalan pada 2025/2026 lalu.

Vitinha dan Nuno Mendes membantu Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions Eropa. Sementara itu, Bruno Fernandes baru saja mengemas 21 assist dalam semusim English Premier League. Selain mereka, nama-nama senior seperti Ruben Dias dan Bernardo Silva bakal menjadi tandem Cristiano Ronaldo memimpin rekan-rekannya.

4. Upaya menyamai Lionel Messi yang pernah memenangkan Piala Dunia

Piala Dunia menjadi satu-satunya trofi yang belum pernah diraih oleh Cristiano Ronaldo bersama Portugal. Ia saat ini baru mendapatkan gelar juara Euro dan UEFA Nations League. Ini adalah alasan kuat baginya untuk segera melengkapi koleksi lemari trofinya dengan menjuarai Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, ia berupaya untuk menyamai pencapaian Lionel Messi yang pernah keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 bersama Argentina. Keduanya merupakan rival selama berkarier di LaLiga Spanyol. Perdebatan panas selama dua dekade terakhir tentang siapa pemain sepak bola terbaik akan tuntas jika Cristiano Ronaldo juga sanggup mengangkat trofi Piala Dunia.

Cristiano Ronaldo memandang Piala Dunia 2026 sebagai turnamen yang sangat penting dalam karier sepak bolanya. Pasalnya, ia memiliki ambisi sangat besar untuk membawa pulang trofi tersebut ke Portugal. Ini mungkin bakal menjadi peluang terakhirnya sebelum memutuskan gantung sepatu di usia yang sudah tidak lagi muda. Namun, ia saat ini dalam optimisme tinggi karena skuad Portugal dalam tren yang positif dan diperkuat oleh para pemain bagus. Mampukah mereka melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More