Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Masalah Apriyani/Fadia Usai Kembali Dipasangkan: Harmoni

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengunci kemenangan dalam laga 16 besar Australian Open 2025
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengunci kemenangan dalam laga 16 besar Australian Open 2025 (dok.PP PBSI)
Intinya sih...
  • Meski pernah berpasangan sebelumnya, level harmoni Apriyani/Fadia belum kembali. Ini menjadi hal krusial, karena berkaitan dengan pola permainan di atas lapangan.
  • Duet Apriyani/Fadia pada periode pertama berlangsung mulus. Namun setelah dipisahkan, performa mereka masih tak stabil di level turnamen yang lebih tinggi.
  • Nasib Apriyani/Fadia sebagai pasangan masih tanda tanya. Karel bersama asisten pelatih ganda putri Nitya Krishinda Maheswari, mengaku belum punya keputusan pasti soal kelanjutan keduanya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, mengungkapkan permasalahan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti usai kembali dipasangkan. Karel melihat, performa keduanya terganggu akibat masalah ini dan terbukti tak langsung gacor setelah kembali dipasangkan.

Sampai sekarang, Karel merasa Apriyani/Fadia masih harus menemukan ritmenya kembali sebagai pasangan. Sehingga, pada 2026 nanti mereka bisa start dengan cara yang impresif.

1. Harmoninya belum kembali

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengunci kemenangan dalam laga 16 besar Australian Open 2025
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengunci kemenangan dalam laga 16 besar Australian Open 2025 (dok.PP PBSI)

Meski pernah berpasangan sebelumnya, ternyata level harmoni Apriyani/Fadia belum kembali. Ini menjadi hal krusial, karena berkaitan dengan pola permainan di atas lapangan.

"Kalau menurut saya sih memang chemistry mereka yang masih belum. Itu sih yang paling simpel lah," kata Karel ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

2. Tak semulus penyatuan pertama

WhatsApp Image 2025-10-26 at 19.59.17 (1).jpeg
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juara di Sper 100 Indonesia Masters II 2025 (dok.PP PBSI)

Duet Apriyani/Fadia pada periode pertama berlangsung mulus. Dimulai dengan debut di SEA Games 2021 dan berhasil meraih medali emas, Apriyani/Fadia terus melonjak naik menjadi pasangan yang menjanjikan hingga meraih perak Kejuaraan Dunia 2023.

Puncaknya, Apriyani/Fadia lolos kualifikasi Olimpiade 2024 Paris. Namun, setelahnya mereka sempat dicerai. Apriyani berpasangan dengan Febi Setianingrum, sementara Fadia dengan Lanny Tria Mayasari dan bermain di ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah.

Setelah kembali diduetkan, Apriyani/Fadia menjalani empat turnamen. Hasil terbaik mereka adalah gelar juara di Indonesia Masters II 2025 yang merupakan ajang level Super 100. Sementara, langkah keduanya masih tak mulus di level turnamen yang lebih tinggi.

3. Akankah dipertahankan?

WhatsApp Image 2025-10-26 at 19.59.19.jpeg
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juara di Sper 100 Indonesia Masters II 2025 (dok.PP PBSI)

Kondisi ini membuat nasib Apriyani/Fadia sebagai pasagan masih tanda tanya. Karel bersama asisten pelatih ganda putri Nitya Krishinda Maheswari, mengaku belum punya keputusan pasti soal kelanjutan keduanya.

"Masih saya (bicarakan) sama Nitya, belum (ada keputusan). Nanti mau meeting sama Nitya dulu," kata Karel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Masalah Apriyani/Fadia Usai Kembali Dipasangkan: Harmoni

01 Des 2025, 05:00 WIBSport