Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengintip 2 Dekade Persaingan Pembalap Italia dan Spanyol

Mengintip 2 Dekade Persaingan Pembalap Italia dan Spanyol
susunan pembalap MotoGP 2022 (instagram.com/motogp)
Share Article

Pembalap Spanyol dan Italia mendominasi gelar juara MotoGP pada dua dekade terakhir. Pembalap itu di antaranya Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo.

Kehadiran sosok Valentino Rossi pada awal dekade pertama menandai dominasi pembalap Italia di MotoGP. Hanya ada Nicky Hayden dan Casey Stoner yang mampu memutus dominasinya.

Pembalap Amerika Serikat dan Australia itu meraih gelar juara dunia pada 2006 dan 2007. Setelah itu, gelar juara dunia kembali ke tangan Valentino Rossi.

Pada 2010, The Doctor hengkang ke Ducati. Hal ini menandai pergeseran dominasi pembalap Italia ke pembalap Spanyol. Sebab, Valentino Rossi mengalami berbagai kendala selama menggunakan motor Ducati. Kebetulan mereka sedang melakukan berbagai pengembangan saat itu.

Kepindahan Rossi membuat dirinya kehilangan gelar juara dunia. Jorge Lorenzo dan Marc Marquez mengambil alih dominasinya. Pembalap Spanyol secara beruntun meraih gelar juara dunia pada 2012—2020.

1. Generasi pembalap Italia

VR46 Riders Academy (instagram.com/vr46ridersacademyofficial)
VR46 Riders Academy (instagram.com/vr46ridersacademyofficial)

Semenjak Valentino Rossi menduduki takhta terakhir MotoGP 2009, tidak ada pembalap Italia yang mampu meraih gelar juara dunia lagi. VR46 Riders Academy kemudian menjadi satu alternatif untuk menjawab tantangan itu.

The Doctor mengatakan bahwa tujuan dibangunnya akademi adalah untuk melahirkan pembalap dari Italia yang mampu bersaing di MotoGP. Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, yang saat ini berkarier di MotoGP, menjadi contoh dua sosok pembalap yang mengenyam pendidikan di akademi VR46.

Melalui berbagai program latihan, The Doctor berperan sebagai teman para pembalap muda Italia sekaligus guru untuk bertukar pengalaman. Ini disambut dengan baik oleh para pembalap dari Italia.

“Saya sangat senang memiliki kesempatan ini. Bagi saya, Rossi adalah idola,” ujar Marco Bezzechi, salah satu pembalap Italia yang membela Mooney VR46 Racing Team, dikutip situs MotoGP.

Ada tujuh pembalap Italia di barisan MotoGP 2022. Mereka adalah Luca Marini, Marco Bezzecchi, Enea Bastianini, Fabio Di Giannantonio, Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Andrea Dovizioso. Hanya Andrea Dovizioso yang umurnya di atas 30 tahun, sisanya masih berumur di bawah 30 tahun.

2. Komposisi pembalap Spanyol

Allianz Motor Camp (instagram.com/marcmarquez93)
Allianz Motor Camp (instagram.com/marcmarquez93)

Pembalap Spanyol mendominasi barisan MotoGP 2022. Sembilan pembalap turun di kelas utama. Mereka adalah Maverick Vinales, Raul Fernandez, Joan Mir, Alex Rins, Jorge Martin, Alex Maquez, Marc Marquez, Pol Espargaro, dan Aleix Espargaro.

Di antara kesembilan pembalap itu, hanya Espargaro bersaudara yang umurnya di atas 30 tahun. Walaupun umur tidak menjamin prestasi pembalap, para pembalap muda memiliki lebih banyak kesempatan untuk memiliki karier gemilang.

Bibit muda pembalap Spanyol sendiri dihasilkan melalui program kompetisi. Dani Pedrosa, legenda MotoGP, merupakan sosok pertama dari program ini. Ia dahulu diproyeksikan Alberto Puig untuk masuk ke MotoGP.

3. Spanyol mendominasi MotoGP di tiga kelas berbeda

Marc Marquez dan Pol Espargaro (instagram.com/hrc_motogp)
Marc Marquez dan Pol Espargaro (instagram.com/hrc_motogp)

Pembalap Spanyol mendominasi setiap kelas di ajang Grand Prix: Moto3, Moto2, dan MotoGP. Momen ini terjadi pada 2013 dan 2014.

Marc Marquez berstatus rookie di MotoGP pada 2013. Kendati begitu, ia mampu menunjakan performa terbaik dengan menyabet gelar juara dunia pembalap.

Pol Espargaro, yang saat ini menjadi rekan satu tim Marc Marquez, juga tidak kalah berprestasi saat itu. Ia meraih juara dunia pembalap di kelas Moto2.

Sementara, Maverick Vinales memperlihatkan performa apik pada 2013 dengan menyabet gelar juara dunia Moto3. Marc Marquez, di sisi lain, berhasil mempertahankan gelar juara MotoGP dunia setahun setelahnya.

Untuk kelas Moto2 2014, Esteve Rabat Rabat menjadi nama yang bersinar. Ada pula Alex Marquez, adik Marc Marquez, yang berprestasi di Moto3.

4. Pembalap dari negara lain jadi produk kompetisi

start MotoGP Qatar (instagram.com/motogp)
start MotoGP Qatar (instagram.com/motogp)

Pembalap dari negara lain juga mengisi jajaran pembalap MotoGP 2022. Mereka adalah Johann Zarco (Prancis), Fabio Quartararo (Prancis), Jack Miller (Australia), Remy Gardner (Australia), Miguel Oliveira (Portugal), Takaaki Nakagami (Jepang), dan Brad Binder serta Darryn Binder (Afrika Selatan).

Upaya Dorna memproyeksikan pembalap berbakat diimplementasikan melalui berbagai dukungan di kompetisi rendah. Red Bull Rookies Cup, Asia Talent Cup, dan British Talent Cup, misalnya, menjadi bentuk upaya memunculkan sosok baru di MotoGP.

Johann Zarco, Miguel Oliviera, dan Brad Binder merupakan pembalap MotoGP yang mengawali karier di Red Bull Rookies Cup. Mario Suryo Aji, pembalap Indonesia yang saat ini berlaga di Moto3, juga merupakan alumnus Red Bull Rookies Cup.

5. Fabio Quartararo mematahkan dominasi Spanyol

Fabio Quartararo (instagram.com/fabioquartararo20)
Fabio Quartararo (instagram.com/fabioquartararo20)

Bila diperhatikan lebih jauh, sejak 1980-an, pembalap Amerika Serikat mendominasi gelar juara dunia hingga 1994. Dominasi itu kemudian dipatahkan Mick Doohan dari Australia.

Sementara, pada 2021, kemenangan Fabio Quartararo mematahkan dominasi pembalap Spanyol. Ada kemiripan pola dengan apa yang dilakukan Mick Doohan saat mematahkan dominasi pembalap Amerika Serikat di MotoGP.

Pada 2022, MotoGP kembali menggelar balapan. Mari kita lihat persaingan MotoGP musim ini. Apakah pembalap Italia dan Spanyol kembali mendominasi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More

Buka-bukaan Winger Portugal: Gak Ada Kewajiban Oper ke Ronaldo

22 Jun 2026, 12:21 WIBSport