Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Tim Pertama yang Kalah Beruntun dengan Selisih 4 Gol di Piala Dunia

4 Tim Pertama yang Kalah Beruntun dengan Selisih 4 Gol di Piala Dunia
ilustrasi pendukung (unsplash.com/Ahmet Kurt)
Intinya Sih
  • Tunisia menjadi tim keempat dalam sejarah Piala Dunia yang kalah beruntun dengan selisih minimal empat gol, setelah dibantai Swedia 1-5 dan Jepang 0-4 di edisi 2026.
  • Yunani pada Piala Dunia 1994 juga mengalami dua kekalahan beruntun dengan skor identik 0-4 dari Argentina dan Bulgaria, sebelum tersingkir usai kalah dari Nigeria.
  • Korea Selatan pada 1954 serta Bolivia pada 1930 sama-sama menelan dua kekalahan besar beruntun, masing-masing dengan selisih empat gol atau lebih di fase grup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tunisia kembali kalah di Piala Dunia 2026. Setelah dibantai Swedia 1-5 pada pertandingan perdana, mereka menyerah 0-4 dari Jepang pada laga kedua. Hasil ini membuat Tunisia menjadi tim keempat yang kalah beruntun dengan selisih minimal empat gol dalam sejarah Piala Dunia.

1. Tunisia kembali tumbang telak meski sudah mengganti pelatih usai partai perdana di Piala Dunia 2026

Tunisia memulai Piala Dunia 2026 dengan melawan Swedia di Monterrey Stadium, Meksiko, pada 14 Juni. Mereka menyambut ajang ini dengan sangat percaya diri karena penampilan selama kualifikasi yang begitu meyakinkan. Tunisia tidak terkalahkan dengan 9 kemenangan dan 1 keimbangan. Mereka mencetak 22 gol dan tidak kebobolan sama sekali. Nahas, Tunisia dibantai Swedia 1-5. Mereka tumbang pada babak kedua setelah hanya tertinggal 1-2 sebelum jeda.

Hasil memalukan itu bikin federasi langsung memecat sang pelatih, Sabri Lamouchi. Mereka lantas mengganti Lamouchi dengan juru taktik asal Prancis lainnya, Herve Renard. Pengalaman Renard bersama Maroko pada 2018 dan Arab Saudi pada 2022 diharapkan menghadirkan kebangkitan. Namun, itu tidak terjadi. Tunisia menyerah 0-4 dari Jepang pada 20 Juni dalam laga ke-1000 Piala Dunia ini. Mereka kebobolan dua gol pada masing-masing babak.

2. Yunani kalah 0-4 dari Argentina dan Bulgaria pada 1994

Yunani mencicipi Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 1994 yang berlangsung di Amerika Serikat. Mereka lolos setelah memuncaki klasemen grup 5 di kualifikasi zona UEFA tanpa terkalahkan. Tim asuhan Alketas Panagoulias itu meraih 6 kemenangan dan 2 keimbangan. Mereka berada di atas Rusia, Islandia, Hungaria, dan Luksemburg.

Dimitrios Saravakos dan kolega menghadapi ujian berat pada partai pembuka Piala Dunia 1994. Mereka harus melawan runner-up edisi sebelumnya, Argentina. Yunani gagal memberikan perlawanan dan akhirnya kalah 0-4. Mereka kembali menelan hasil dengan skor yang sama atas Bulgaria. Yunani lantas menutup perjalanannya dengan kekalahan 0-2 dari Nigeria.

3. Korea Selatan dipermalukan Hungaria 0-9 dan Turki 0-7 pada 1954

FIFA menyebut Indonesia sebagai tim Asia pertama yang bermain di Piala Dunia. Ini terjadi pada 1938 yang berlangsung di Prancis. Namun, kala itu, Indonesia menggunakan nama Hindia Belanda Timur karena memang merupakan wilayah koloni. Jika hanya menghitung negara merdeka, maka Korea Selatan berhak atas titel milik Indonesia tersebut. Mereka melakukannya pada 1954.

Korea Selatan lolos ke ajang yang berlangsung di Swiss setelah menang 5-1 dan imbang 2-2 dengan Jepang pada kualifikasi. Mereka kemudian tergabung di grup 2 bersama Hungaria, Turki, dan Jerman. Dengan format saat itu, Korea Selatan lantas hanya bermain dua kali melawan Hungaria dan Turki. Nahas, mereka sama sekali tidak mampu bersaing karena kalah hingga 0-9 dan 0-7.

4. Bolivia dibekuk Yugoslavia dan Brasil 0-4 pada 1930

Bolivia menjadi 1 dari 13 peserta Piala Dunia pertama pada 1930 yang terlaksana di Uruguay. Mereka lolos tanpa harus melewati kualifikasi karena FIFA yang saat itu memang memberikan undangan kepada semua anggotanya. Lokasi turnamen membuat Bolivia bisa terlibat. Bolivia kemudian menghadapi Yugoslavia dan Brasil sebagai sesama penghuni grup 2.

Bolivia kalah 0-4 dari Yugoslavia pada debutnya. Mereka kembali tumbang dengan skor yang sama dari Brasil. Hasil ini membuat Bolivia menjadi kontestan satu-satunya pada edisi tersebut yang gagal mencetak gol. Sebagai catatan, Bolivia lolos ke dua edisi Piala Dunia lain setelah 1934. Mereka kalah 0-4 dari Uruguay pada 1950. Pada 1994, Bolivia dibekuk Jerman 0-1, Spanyol 1-3, dan seri 0-0 dengan Korea Selatan.

Tiga dari empat tim di atas merupakan debutan. Hanya Tunisia yang sudah berpengalaman ketika kalah beruntun di Piala Dunia dengan selisih minimal empat gol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More