Maverick Vinales memperkuat KTM Tech3 sejak 2025. Ia terikat kontrak dengan tim satelit KTM tersebut hingga akhir 2026. Durasi kontrak itulah yang menempatkan Vinales menjadi salah satu yang masuk bursa pembalap MotoGP 2027.
Alih-alih mendapatkan kursi balap, Vinales justru berpotensi tak akan balapan di MotoGP musim depan. Itu terjadi setelah pembalap berjuluk Top Gun tersebut membeberkan masalah kontrak antara dirinya dan KTM. Permasalahan bermula setelah pekan balap GP Catalunya.
Vinales mengaku telah menandatangani kontrak yang dikirimkan KTM melalui surat elektronik (surel). Kontrak tersebut akan menempatkannya di tim pabrikan. Namun, KTM justru membatalkannya dan menyatakan kontrak tersebut tidak sah. Kondisi tersebut jelas membuat Vinales kecewa.
"Setelah GP Catalunya, KTM memberitahuku bahwa Fabio Di Giannantonio akan menggantikanku di tim pabrikan. Sebenarnya, aku malah mengetahui hal ini dari media. Jadi, aku bilang ke KTM dan mereka mengirimku kontrak lewat e-mail begitu tiba di Mugello. Aku menandatanganinya meski itu tidak terlalu bagus. Bagiku, yang terpenting adalah tetap bisa balapan," kata Vinales dilansir Crash.
Pada akhirnya, KTM telah resmi merekrut Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Pabrikan asal Austria itu merilis pernyataan resmi pada Senin (6/7/2026). Kedua pembalap terikat kontrak berdurasi 2 musim bersama KTM.