Ryo Hirakawa menyebut panggilan Haas sebagai kejutan besar karena selalu bersiap dalam peran cadangan. Dia mengakui hanya mempunyai waktu sekitar 12 jam untuk mempersiapkan diri sebelum kualifikasi. Menurutnya, tim membantunya menyelesaikan persiapan dalam waktu singkat itu.
“Hari ini (31 Oktober 2026), mimpi menjadi kenyataan. Kualifikasi hari ini, balapan besok,” kata Hirakawa seperti dilansir Formula 1.
Hirakawa tersingkir pada kualifikasi pertama dan menempati urutan buncit. Ia menyebut lalu lintas pada putaran terakhir sebagai penyebab kegagalannya. Lantas, dia berfokus penuh untuk balapan Minggu dan finis kesepuluh dengan raihan satu poin.
Hirakawa masih berpeluang meraih gelar juara dunia WEC pada pekan selanjutnya di Sirkuit Monza. Pasalnya, Haas belum memastikan pembalap yang akan turun dalam Formula 1 Grand Prix Brasil 2026. Hirakawa menjalani penampilan kesembilannya dalam sesi latihan bebas sejak 2024 bersama Haas, Alpine, dan McLaren.
Pada akhirnya, Esteban Ocon bergabung dengan Haas pada 2025 dan akan hengkang pada pengujung 2026. Ocon kalah jauh dari Bearman sepanjang musim dan mungkin menyasar Aston Martin sebagai tujuan selanjutnya pada 2027. Sementara, Ryo Hirakawa akhirnya membalap saat berusia 32 tahun setelah menjadi pembalap cadangan sejak 2025.