Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Superliga Junior 2026 Diramaikan China dan Uji Sistem Skor 3x15

3 min read
Superliga Junior 2026 Diramaikan China dan Uji Sistem Skor 3x15
Suasana pertandingan Polytron Superliga Junior 2025. (Dok. Megapro)
  • MilkLife Superliga Junior 2026 digelar di GOR Djarum, Kudus, pada 2-8 November, melibatkan 707 atlet dari delapan negara termasuk debut China.

  • Absennya klub kuat Thailand menggeser persaingan, sementara China dan Taiwan menjadi peserta yang diwaspadai dalam turnamen beregu kelompok usia junior.

  • Turnamen menguji sistem skor 3x15 sebelum rencana penerapan BWF 2027, memperluas klub asing ke U-15, serta menyediakan hadiah lebih dari Rp1,4 miliar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - MilkLife Superliga Junior 2026 menghadirkan persaingan yang semakin ketat. Untuk pertama kalinya, China ikut serta dalam turnamen ini. Selain itu, ada sistem skor 3x15 yang juga akan diterapkan.

Ajang ini akan dihelat di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, 2 sampai 8 November 2026. Delapan negara yang ambil bagian adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, Taiwan, Polandia, dan Amerika Serikat. Total, ada 707 atlet yang turut serta.

  1. 1. Kehadiran China ubah peta persaingan Superliga Junior

    WhatsApp Image 2025-09-21 at 10.15.25.jpeg
    Suasana pertandingan Polytron Superliga Junior 2025. (Dok. Megapro)

    Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan komposisi peserta tahun ini menghadirkan dinamika persaingan yang berbeda dibandingkan edisi sebelumnya.

    Absennya klub kuat asal Thailand, seperti Banthongyord Badminton School, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peta persaingan. Namun, kehadiran China dan Taiwan tetap perlu diwaspadai.

    "Absennya tim-tim kuat asal Thailand seperti Banthongyord Badminton School membuat dinamika kompetisi sedikit bergeser, meski kami tetap mewaspadai keikutsertaan negara kuat lainnya seperti China dan Taiwan," kata Fung dalam keterangan resmi.

  2. 2. Ada aturan skor 3x15 yang akan diterapkan

    WhatsApp Image 2025-09-20 at 10.04.57 (1).jpeg
    Suasana pertandingan Polytron Superliga Junior 2025. (Dok. Megapro)

    Direktur Superliga, Achmad Budiharto, menyebut Superliga Junior 2026 akan menerapkan sistem skor 3x15. Sistem ini rencananya akan diterapkan BWF per 4 Januari 2027.

    "Meski BWF baru akan menerapkannya pada Januari 2027, tetapi kami sudah mulai menguji coba sistem ini. Tujuannya untuk membantu para pemain muda beradaptasi lebih cepat terhadap sistem durasi permainan yang lebih pendek," ujar Achmad.

    Achmad mengatakan, Superliga Junior 2026 memperluas kesempatan bagi klub mancanegara untuk berpartisipasi. Jika pada edisi sebelumnya klub asing hanya tampil di kategori U-17 dan U-19, tahun ini mereka juga bisa bersaing di U-15.

    "Tujuannya agar pemain muda Indonesia mendapatkan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet mancanegara di usia yang lebih dini sehingga mereka memiliki cukup bekal menghadapi atlet asing di kejuaraan beregu di masa mendatang," ujar Achmad.

  3. 3. Sejumlah klub mancanegara ikut bersaing

    WhatsApp Image 2025-09-20 at 10.04.57 (2).jpeg
    Suasana pertandingan Polytron Superliga Junior 2025. (Dok. Megapro)

    Beberapa klub luar negeri turut meramaikan MilkLife Superliga Junior 2026. Di antaranya Henan Province China, Bukit Jalil Sports School dari Malaysia, C.Y. Foundation Badminton dari Taiwan, Singapore Badminton Academy, serta Global Badminton Academy dari Amerika Serikat.

    Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menilai kejuaraan beregu internasional pada kelompok usia muda memiliki peran penting dalam perkembangan atlet.

    "Kami menginisiasi penyelenggaraan turnamen beregu dari berbagai kelompok usia di Superliga Junior 2026 karena ajang kompetisi beregu di tingkat internasional sangat minim di level junior," ujar Yoppy.

    MilkLife Superliga Junior 2026 mempertandingkan kategori beregu putra dan putri pada kelompok umur U-13, U-15, U-17, dan U-19. Turnamen ini juga menyediakan total hadiah lebih dari Rp1,4 miliar.

Related Articles

See More