ORADO Jumpa Menko Kumham Imipas, Komitmen Majukan Domino Indonesia

- PB ORADO resmi menjadi anggota ke-82 KONI dan bertemu Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra untuk memperkenalkan capaian serta memperkuat legalitas kelembagaan olahraga domino nasional.
- ORADO mendapat dukungan dari berbagai kementerian dan telah membentuk kepengurusan di 38 provinsi serta menyusun standar nasional olahraga domino melalui The Law of Domino 101.
- Melalui program TOT, TOR, dan pembentukan sistem kompetisi berjenjang, ORADO fokus mencetak SDM kompeten serta memperluas sosialisasi domino ke sekolah, kampus, komunitas, dan masyarakat luas.
Jakarta, IDN Times – Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.
ORADO sudah resmi menjadi anggota ke-82 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pertemuan ini jadi momentum bagi ORADO untuk memperkenalkan capaian organisasi serta penguatan legalitas kelembagaan.
“Alhamdulillah, ORADO telah resmi menjadi anggota KONI Pusat. Kami menyampaikan kepada Bapak Yusril bahwa capaian ini adalah amanah besar untuk membangun olahraga domino yang profesional, terstruktur, dan berprestasi,” kata Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, dalam keterangannya.
1. Pengesahan dari KONI jadi penting bagi ORADO

Menurut Yooky, pengakuan dari KONI tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan dukungan berbagai pihak. Sebelum menjadi anggota KONI, ORADO telah memperoleh pengesahan dan dukungan dari berbagai kementerian.
Ragam kementerian yang mendukung ORADO adalah Kementerian Hukum Republik Indonesia serta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). KONI dan NOC Indonesia juga memberi dukungan.
“Status ini memberikan kepastian hukum sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga domino melalui pembinaan, kompetisi, edukasi, dan penguatan organisasi secara berkelanjutan,” jelas Yooky.
2. ORADO sudah tersebar di Indonesia

Saat ini, ORADO telah membentuk kepengurusan di 38 provinsi dan 309 pengurus cabang kabupaten/kota yang tersebar di Indonesia. Struktur tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pembinaan domino.
ORADO juga telah menyusun standar nasional olahraga domino melalui The Law of Domino 101, yang mencakup aturan permainan, sistem kompetisi, perangkat pertandingan, serta standardisasi nasional olahraga domino.
“Olahraga yang besar harus memiliki aturan yang jelas dan standar yang sama. Karena itu ORADO menyusun The Law of Domino 101 sebagai pedoman nasional dalam penyelenggaraan olahraga domino di seluruh Indonesia,” ujar Yooky.
3. Ragam pengembangan yang sudah dilakukan ORADO

Dalam pengembangan sumber daya manusia, ORADO secara aktif melaksanakan program Training of Trainers (TOT) dan Training of Referee (TOR) untuk mencetak pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan yang kompeten. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.
Lebih lanjut, ORADO telah menyiapkan berbagai program pengembangan strategis yang meliputi kategori pertandingan perorangan putra dan putri, pasangan putra dan putri, pasangan campuran, serta beregu putra dan putri.
Selain itu, organisasi juga tengah membangun sistem liga dan kompetisi berjenjang melalui Kejuaraan Cabang (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Di bidang pendidikan dan sosialisasi, ORADO terus memperluas pengenalan olahraga domino ke lingkungan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat luas.
Selain itu, ORADO juga tengah menyiapkan penyusunan kurikulum olahraga domino sebagai bagian dari penguatan pembinaan usia dini dan pengembangan olahraga berbasis kecerdasan.















