Kontribusi Lee Kang In untuk PSG dalam 3 Musim, Raih 11 Trofi

- Lee Kang In meninggalkan PSG pada musim panas 2026 untuk bergabung dengan Atletico Madrid seharga 40 juta euro, dengan kontrak lima musim hingga 2031.
- Selama tiga musim di PSG, Lee mencatat 124 penampilan, 16 gol, dan 16 assist, meski lebih sering berstatus pemain rotasi di tengah persaingan lini serang.
- Lee membantu PSG meraih 11 trofi, termasuk tiga gelar pada musim debut, treble 2024/2025, serta empat trofi pada musim terakhirnya.
Lee Kang In, penyerang andalan Timnas Korea Selatan, resmi berpisah dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2026. Ia kembali ke Spanyol untuk menerima tawaran Atletico Madrid dengan biaya transfer mencapai 40 juta euro (Rp814 miliar) serta kesepakatan kontrak berdurasi 5 musim hingga 2031 mendatang. Ia angkat kaki dari Parc des Princes dengan keberhasilan meraih sederet pencapaian gemilang. Sayangnya, perjalanan Lee bersama raksasa Prancis tersebut diwarnai dengan tak mendapat tempat utama di lini serang secara konsisten.
1. Musim debut 2023/2024 diwarnai proses adaptasi yang berjalan cukup mulus
Lee Kang In bergabung dengan Paris Saint-Germain pada musim panas 2023 setelah tampil impresif bersama Mallorca. Kehadirannya diproyeksikan untuk menambah kreativitas di lini serang sekaligus memperkuat kedalaman skuad. Meski belum langsung menjadi pilihan utama, ia mampu beradaptasi dengan cepat bersama para pemain bintang Les Parisiens.
Kepercayaan yang diberikan pelatih dibayar dengan kontribusi yang cukup baik sepanjang musim. Lee mencatatkan 36 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 5 gol dan 5 assist. Di Ligue 1 Prancis, ia mengemas 3 gol dan 4 assist dari 23 laga, sedangkan di Liga Champions Eropa menyumbang 1 gol dan 1 assist dalam 9 pertandingan. Musim debutnya pun ditutup dengan raihan tiga gelar juara, yakni Ligue 1, Coupe de France, dan Trophee des Champions.
2. Berperan sebagai pemain rotasi saat PSG meraih treble winner pada 2024/2025
Persaingan di lini depan Paris Saint-Germain semakin ketat pada 2024/2025. Kondisi tersebut membuat Lee Kang In lebih sering dimainkan sebagai bagian dari rotasi ketimbang menjadi starter reguler. Meski begitu, fleksibilitasnya bermain di beberapa posisi membuat dirinya tetap menjadi opsi penting bagi tim sepanjang musim.
Pemain kelahiran 19 Februari 2001 itu membukukan total 49 penampilan di seluruh kompetisi. Dalam keberhasilan tim mempertahankan gelar juara Ligue 1, ia menyumbang 6 gol dan 6 assist dari 30 pertandingan. Sementara di Liga Champions, ia tampil dalam 11 laga yang berbuah gelar juara pertama sepanjang sejarah klub. Selain itu, Lee juga mewarnai perjalanan Les Parisiens mengunci gelar juara Coupe de France serta Trophee des Champions.
3. Menutup kebersamaan dengan empat trofi pada musim 2025/2026
Musim 2025/2026 menjadi periode terakhir Lee Kang In mengenakan seragam Paris Saint-Germain. Kesempatan bermainnya memang kembali terbatas seiring adanya persaingan ketat di sektor penyerangan. Kendati demikian, ia tetap mampu memberikan kontribusi ketika dipercaya turun ke lapangan dalam berbagai ajang. Perannya sebagai pemain pelapis membuatnya kerap diandalkan untuk menjaga keseimbangan permainan maupun menambah variasi serangan saat tim membutuhkan perubahan.
Lee mencatatkan 39 penampilan pada musim terakhirnya bersama Les Parisiens. Kesempatan yang didapat dijawab dengan kontribusi 4 gol serta 5 assist. Gol-gol itu mewarnai keberhasilan tim menjuarai Ligue 1 dan UEFA Super Cup. selain gelar juara di dua ajang tersebut, Lee juga mengangkat trofi Liga Champions dan FIFA Intercontinental Cup.
Meski tidak pernah benar-benar menjadi pilihan utama selama membela Paris Saint-Germain, Lee Kang In tetap mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi kesuksesan tim. Dalam 3 musim, ia mencatatkan 124 penampilan dengan torehan 16 gol, 16 assist, dan mempersembahkan 11 trofi di berbagai kompetisi. Kini, kepindahannya ke Atletico Madrid menjadi awal dari tantangan baru sekaligus kesempatan baginya untuk mendapatkan peran yang lebih besar di level klub.


















