Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi pembalap Mercedes di Formula 1 (pexels.com/Rezk Assaf)
  • Andrea Kimi Antonelli memastikan gelar juara dunia Formula 1 2026 bersama Mercedes setelah finis ketiga di GP Meksiko, pada musim keduanya di ajang tersebut.
  • Antonelli menjadi pembalap ketiga, selain Jacques Villeneuve dan Lewis Hamilton, yang meraih gelar dunia pada musim kedua Formula 1 tanpa menghitung era awal.
  • Pada usia 20 tahun 68 hari, Antonelli tercatat sebagai juara dunia F1 termuda dan pembalap Italia pertama yang meraih titel tersebut dalam 73 tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Formula 1 2026 merupakan musim kedua bagi Andrea Kimi Antonelli. Hebatnya, ia langsung meraih gelar juara dunia bersama Mercedes. Kepastian tersebut terjadi setelah Antonelli finis ketiga di GP Meksiko, Senin (2/11/2026) dini hari WIB.

Jika tak memasukkan Giuseppe Farina dan Juan Manuel Fangio yang juara pada era awal Formula 1, tak banyak yang langsung juara dunia pada musim kedua. Termasuk Antonelli hanya ada tiga pembalap yang mampu menjadi juara dunia pada musim kedua di Formula 1 per 3 November 2026.

1. Jacques Villeneuve menjadi juara dunia bersama Williams pada 1996

Jacques Villeneuve merupakan anak dari mantan pembalap Ferrari, Gilles Villeneuve. Karier balap Villeneuve bermula dengan mengikuti ajang CART. Performanya cukup bagus dengan menjadi juara dunia pada 1995. Termasuk memenangi seri paling bergengsi, Indianapolis 500, pada tahun yang sama.

Pada 1996, Williams mengontrak Villeneuve untuk mendampingi Damon Hill. Villeneuve tampil mengesankan sebagai debutan dengan meraih empat kemenangan. Ia bahkan finis di urutan kedua klasemen pembalap di bawah Hill.

Villeneuve menjadi pembalap utama Williams pada 1997 usai kepergian Hill. Musim itu Villeneuve bersaing sengit dengan Michael Schumacher dalam perebutan gelar juara dunia. Keduanya bahkan terlibat insiden kontroversial pada seri terakhir di GP Eropa. Insiden tersebut membuat Schumacher didiskualifikasi dan Villeneuve dinyatakan sebagai juara dunia.

Sayang, karier Villeneuve usai menjadi juara dunia justru menurun. Pada 1998, ia hanya finis kelima karena Williams tak lagi punya mobil kompetitif. Ia kemudian sempat membela BAR, Honda, Renault, hingga Sauber sebelum pensiun pada 2006.

2. Lewis Hamilton menjadi juara dunia secara dramatis pada 2008

Lewis Hamilton bergabung dengan McLaren sebagai rookie pada 2007 menggantikan Kimi Raikkonen yang hengkang ke Ferrari. Ia langsung berduet dengan dua kali juara dunia, Fernando Alonso. Meski masih berstatus rookie, Hamilton langsung menunjukkan performa impresif.

Hamilton langsung menyabet podium balapan pertama di GP Australia dan meraih kemenangan pada balapan keenam di GP Kanada. Ia bahkan hampir keluar sebagai juara dunia. Pembalap asal Inggris tersebut hanya berselisih satu poin dari Kimi Raikkonen.

Kegagalan Hamilton menjadi juara dunia langsung dibayar pada musim berikutnya. Kali itu ia meraihnya secara dramatis usai memenangi persaingan dengan Felipe Massa hingga seri terakhir di GP Brasil. Hamilton melakukan manuver pada tikungan terakhir untuk finis kelima. Hasil itu membuatnya unggul satu poin dari Massa yang memenangi balapan.

Hamilton kemudian menjadi salah satu pembalap tersukses di Formula 1. Ia menambah enam gelar juara dunia bersama Mercedes pada 2014--2015 dan 2017--2020. Hamilton masih berada di lintasan pada 2026 bersama Ferrari.

3. Andrea Kimi Antonelli menjadi juara dunia termuda pada 2026

Andrea Kimi Antonelli pernah ditolak akademi balap Ferrari karena dianggap terlalu muda. Mercedes yang tak mau menyia-nyiakan potensi Antonelli kemudian merekrutnya ke tim junior Mercedes. Sejak saat itu, bakat Antonelli semakin terasah.

Kariernya menuju Formula 1 terbilang cepat. Antonelli langsung naik ke Formula 1 tanpa pernah tampil di Formula 3. Ia kemudian ditunjuk Mercedes menggantikan posisi Lewis Hamilton yang hengkang ke Ferrari pada 2025.

Antonelli menunjukkan performa menawan pada musim debutnya meski Mercedes tak memiliki mobil terbaik. Ia meraup tiga podium di GP Kanada, GP Brasil, dan GP Las Vegas. Antonelli mengakhiri musim di urutan ketujuh dengan 150 poin.

Pada 2026, Mercedes memiliki mobil terbaik karena sukses mengeksekusi regulasi baru. Antonelli meraih kemenangan perdana pada seri kedua di GP China. Performanya yang konsisten membuat Antonelli mengungguli rekan setimnya, George Russell, di klasemen pembalap dengan selisih cukup jauh.

Antonelli akhirnya dinobatkan sebagai juara dunia Formula 1 2026 usai finis ketiga di GP Meksiko. Ia menjadi juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1 pada usia 20 tahun 68 hari. Antonelli juga menjadi juara dunia pertama asal Italia dalam 73 tahun.

Tiga pembalap di atas berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 pada musim kedua. Menarik menyaksikan karier Antonelli setelahnya. Apakah kariernya akan menurun seperti Villeneuve atau justru kian sukses seperti Hamilton.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article