Andrea Kimi Antonelli pernah ditolak akademi balap Ferrari karena dianggap terlalu muda. Mercedes yang tak mau menyia-nyiakan potensi Antonelli kemudian merekrutnya ke tim junior Mercedes. Sejak saat itu, bakat Antonelli semakin terasah.
Kariernya menuju Formula 1 terbilang cepat. Antonelli langsung naik ke Formula 1 tanpa pernah tampil di Formula 3. Ia kemudian ditunjuk Mercedes menggantikan posisi Lewis Hamilton yang hengkang ke Ferrari pada 2025.
Antonelli menunjukkan performa menawan pada musim debutnya meski Mercedes tak memiliki mobil terbaik. Ia meraup tiga podium di GP Kanada, GP Brasil, dan GP Las Vegas. Antonelli mengakhiri musim di urutan ketujuh dengan 150 poin.
Pada 2026, Mercedes memiliki mobil terbaik karena sukses mengeksekusi regulasi baru. Antonelli meraih kemenangan perdana pada seri kedua di GP China. Performanya yang konsisten membuat Antonelli mengungguli rekan setimnya, George Russell, di klasemen pembalap dengan selisih cukup jauh.
Antonelli akhirnya dinobatkan sebagai juara dunia Formula 1 2026 usai finis ketiga di GP Meksiko. Ia menjadi juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1 pada usia 20 tahun 68 hari. Antonelli juga menjadi juara dunia pertama asal Italia dalam 73 tahun.
Tiga pembalap di atas berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 pada musim kedua. Menarik menyaksikan karier Antonelli setelahnya. Apakah kariernya akan menurun seperti Villeneuve atau justru kian sukses seperti Hamilton.