Sidibe langsung menunjukkan performa impresif pada putaran kedua Super League 2025/2026 dengan membukukan 15 gol dan 9 assist. Torehan itu membantu The Guardian bersaing di papan atas klasemen. Pada 2026/2027, Sidibe masih menjadi pemain kunci di lini serang Bhayangkara. Ia telah mencatatkan 8 penampilan dengan mengemas 1 gol dan 4 assist sepanjang musim ini. Sidibe menjadi pahlawan kemenangan Bhayangkara saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keenam Super League 2026/2027 lewat gol tunggalnya pada menit ke-59.
4 Pemain Mali yang Berkarier di Super League Indonesia 2026/2027

- Empat pemain Mali berkiprah di Super League Indonesia 2026/2027: Moussa Sidibe bersama Bhayangkara, Moussa Bagayoko di PSS Sleman, Moussa Diarra di Borneo FC, dan Makan Konate di Isenmulang FC.
- Sidibe menjadi pemain paling produktif dengan 1 gol dan 4 assist dari 8 laga musim ini, setelah mencetak 15 gol serta 9 assist pada putaran kedua musim sebelumnya.
- Bagayoko baru tampil empat kali sebelum cedera lutut, Diarra mencetak gol di AFC Challenge League, sedangkan Konate belum menyumbang gol atau assist dalam tujuh pertandingan.
Super League Indonesia 2026/2027 kembali diwarnai kehadiran pemain asing dari berbagai negara. Mali menjadi salah satu negara Afrika yang menyumbang pemain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Terdapat empat pemain Mali yang berkiprah di Super League 2026/2027 per 3 November 2026 pukul 22.00 WIB.
1. Moussa Sidibe menjadi motor serangan Bhayangkara Presisi Lampung FC
Moussa Sidibe bergabung dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Januari 2026. Awalnya, ia didatangkan dengan status pinjaman dari Johor Darul Ta’zim. Setelah kontraknya bersama JDT berakhir pada Juni 2026, Bhayangkara memutuskan untuk mengontrak Sidibe secara permanen. Bhayangkara bukanlah klub Indonesia pertama yang diperkuat Sidibe. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun tersebut memperkuat Persis Solo pada 2023–2025.
2. Moussa Bagayoko menambah stok gelandang PSS Sleman
PSS Sleman mendatangkan Moussa Bagayoko dari klub Libya, Al-Watan, pada 1 Agustus 2026. Gelandang berusia 27 tahun tersebut memiliki pengalaman bermain di Turki, Venezuela, dan Bahrain. Di Turki, ia mencatatkan 61 penampilan di 1 Lig bersama Elazigspor dan Adanaspor dengan torehan 3 gol dan 5 assist.
Bagayoko menjalani debut di Super League saat PSS bertandang ke markas Bali United pada 4 September 2026. Ia dipercaya tampil selama 90 menit meski timnya harus menelan kekalahan dengan skor 1-2. Bagayoko kemudian menjadi starter saat menghadapi Madura United, Dewa United, dan PSM Makassar. Sayangnya, ia mengalami cedera lutut saat menghadapi PSM yang mengharuskannya absen dalam sejumlah laga. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni, Bagayoko berkontribusi dengan menorehkan assist untuk gol yang dicetak Christophe Nduwarugira saat Super Elang Jawa menghadapi Dewa United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
3. Moussa Diarra menawarkan opsi di lini depan Borneo FC
Moussa Diarra diperkenalkan sebagai penyerang baru Borneo FC pada 30 Agustus 2026. Pemain kelahiran New York tersebut berposisi sebagai penyerang tengah. Sebelum bergabung Borneo FC, ia memperkuat CD Trofense di kasta ketiga sepak bola Portugal dengan mencetak 14 gol dari 33 pertandingan pada 2025/2026. Dengan tinggi mencapai 189 sentimeter, Diarra diharapkan menjadi andalan di posisi ujung tombak terutama dalam duel bola atas.
Pertandingan perdana Diarra di Super League terjadi ketika Borneo FC kalah 0-1 dari Persija Jakarta pada 5 September 2026. Dalam laga tersebut, ia langsung diturunkan sejak menit awal dan berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Kehadiran pemain berusia 27 tahun ini juga sebagai upaya Borneo FC untuk bersaing di kompetisi Asia. Diarra menjadi salah satu pencetak gol saat Pesut Etam mengalahkan Yangon United dalam pertandingan AFC Challenge League 2026/2027 dengan skor 2-0 pada 18 Oktober 2026.
4. Makan Konate kembali ke kasta tertinggi bersama Isenmulang FC
Makan Konate saat ini memperkuat Isenmulang FC yang baru pertama kali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Klub yang sebelumnya bernama Adhyaksa FC itu berhasil promosi setelah mengalahkan Persipura pada babak play-off. Gelandang berusia 34 tahun tersebut memperpanjang kontraknya pada Juli 2026 setelah tampil dalam 23 pertandingan sepanjang 2025/2026 dengan mengemas 11 gol dan 5 assist. Ia bukanlah wajah baru di sepak bola Indonesia. Pasalnya, pemain berusia 34 tahun tersebut pernah membela sejumlah klub seperti Persib Bandung, Sriwijaya FC, Arema, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.
Konate menjadi starter dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Namun, setelah itu, dirinya lebih sering diturunkan pada babak kedua. Konate telah bermain dalam tujuh pertandingan Super League musim ini. Sayangnya, ia belum membukukan kontribusi gol maupun assist. Saat ini, Isenmulang FC harus puas bertengger di peringkat ke-17 klasemen sementara setelah meraih 1 kemenangan, 5 kekalahan, dan 2 hasil imbang.
Mali menjadi salah satu negara Afrika yang menyumbang pemain di Super League 2026/2027. Sidibe dan Konate telah mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia sebelumnya. Sementara itu, Bagayoko dan Diarra baru menjalani musim perdananya di Indonesia sehingga mereka membutuhkan waktu untuk menunjukkan kualitas terbaik.



















