Pada seri Moto3 Indonesia musim 2025, Guido Pini yang berbaju tim Liqui Moly Dynavolt IntactGP memulai lomba dari posisi ke-10 di grid. Balapan berlangsung panas. Perubahan posisi maju mundur terjadi di setiap putaran.
Puncak persaingan terjadi pada tiga lap terakhir. Insiden yang melibatkan Adrian Fernandez dan David Munoz menyebabkan kecelakaan parah yang membuat Munoz tersingkir. Bendera merah pun berkibar dan balapan dihentikan. Tak ada start ulang karena balapan telah melalui dua pertiga jarak tempuh.
Awalnya, pembalap yang finis terdepan adalah Fernandez, Jose Antonio Rueda, dan Maximo Quiles. Namun, Fernandez dijatuhi penalti 6 detik karena manuver berbahaya yang menyebabkan Munoz terjatuh. Sementara itu, Quiles mendapat penalti 3 detik karena belum menuntaskan long lap penalty yang harus ia jalani sebelumnya.
Lantaran adanya drama penalti tersebut, posisi finis pun berganti. Rueda mewarisi kemenangan, Luca Lunetta naik jadi runner-up, dan Guido Pini naik ke posisi ketiga. Bagi Pini, meski hasil tersebut adalah sebuah warisan, tetap saja itu merupakan podium pertamanya di ajang Grand Prix.
Carlos Tatay, Adrian Fernandez, dan Guido Pini pernah menaiki podium di Sirkuit Mandalika. Ketiganya merayakan pencapaian tiga besar di Moto3. Meski bukan kemenangan, podium juga sebuah prestasi tersendiri yang layak diapresiasi.