5 Pembalap Peraih Kemenangan pada Paruh Pertama Formula 1 2026

- Kimi Antonelli mendominasi paruh pertama F1 2026 dengan enam kemenangan dari 11 seri, sekaligus mencetak rekor pembalap termuda peraih grand slam dan pemenang GP Monako.
- George Russell meraih dua kemenangan untuk Mercedes di Australia dan Austria, sementara Lewis Hamilton mengakhiri puasa kemenangan sejak 2024 melalui kemenangan perdana bersama Ferrari di Catalunya.
- Charles Leclerc memutus paceklik kemenangan sejak GP Amerika Serikat 2024 dengan menang di Inggris, sedangkan Lando Norris menutup paruh pertama lewat kemenangan beruntun keduanya di Hungaria.
Jeda musim panas Formula 1 2026 segera berakhir. Sirkuit Zandvoort bakal melangsungkan pekan balap GP Belanda yang sekaligus menjadi seri pembuka paruh kedua musim ini. Seri tersebut dijadwalkan digelar pada 21--23 Agustus 2026.
Menyongsong GP Belanda, tidak ada salahnya menelisik kembali pembalap yang menorehkan kemenangan sepanjang paruh pertama Formula 1 2026. Terdapat lima pembalap yang berhasil naik podium tertinggi pada periode tersebut. Siapa saja mereka?
1. Kimi Antonelli menjadi pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak pada paruh pertama Formula 1 2026
Kimi Antonelli menunjukkan performa mengesankan pada paruh pertama Formula 1 2026. Pembalap Mercedes itu menorehkan 6 kemenangan dari 11 seri balap. Hasil tersebut menempatkan Antonelli sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang paruh pertama musim ini.
Antonelli mencetak kemenangan beruntun di GP China, Jepang, Miami, Kanada, dan Monako. Uniknya, semua kemenangan tersebut berhasil ia raih setelah menempati posisi start di baris terdepan. Kemudian, satu kemenangan lainnya sukses Antonelli torehkan di GP Belgia selepas memulai balapan sebagai pole-sitter.
Antonelli juga membukukan sejumlah rekor pada paruh pertama musim ini. Ia menjadi pembalap termuda kedua yang meraih kemenangan perdana di Formula 1. Antonelli mencatatkan rekor tersebut pada usia 19 tahun 6 bulan 18 hari di GP China.
Selain itu, Antonelli menyabet rekor peraih grand slam termuda dalam sejarah kejuaraan. Ia menorehkannya pada usia 19 tahun 9 bulan 13 hari di GP Monako. Kemenangan di sirkuit jalanan Monte Carlo membuat Antonelli menjadi pembalap termuda yang memenangi balapan GP Monako. Pembalap berkebangsaan Italia itu mematahkan rekor yang telah Lewis Hamilton pertahankan selama 18 tahun.
2. George Russell menorehkan 2 kemenangan sepanjang paruh pertama Formula 1 2026
George Russell merampungkan paruh pertama Formula 1 2026 dengan hasil yang cukup baik. Rekan setim Kimi Antonelli itu membukukan dua kemenangan selama periode tersebut. Russell finis terdepan pada balapan GP Australia dan Austria.
Pada balapan GP Australia, Russell berhasil naik podium tertinggi setelah memulai balapan sebagai pole-sitter. Pembalap asal Inggris itu sempat melorot ke posisi kedua pada lap pembuka. Namun, Russell berhasil menyalip Charles Leclerc pada lap berikutnya. Sayangnya, Leclerc kembali menyalip Russell pada lap ketiga untuk berada di posisi terdepan.
Pada lap 28, Russell kembali memimpin balapan setelah mengasapi Lewis Hamilton. Posisinya tak berubah hingga bendera finis berkibar. Russell mengungguli Antonelli di Sirkuit Albert Park dengan jarak 2,974 detik.
Russell juga mengawali balapan GP Austria dengan berada di posisi start terdepan. Ia memimpin balapan selama 19 lap sebelum turun ke posisi ketiga pada awal lap 20 karena mengganti ban kepada jenis hard. Russell kembali memimpin pada lap 25 setelah Antonelli melakukan pergantian ban kepada jenis yang sama.
Pada lap 43, Russell mengganti ban kepada jenis hard yang membuatnya turun ke posisi kedua. Ia kembali menduduki posisi pertama pada lap 52 setelah mengasapi Max Verstappen. Russell berhasil mempertahankan posisinya hingga akhir balapan. Ia finis di depan Verstappen dengan jarak 1,611 detik.
3. Lewis Hamilton mencetak kemenangan perdana bersama Ferrari pada balapan GP Catalunya 2026
Penantian Lewis Hamilton menorehkan kemenangan bersama Ferrari akhirnya terwujud di Formula 1 2026. Ia mempersembahkan hasil gemilang tersebut pada balapan GP Catalunya. Itu sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Hamilton yang terjadi sejak GP Belgia 2024.
Hamilton berada di posisi start kedua pada balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya. Ia sempat melorot ke posisi ketujuh pada lap ke-12 setelah melakukan pergantian ban kepada jenis hard. Selepas itu, ia berhasil kembali ke posisi kedua pada lap 17 sekaligus membuntuti George Russell yang sedang memimpin balapan.
Pada lap 28, Hamilton turun ke posisi ketujuh setelah melakukan pergantian ban kepada jenis medium. Pembalap bernomor mobil 44 itu kembali naik ke posisi kedua pada lap 37. Puncaknya, Hamilton memimpin balapan pada lap 38 setelah Kimi Antonelli masuk pit untuk mengganti ban kepada jenis hard. Ia menuntaskan balapan dengan keunggulan 19,561 detik atas Russell.
4. Charles Leclerc mengakhiri puasa kemenangan saat finis terdepan di GP Inggris 2026
Charles Leclerc masuk jajaran pembalap yang membukukan kemenangan pada paruh pertama Formula 1 2026. Pembalap asal Monako itu menapaki podium tertinggi di Sirkuit Silverstone pada balapan GP Inggris. Ini menjadi kemenangan perdana Leclerc setelah GP Amerika Serikat 2024.
Memulai balapan dari posisi kedua, Leclerc langsung memimpin balapan pada lap pertama setelah menyalip Kimi Antonelli. Pembalap bernomor mobil 16 itu melakukan pergantian ban kepada jenis hard pada lap 25 sehingga turun ke posisi kedua. Leclerc kembali menduduki posisi terdepan pada lap 36.
Pada lap 48, safety car masuk ke lintasan selepas Max Verstappen melintir di tikungan 15. Periode safety car bertahan hingga bendera finis berkibar. Leclerc finis dengan keunggulan 0,427 detik atas George Russell.
5. Lando Norris menyabet kemenangan untuk kedua kalinya secara beruntun di GP Hungaria
Lando Norris menutup paruh pertama Formula 1 2026 dengan meraih kemenangan di GP Hungaria. Itu menjadi kemenangan kedua secara beruntun yang Norris bukukan di Sirkuit Hungaroring. Kemenangan itu menjadi spesial karena Norris memenangi balapan dengan status sebagai juara bertahan kejuaraan.
Norris menempati posisi start terdepan pada balapan berdurasi 70 lap tersebut. Namun, ia turun ke posisi kedua setelah Oscar Piastri menyalipnya pada lap pembuka. Ia kembali berada di posisi pertama setelah Piastri melakukan pergantian ban kepada jenis hard pada lap 17.
Pada lap 18, Norris melorot ke posisi keempat seusai pergantian ban kepada jenis yang sama. Pembalap berkebangsaan Inggris tersebut kembali ke posisi pertama pada 33 selepas Piastri melakukan pergantian ban untuk kedua kalinya. Kemudian, Norris sempat turun ke posisi ketiga pada lap 39 untuk mengganti ban kepada jenis hard.
Norris kembali memimpin balapan pada lap 46 setelah menyalip Kimi Antonelli. Keunggulannya terus bertahan hingga lap pemungkas. Norris melintasi garis finis dengan keunggulan 15,080 detik atas Max Verstappen.
Kelima pembalap tersebut masih berpeluang menambah kemenangan pada paruh kedua Formula 1 2026. Di sisi lain, potensi pembalap lain finis terdepan juga tidak bisa dikesampingkan. Siapa yang nantinya meraup kemenangan pada sisa musim ini?


















