- 2022: Somkiat Chantra (P1), Celestino Vietti (P2), Aron Canet (P3);
- 2023: Pedro Acosta (P1), Aron Canet (P2), Fermin Aldeguer (P3);
- 2024: Aron Canet (P1), Ai Ogura (P2), Alonso Lopez (P3);
- 2025: Diogo Moreira (P1), Izan Guevara (P2), Aron Canet (P3); dan
- 2026: Izan Guevara (P1), Manuel Gonzalez (P2), Daniel Holgado (P3).
Penguasa Podium Sirkuit Mandalika Gagal Finis di Moto2 Indonesia 2026

- Aron Canet gagal finis di Moto2 Indonesia 2026 setelah start dari posisi ke-27, mengalami nyeri leher dan bahu, serta menghadapi masalah mekanis saat balapan.
- Musim 2026 menjadi periode terburuk Canet dalam lima tahun terakhir: dari 17 seri, ia hanya enam kali meraih poin dan tujuh kali gagal finis.
- Meski gagal finis, Canet tetap pembalap dengan podium Moto2 terbanyak di Mandalika, yakni empat kali beruntun pada 2022–2025, termasuk kemenangan 2024.
Ada satu pembalap yang hampir selalu meraih podium di Sirkuit Mandalika. Sejak lintasan sepanjang 4,3 km itu masuk kalender balap pada 2022, pembalap Moto2 ini tampil kompetitif. Hingga 2025, nama Aron Canet selalu berdiri di podium tiga besar, bahkan pernah sekali merebut kemenangan.
Sayangnya, penguasa podium Moto2 di Sirkuit Mandalika ini gagal menuai hasil memuaskan pada balapan hari Minggu (11/10/2026). Canet keteteran sejak sesi latihan. Rider andalan Elf Marc VDS Racing Team ini masih tak bisa memaksimalkan performa motor bersasis Boscoscuro yang ia tunggangi.
1. Aron Canet gagal finis di Moto2 Indonesia musim 2026
Aron Canet hanya bisa meraih posisi ke-22 di sesi kualifikasi. Namun, ia start dari urutan ke-27 di grid karena terkena penalti turun posisi akibat melambat di lintasan saat sesi latihan hari Jumat. Start dari bagian belakang membuatnya kesulitan.
Selain posisi awal yang buruk, kondisi Canet pun tak prima. Ia menderita rasa sakit di bagian leher dan bahunya akibat kecelakaan di sesi latihan bebas hari Sabtu. Nasib nahasnya belum usai. Saat baru menuntaskan separuh dari durasi balap, motornya mengalami masalah mekanis sehingga ia kembali ke paddock. Canet harus gagal finis untuk pertama kalinya di Sirkuit Mandalika.
2. Canet memang kesulitan sepanjang musim ini, belum pernah podium
Performa buruk Aron Canet tak hanya terjadi di Indonesia. Sepanjang musim ini, ia sering memulai balapan dari barisan tengah atau belakang. Posisi start terbaiknya adalah urutan keenam di Sirkuit Catalunya.
Dari 17 seri yang telah digelar, Canet hanya 6 kali finis di zona poin. Hasil terbaiknya adalah finis P10 di Sirkuit Le Mans, Prancis. Canet mencatatkan 4 kali finis di luar posisi 15 besar dan merasakan 7 kali gagal finis.
Dalam 5 tahun terakhir, musim ini adalah yang terburuk bagi Canet. Secara statistik, Canet sejatinya punya prestasi mentereng. Selama 2022—2025, ia bisa mengumpulkan 6 hingga 8 podium setiap musimnya. Canet juga merupakan runner-up kejuaraan pada 2024 dan selalu menempati posisi lima besar pada musim lainnya.
Namun, hasil apik tersebut ia raih ketika memacu motor bersasis Kalex. Ketika ia beralih ke sasis Boscoscuro, performanya langsung melorot. Canet pun kehilangan fokus lantaran Elf Marc VDS Racing Team tempatnya bernaung menyatakan mundur dari Moto2 pada akhir 2026.
3. Daftar peraih podium Moto2 di Sirkuit Mandalika
Di antara para pembalap yang berlaga di Moto2, Aron Canet masih tercatat sebagai nama yang paling banyak meraih podium di Sirkuit Mandalika. Canet finis podium empat kali beruntun. Hasil terbaiknya adalah menjadi kampiun pada musim 2024.
Berikut ini daftar peraih podium Moto2 di Sirkuit Mandalika:
Mulai musim 2027 Aron Canet akan mengaspal bersama tim REDS Fantic Racing. Ia akan kembali bekerja sama dengan tim lamanya dan kembali menggunakan motor bersasis Kalex. Dengan perubahan tim dan motor, Aron Canet punya kans untuk tampil kompetitif di lintasan. Saat berlaga di Indonesia, bisakah ia kembali mengeklaim tahta podium di Sirkuit Mandalika?





















