Performa Wakil Indonesia pada 5 Edisi Terakhir BWF World Championships

BWF World Championships 2026 akan digelar di New Delhi, India, pada 17–23 Agustus 2026. Ajang bergengsi ini mempertemukan para pebulu tangkis terbaik dunia dari berbagai negara. Indonesia turut mengirimkan sejumlah pemain terbaiknya untuk bersaing di setiap nomor pertandingan.
Sebelum melihat kiprah wakil Indonesia pada edisi 2026, menarik untuk menilik hasil mereka dalam lima edisi terakhir per 2025. Catatan tersebut menunjukkan sejauh mana konsistensi wakil Indonesia dalam bersaing di level Kejuaraan Dunia. Lantas, seperti apa performa wakil Indonesia pada 5 edisi terakhir Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis per 2025?
1. Meraih tiga medali pada edisi 2019
Pada BWF World Championships 2019, Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali dari dua sektor. Satu medali emas diraih Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dari ganda putra, sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih medali perunggu. Fajar/Rian harus mengakui keunggulan Ahsan/Hendra pada babak semifinal.
Satu medali perunggu lainnya datang dari sektor ganda putri melalui Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah dari pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Hasil tersebut membuat Indonesia menutup edisi 2019 dengan satu emas dan dua perunggu.
2. Memilih mundur pada edisi 2021
Pada BWF World Championships 2021 di Spanyol, Indonesia memutuskan untuk tidak ambil bagian. PBSI mengambil keputusan tersebut demi menjaga keselamatan dan kesehatan atlet di tengah penyebaran varian baru COVID-19 di Eropa. Penyebaran virus yang cepat dan situasi yang tidak menentu menjadi pertimbangan utama.
Keputusan tersebut juga mengikuti imbauan pemerintah untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri. Jepang kemudian menjadi juara umum dengan dua medali emas, sementara Singapura, China, dan Thailand masing-masing meraih satu emas. Indonesia baru kembali tampil pada edisi berikutnya.
3. Meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada 2022
Pada BWF World Championships 2022, Indonesia meraih dua medali yang seluruhnya berasal dari sektor ganda putra. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menyumbangkan medali perak setelah kalah dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada final. Sementara itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih medali perunggu.
Langkah Fajar/Rian terhenti di semifinal setelah kembali menghadapi Ahsan/Hendra. Mereka harus mengakui keunggulan seniornya tersebut dalam perebutan tiket final. Hasil itu membuat Indonesia menutup edisi 2022 dengan satu medali perak dan satu perunggu.
4. Hanya meraih 1 medali perak pada 2023
Pada BWF World Championships 2023, Indonesia hanya meraih satu medali, yakni perak dari sektor ganda putri. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, pada laga final. Hasil tersebut membuat Apriyani/Fadia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mencapai babak puncak.
Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya terhenti di perempat final. Ketiganya gagal melangkah lebih jauh sehingga Indonesia hanya memiliki satu wakil di semifinal. Apriyani/Fadia pun menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang membawa pulang medali dari edisi 2023.
5. Kembali meraih 1 medali perunggu pada edisi 2025
Pada BWF World Championships 2025, Indonesia kembali meraih satu medali, yakni perunggu dari sektor tunggal putri. Putri Kusuma Wardani terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi. Tunggal putri terbaik Jepang ini kemudian keluar sebagai juara dunia pada edisi tersebut.
Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraih medali pada edisi 2025. Jonatan Christie dari sektor tunggal putra serta Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dari ganda putri terhenti di perempat final. Hasil tersebut membuat Indonesia menutup Kejuaraan Dunia 2025 dengan satu medali perunggu.
Dalam lima edisi terakhir hingga 2025, Indonesia meraih total tujuh medali, terdiri dari satu emas, dua perak, dan empat perunggu. Capaian terbaik terjadi pada 2019 dengan tiga medali, sedangkan Indonesia tidak tampil pada edisi 2021. Catatan tersebut menjadi gambaran perjalanan wakil Indonesia sebelum kembali bersaing pada BWF World Championships 2026 di New Delhi, India.



















