Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Manchester City Resmi Banding Kasus 114 Pelanggaran Finansial

2 min read
Manchester City Resmi Banding Kasus 114 Pelanggaran Finansial
Pemain Manchester City, Phil Foden (AFP / Paul Ellis)
  • Manchester City mengajukan banding atas vonis bersalah dalam 114 dari 115 dakwaan pelanggaran financial fair play.

  • Klub menilai putusan Komisi Independen mengandung kesalahan material dan menyatakan memiliki bukti yang mendukung posisinya.

  • Proses ini berpotensi berdampak pada keikutsertaan Manchester City di Premier League serta posisi Sheikh Mansour sebagai pemilik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah banding Manchester City akan diterima?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Manchester City akhirnya resmi mengajukan banding atas kasus pelanggaran financial fair play (FFP). Banding itu diajukan sehari sebelum tenggat, Kamis (1/10/2026) pukul 19.00 waktu setempat.

Dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League, Komisi Independen memvonis ManCity bersalah atas 114 di antaranya. Lantas, apa kata klub setelah resmi mengajukan banding?

  1. 1. Ada kekeliruan dalam putusan

    ManCity memiliki posisi tegas terkait putusan tersebut. Mereka menilai keputusan Komisi Independen mengandung kesalahan material yang jelas sehingga dianggap tidak dapat dipertahankan.

    Klub juga menegaskan tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League. ManCity mengeklaim memiliki bukti komprehensif yang dinilai tidak terbantahkan untuk mendukung posisi klub dalam kasus tersebut.

    "Posisi tegas klub adalah, berdasarkan berbagai alasan, keputusan tersebut mengandung kesalahan material yang jelas dalam aspek hukum, prinsip, dan fakta serta tidak dapat dipertahankan," bunyi keterangan ManCity, dikutip dari ESPN.

  2. 2. ManCity tetap hormati proses hukum

    Namun, pemilik satu trofi Liga Champions itu tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. ManCity belum bisa memberikan pembelaan lebih jauh mengenai perkara tersebut selama proses hukum berlangsung.

    "Kami akan terus menghormati proses hukum yang berlaku dan untuk saat ini tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut hingga seluruh proses perkara selesai," tulis ManCity.

  3. 3. Terancam diusir dari Premier League

    Atas kasus ini, ManCity terancam diusir dari kasta tertinggi Inggris. Skenarionya adalah melalui voting yang membutuhkan 15 suara klub pemegang saham Premier League.

    Selain itu, Sheikh Mansour selaku pemilik juga berpotensi dilengserkan dari jabatannya. Ancaman ini datang dari Regulator Sepak Bola Independen (IFR) yang memiliki kewenangan penuh untuk menginvestigasi rekam jejak pemilik klub.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More