Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar Peringkat Terbaru BWF Tim Putri Indonesia usai Asian Games 2026

3 min read
Daftar Peringkat Terbaru BWF Tim Putri Indonesia usai Asian Games 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)

Usai Asian Games 2026, BWF kembali merilis daftar peringkat terbaru per 6 Oktober 2026 para pebulu tangkis dunia. Tim putri Indonesia yang meraih medali perunggu di ajang tersebut turut mengalami perubahan posisi, dengan beberapa pemain harus turun peringkat.

Perubahan ini terjadi setelah rangkaian pertandingan Asian Games 2026 yang memengaruhi perolehan poin para pemain. Lalu, bagaimana posisi terbaru para pemain tim putri Indonesia setelah Asian Games 2026?

  1. 1. Putri Kusuma Wardani masih berada di peringkat enam

    Putri Kusuma Wardani masih menjadi tunggal putri terbaik Indonesia dalam daftar peringkat terbaru BWF. Pemain yang diunggulkan di posisi keenam tersebut belum mengalami perubahan posisi setelah gelaran Asian Games 2026. Putri masih menjadi wakil Indonesia dengan peringkat tertinggi di sektor tunggal putri.

    Pada nomor perorangan Asian Games 2026, Putri harus terhenti di babak 16 besar. Ia kalah dari wakil India, Unnati Hooda, sehingga gagal membawa pulang medali dari nomor tersebut. Hasil itu membuat Putri tetap berada di peringkat keenam dunia dalam rilis terbaru BWF.

  2. 2. Thalita Ramadhani Wiryawan naik satu tingkat

    Thalita Ramadhani Wiryawan mengalami kenaikan satu tingkat dalam daftar peringkat terbaru BWF. Ia kini menempati peringkat ke-63 dunia dan menjadi salah satu tunggal putri Indonesia yang mengalami peningkatan posisi setelah Asian Games 2026. Thalita juga turun di nomor perorangan pada ajang tersebut.

    Namun, debut Thalita di Asian Games harus berakhir pada babak 32 besar. Ia kalah dari wakil Vietnam, Nguyen Thuy Linh, sehingga belum berhasil melangkah lebih jauh di nomor perorangan. Meski demikian, Thalita tetap mencatatkan kenaikan peringkat setelah tampil pada ajang empat tahunan tersebut.

  3. 3. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum turun dua tingkat

    Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus turun dua tingkat dalam daftar peringkat terbaru BWF. Keduanya kini menempati peringkat ke-11 dunia setelah tampil di Asian Games 2026. Indonesia juga gagal menambah perolehan medali dari sektor ganda putri pada nomor perorangan.

    Debut Rachel/Febi di ajang empat tahunan tersebut berakhir pada babak 32 besar. Mereka langsung tersingkir setelah kalah dari pasangan ganda putri terbaik Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada laga perdana. Hasil tersebut membuat Rachel/Febi belum mampu melangkah lebih jauh sekaligus gagal meraih medali.

  4. 4. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga mengalami penurunan peringkat

    Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga mengalami penurunan dalam daftar peringkat terbaru BWF. Ana/Trias kini berada di peringkat ke-12 dunia setelah turun dari posisi sebelumnya. Keduanya merupakan debutan di Asian Games 2026 dan mampu melangkah lebih jauh dibanding Rachel/Febi.

    Ana/Trias berhasil melewati babak 32 besar sebelum terhenti di babak 16 besar. Mereka kalah dari unggulan kedua asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, sehingga gagal meraih medali pada nomor perorangan. Meski belum berhasil membawa pulang medali, Ana/Trias tetap mencatatkan pengalaman berharga dalam debutnya di ajang empat tahunan tersebut.

    Selain beberapa pemain yang mengalami perubahan peringkat, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang juga masuk dalam skuad putri Indonesia tetap berada di peringkat ke-84 dunia. Sementara itu, Mutiara Ayu Puspitasari yang tampil pada nomor beregu harus turun tiga tingkat ke posisi ke-96 dunia. Pada Asian Games 2026, tim putri Indonesia hanya membawa pulang medali perunggu dari nomor beregu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More