Update Peringkat BWF Tim Putra Indonesia setelah Asian Games 2026

- Pembaruan BWF 6 Oktober 2026 menempatkan Jonatan Christie di peringkat empat dunia setelah turun satu posisi, sementara Alwi Farhan bertahan di peringkat 10.
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri turun ke peringkat tiga dunia, sedangkan Mohammad Zaki Ubaidillah dan Muhammad Yusuf masing-masing turun ke posisi 29 dan 47.
- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik 17 tingkat ke peringkat 26 usai meraih emas perorangan dan beregu; sebagian besar wakil putra Indonesia lainnya mengalami penurunan peringkat.
Take a Deeper Reads

Asian Games 2026 telah berakhir dan BWF kembali merilis daftar peringkat terbaru para pebulu tangkis dunia. Pembaruan peringkat ini turut memengaruhi posisi sejumlah wakil Indonesia setelah tampil di ajang empat tahunan tersebut.
Meski tim putra Indonesia berhasil meraih medali emas, beberapa pemain justru mengalami penurunan peringkat. Lantas, bagaimana posisi terbaru para pebulu tangkis tim putra Indonesia usai Asian Games 2026?
1. Jonatan Christie kini menempati peringkat keempat
Jonatan Christie harus turun satu tingkat dalam pembaruan peringkat BWF per 6 Oktober 2026. Tunggal putra Indonesia tersebut kini menempati peringkat keempat dunia setelah sebelumnya berada di posisi ketiga. Meski turun peringkat, Jonatan masih menjadi tunggal putra terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Penurunan posisi Jonatan juga terjadi setelah ia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu terhenti di babak perempat final setelah kalah dari wakil Singapura, Loh Kean Yew. Hasil tersebut membuat Jonatan harus mengakhiri perjuangannya lebih awal di nomor tunggal putra.
2. Alwi Farhan tetap menduduki peringkat 10 dunia
Alwi Farhan tetap menduduki peringkat ke-10 dunia dalam pembaruan BWF per 6 Oktober 2026. Posisi tersebut tidak berubah setelah Alwi tampil sebagai debutan di Asian Games 2026 dan berhasil meraih medali perunggu di nomor perorangan. Di ajang tersebut, Alwi berstatus unggulan keenam dan mampu melangkah hingga babak semifinal.
Langkah Alwi terhenti setelah kalah dari tunggal putra terbaik Thailand, Kunlavut Vitidsarn, di babak empat besar. Meski demikian, hasil tersebut menjadi bagian dari debut manis Alwi di Asian Games karena ia membawa pulang dua medali. Selain perunggu dari nomor perorangan, Alwi turut meraih medali emas bersama tim putra Indonesia di nomor beregu.
3. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri turun ke peringkat tiga
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri turun satu tingkat ke peringkat ketiga dunia dalam pembaruan BWF per 6 Oktober 2026. Ganda putra Indonesia tersebut sebelumnya menempati peringkat kedua dunia, tetapi harus memberikan tempat kepada pasangan lain dalam daftar terbaru. Meski turun posisi, Fajar/Fikri tetap berada di jajaran tiga besar dunia.
Di Asian Games 2026, Fajar/Fikri berhasil meraih medali perunggu pada nomor perorangan. Mereka terhenti di semifinal setelah kalah dari pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam persaingan menuju final. Ajang ini juga menjadi penampilan perdana Fajar/Fikri di Asian Games sejak keduanya dipasangkan.
4. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik 17 tingkat
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi satu-satunya wakil tim putra Indonesia yang mengalami kenaikan peringkat dalam pembaruan BWF per 6 Oktober 2026. Keduanya naik 17 tingkat dan kini menempati peringkat ke-26 dunia. Pencapaian ini menjadi peningkatan paling signifikan di antara para wakil Indonesia setelah Asian Games 2026.
Meski tidak berstatus sebagai pasangan unggulan, Leo/Daniel justru berhasil meraih medali emas pada nomor perorangan. Mereka mengalahkan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada pertandingan final untuk memastikan gelar juara. Hasil tersebut membuat debut Leo/Daniel di Asian Games 2026 semakin manis karena keduanya berhasil membawa pulang dua medali emas, dari nomor beregu dan perorangan.
Perubahan peringkat juga dialami Mohammad Zaki Ubaidillah yang turun satu tingkat ke posisi ke-29 dunia setelah turut menyumbang poin bagi tim putra Indonesia di nomor beregu. Sementara itu, Muhammad Yusuf yang juga tergabung dalam skuad putra harus turun dua tingkat dan kini menempati peringkat ke-47 dunia. Dengan demikian, sebagian besar wakil tim putra Indonesia mengalami penurunan peringkat setelah Asian Games 2026, kecuali Leo/Daniel yang justru naik cukup signifikan.






















