Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Putri KW Runner-Up Swiss Open 2026, Akui Tertekan Lawan Thailand

Putri KW Runner-Up Swiss Open 2026, Akui Tertekan Lawan Thailand
Putri Kusuma Wardani menembus perempat final All England 2026 (dok.PP PBSI)
Intinya Sih

  • Putri Kusuma Wardani finis sebagai runner-up Swiss Open 2026 setelah kalah dari Supanida Katethong asal Thailand dengan skor 11-21, 15-21 di Basel, Swiss.
  • Putri KW mengaku merasa tertekan sejak awal pertandingan sehingga sulit mengendalikan tempo dan strategi permainan melawan Supanida.
  • Meski bersyukur atas posisi runner-up, Putri KW menyatakan kurang puas karena merasa performanya belum maksimal selama final berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Putri Kusuma Wardani mengaku berada dalam tekanan saat menjalani final Swiss Open 2026. Hasilnya, ia harus puas mengakhiri turnamen BWF Super 300 tersebut di posisi runner-up.

Putri KW kalah dari tunggal putri Thailand, Supanida Katethong, dengan skor 11-21, 15-21 di St.Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Kekalahan ini membuat rekor head-to-head Putri KW terhadap Supanida menjadi 2-4.

1. Putri KW berada di bawah tekanan

Putri  Kusuma Wardani gagal melaju ke final setelah dikalahkan oleh tunggal putri Jepang Akane Yamaguchi
Putri Kusuma Wardani saat berlaga di BWF World Championships 2025. (Sumber: Instagram @putri.k.w20 / @badmintonphoto_official)

Final Swiss Open 2026 menjadi kesempatan bagi Putri KW untuk membalas kekalahan dari Supanida di Sea Games 2025. Namun, pertandingan justru membuatnya merasa tertekan dan sulit menampilkan permainan terbaik.

“Pertemuan terakhir di Sea Games saya kalah jadi di sini saya dari awal berpikir pengen main terbaik, bisa mengeluarkan semuanya tapi ternyata di lapangan saya merasa under pressure,” kata Putri KW dalam keterangan tertulis.

Kondisi ini membuat Putri KW kesulitan mengendalikan tempo permainan dan strategi, sehingga Supanida dapat mendominasi jalannya pertandingan.

2. Strategi Supanida Katethong yang ampuh

Putri Kusuma Wardani menembus perempat final All England 2026
Putri Kusuma Wardani menembus perempat final All England 2026 (dok.PP PBSI)

Putri KW mengakui strategi Supanida berjalan sangat efektif di lapangan. Pemain Thailand terus membatasi bola atas dan mempercepat tempo permainan, sehingga membuat Putri KW sulit mengembangkan serangan.

“Dan Supanida menurut menggunakan strategi yang pas dengan terus membatasi bola atas dan mempercepat tempo,” kata Putri KW.

Pengakuan ini menegaskan kemampuan Supanida dalam membaca lawan dan menekan psikologis pemain, terutama di final-turnamen penting seperti Swiss Open.

3. Kurang puas dengan performanya sendiri

Putri Kusuma Wardani jalani latihan di Inggris jelang All England 2026
Putri Kusuma Wardani jalani latihan di Inggris jelang All England 2026 (dok.PP PBSI)

Meski bersyukur bisa menempati posisi runner-up di BWF Super 300, Putri KW mengaku tidak puas dengan performanya. Ia menilai permainan yang dijalaninya belum maksimal.

“Sebenarnya tetap bersyukur bisa naik ke podium runner up tapi yang disayangkan permainan saya tidak keluar dan kurang puas dengan main hari ini,” kata Putri KW.

Share
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More