K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X (kiri) dan Ethan Jake Frans (kanan). (Dok. The Mangkunegaran Fellowship).
Perjalanan Ethan akan dimulai dari lapangan rumput ikonik Wimbledon di London pada 4-12 Juli mendatang. Setelah itu, dia akan menyeberang ke Prancis untuk mengikuti dua turnamen bergengsi, yakni Open Stade Francais di Paris dan Tennis Europe U-14 di Annecy.
Dari Prancis, Ethan akan melanjutkan ujian mentalnya di Jerman dalam ajang Internationale Deutsche Tennismeisterschaften U-14 yang dikenal memiliki kompetitif tinggi. Tur akan ditutup di Republik Ceko pada ajang beregu internasional, ITF World Junior Tennis Finals.
Sang ibu, Wynne Prakusya, mengaku sangat bangga melihat betapa kerasnya jalan yang ditempuh putranya. Ethan tidak berangkat atas namanya, namun juga membawa nama bangsa.
"Saya telah hidup di dunia tenis selama puluhan tahun sebagai atlet, pelatih, dan kini sebagai ibu. Saya tahu betapa sulitnya jalan yang Ethan tempuh, dan betapa berartinya setiap pengakuan yang ia terima di sepanjang perjalanan itu. Undangan Wimbledon ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah berbohong. Dan dukungan dari Mangkunegaran dan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X memberikan Ethan sesuatu yang tidak bisa dibeli: keyakinan bahwa Indonesia percaya padanya. Ethan tidak berangkat ke Eropa sendirian. Ia membawa Indonesia bersamanya," ujar sang ibu.