Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Petenis 14 Tahun Indonesia Siap Guncang Wimbledon

Petenis 14 Tahun Indonesia Siap Guncang Wimbledon
K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X (kiri) dan Ethan Jake Frans (kanan). (Dok. The Mangkunegaran Fellowship).
Intinya Sih
  • Ethan Jake Frans, petenis 14 tahun asal Indonesia, mendapat undangan eksklusif ke Wimbledon Boys 14&Under Singles berkat prestasi internasional dan dukungan program The Mangkunegaran Fellowship.
  • Tur Eropa Ethan mencakup lima turnamen elit di Inggris, Prancis, Jerman, dan Republik Ceko, menjadi ajang pembuktian mental serta kebanggaan bagi dirinya dan sang ibu, Wynne Prakusya.
  • K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X melalui The Mangkunegaran Fellowship menegaskan komitmen mendukung talenta muda Indonesia agar mampu bersaing di panggung global dengan semangat kebangsaan yang kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Petenis muda Indonesia, Ethan Jake Frans, siap mengukir sejarah baru di panggung internasional. Wonderkid berusia 14 tahun itu bakal berlaga di salah satu turnamen paling prestisius, The Championships, Wimbledon - Boys 14&Under Singles.

Hebatnya lagi, partisipasi Ethan bukan lewat jalur kualifikasi, melainkan undangan eksklusif. Undangan itu murni karena pengakuan dunia atas rentetan prestasi internasionalnya. Dia juga mendapat dukungan penuh dari program The Mangkunegaran Fellowship yang digagas K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.

1. Warisi darah tenis sang ibu, Wynne Prakusya

-
Ethan Jake Frans. (Dok. The Mangkunegaran Fellowship).

Ethan merupakan putra dari legenda tenis nasional Indonesia, Wynne Prakusya. Darah juara dari sang ibu terbukti mengalir deras karena saat ini Ethan sukses menduduki peringkat pertama di Asia, kategori U-14 dan masuk 10 besar dunia versi UTR.

Catatan sejarah Ethan di usia belia ini terlihat begitu mengilap. Terlebih, dia merupakan petenis Indonesia pertama yang menjuarai IMG International Junior Championship U-12 dan Junior Orange Bowl U-12 pada 2024 lalu.

Pada tahun ini, Ethan kembali mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang tampil di Australian Open – ELITE 14 Junior Asia Pacific 2026. Tak heran jika All England Club (panitia Wimbledon) tanpa ragu melayangkan undangan khusus kepadanya.

"Ethan tidak sekadar bermain tenis. Ia menulis sejarah untuk dirinya, untuk keluarganya, dan untuk Indonesia. Diundang ke Wimbledon bukan karena mengikuti kualifikasi, melainkan karena dunia tenis mengakui kemampuannya, adalah pencapaian yang tidak ternilai. Mangkunegaran bangga berdiri di belakang Ethan," kata K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam keterangan resminya.

2. Tur di lima turnamen elit Eropa

-
K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X (kiri) dan Ethan Jake Frans (kanan). (Dok. The Mangkunegaran Fellowship).

Perjalanan Ethan akan dimulai dari lapangan rumput ikonik Wimbledon di London pada 4-12 Juli mendatang. Setelah itu, dia akan menyeberang ke Prancis untuk mengikuti dua turnamen bergengsi, yakni Open Stade Francais di Paris dan Tennis Europe U-14 di Annecy.

Dari Prancis, Ethan akan melanjutkan ujian mentalnya di Jerman dalam ajang Internationale Deutsche Tennismeisterschaften U-14 yang dikenal memiliki kompetitif tinggi. Tur akan ditutup di Republik Ceko pada ajang beregu internasional, ITF World Junior Tennis Finals.

Sang ibu, Wynne Prakusya, mengaku sangat bangga melihat betapa kerasnya jalan yang ditempuh putranya. Ethan tidak berangkat atas namanya, namun juga membawa nama bangsa.

"Saya telah hidup di dunia tenis selama puluhan tahun sebagai atlet, pelatih, dan kini sebagai ibu. Saya tahu betapa sulitnya jalan yang Ethan tempuh, dan betapa berartinya setiap pengakuan yang ia terima di sepanjang perjalanan itu. Undangan Wimbledon ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah berbohong. Dan dukungan dari Mangkunegaran dan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X memberikan Ethan sesuatu yang tidak bisa dibeli: keyakinan bahwa Indonesia percaya padanya. Ethan tidak berangkat ke Eropa sendirian. Ia membawa Indonesia bersamanya," ujar sang ibu.

3. Mangkunegaran turun tangan dukung atlet muda

ilustrasi tenis
ilustrasi tenis (pexels.com/Ahmed)

Perjuangan Ethan di Eropa ini tak lepas dari dukungan aktif K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X melalui inisiatif The Mangkunegaran Fellowship. Program ini adalah wadah untuk mengembangkan talenta generasi muda Indonesia, dan Ethan menjadi atlet pertama yang menerimanya.

Pria yang akrab disapa Gusti Bhre itu menegaskan institusinya memiliki komitmen tinggi untuk selalu berdiri di belakang anak bangsa yang memiliki talenta dan tekad besar untuk berprestasi di panggung global.

"Ketika seorang anak muda Indonesia berdiri di hadapan dunia, Mangkunegaran berdiri bersamanya. Itulah makna dari program The Mangkunegaran Fellowship — dan itulah janji yang akan terus Mangkunegaran pegang, untuk Ethan, dan untuk setiap generasi unggul bangsa yang menyusul setelahnya," ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More