Putri KW Bidik Gelar Super 500 Perdana di Indonesia Masters 2026
- Putri Kusuma Wardani berambisi meraih gelar juara Super 500 di Indonesia Masters 2026 setelah memastikan tiket ke babak 16 besar.
- Sebagai unggulan kedua sektor tunggal putri, Putri KW mengakui motivasinya berlipat ganda setelah tiga kali finis sebagai runner up di ajang BWF Super 500.
- Persaingan di sektor tunggal putri dunia saat ini sangat merata, meskipun absennya sebagian pemain Top 10 dunia tidak membuat perburuan gelar di Indonesia Masters 2026 menjadi lebih mudah menurut Putri KW.
Jakarta, IDN Times - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menyimpan ambisi besar di Indonesia Masters 2026. Ia berharap turnamen ini menjadi momen untuk meraih gelar juara Super 500 perdananya sepanjang karier.
Tekad tersebut disampaikan Putri KW usai memastikan tiket ke babak 16 besar Indonesia Masters 2026. Ia melangkah ke fase berikutnya setelah menaklukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, dengan skor 21-15, 21-15 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Putri KW mengakui motivasinya berlipat ganda karena sebelumnya sudah tiga kali finis sebagai runner up di ajang BWF Super 500. Ia meraih meraihnya di Australian Open 2025, Hylo Open 2025, dan Hong Kong Open 2024.
Pengalaman tersebut membuatnya semakin berambisi menembus tangga juara, terlebih jika bisa diraih di hadapan publik sendiri.
“Sangat temrotivasi karena sudah tiga kali juga aku di Super 500 dapat medali perak. Dan aku ingin banget bisa juara dan di Super 500 pertama aku juaranya di Indonesia,” kata Putri KW dalam konferensi pers usai pertandingan.

Putri KW datang ke Indonesia Masters 2026 dengan status unggulan kedua sektor tunggal putri. Secara hitung-hitungan di atas kertas, peluangnya melangkah jauh terbuka lebar.
Peringkat ketujuh dunia itu hanya berada di bawah Chen Yu Fei asal China yang menempati unggulan pertama. Meski demikian, Putri menegaskan tidak ingin terlena dengan status tersebut.
“Kalau momentum ya pasti ada harapan untuk bisa juara disini,” katanya.
“Tapi kan itu semua dengan lawan-lawang sekarang yang ada aku gak boleh menyepelekan yang dibawah aku atau setara aku. Jadi aku tiap matchnya harus benar-benar siap dan harus habis-habisan juga,” lanjut Putri KW.
Putri KW menilai persaingan di sektor tunggal putri dunia saat ini sangat merata. Menurutnya, absennya sebagian pemain Top 10 dunia tidak otomatis membuat perburuan gelar di Indonesia Masters 2026 menjadi lebih mudah.
“Untuk di sini sih meskipun gak (lengkap) top 10 atau pemain terbaiknya, menurutku persaingan di tunggal putri sekarang cukup ketat,” kata Putri KW.
“Dan yang disini pemain-pemainnya yang junior dan yang lebih senior sangat konsisten. Dan yang junior juga bermain dengan cukup baik dan ga mau kalah dengan yang diatasnya mereka,” sambung dia.
Dengan modal kepercayaan diri dan dukungan publik Istora Senayan, Putri Kusuma Wardani bertekad menjadikan Indonesia Masters 2026 sebagai panggung pembuktian untuk meraih gelar Super 500 pertamanya.












