3 Penyerang Portugal yang Bersaing di Serie A 2025/2026, Ada Leao!

- Tiga penyerang asal Portugal bersaing di Serie A 2025/2026, masing-masing memperkuat AC Milan, Juventus, dan Genoa dengan kontribusi penting di lini depan klubnya.
- Rafael Leao tampil konsisten bersama AC Milan musim ketujuhnya, mencatat 9 gol dan 2 assist dari 21 laga meski sempat terganggu cedera.
- Francisco Conceicao dan Vitinha menunjukkan fleksibilitas tinggi di Juventus serta Genoa, keduanya berperan vital dalam rotasi serangan tim sepanjang kompetisi berjalan.
Melalui sistem kompetisi sepak bola yang berjalan baik, Portugal rutin mengorbitkan bakat potensial setiap generasinya. Selain menghiasi dalam negeri, pemain Selecao Das Quinas ini juga kerap mengambil peluang baru untuk meningkatkan kualitas dengan pergi ke berbagai liga top Eropa, termasuk ke Serie A Italia 2025/2026. Per 9 Maret 2026, terdapat sebanyak 8 pemain yang sedang bersaing di kasta tertinggi Liga Italia, dengan 3 di antaranya menempati peran penyerang. Para juru gedor ini tercatat berseragam AC Milan, Juventus, dan Genoa.
1. Rafael Leao memasuki musim ketujuh bersama AC Milan
Memasuki musim ketujuh di AC Milan, Rafael Leao masih memberikan dampak penting dalam skema taktik pada Serie A 2025/2026. Dirinya sering dipercaya oleh Massimiliano Allegri mewarnai starter. Sebab, ia bisa menempati peran penyerang tengah, penyerang bayangan, atau penyerang sayap kiri. Pemain kelahiran Almada ini dibekali kecepatan, keterampilan dribel, dan kreativitas untuk merepotkan lini pertahanan lawan. Selain itu, kecerdikannya dalam mengeksploitasi celah kosong dan naluri menciptakan golnya patut diwaspadai. Tak selalu berjalan mulus, kinerjanya sempat terhambat cedera betis dan adductor. Dia tercatat menyumbang 9 gol dan 2 assist dari 21 pertandingan hingga pekan ke-28.
AC Milan mendatangkan Leao dengan harga fantastis, 49,5 juta euro (sekitar Rp967,7 miliar) dari LOSC Lille pada musim panas 2019. Dirinya awalnya membutuhkan adaptasi sehingga sering menjalankan tugas sebagai pelapis dalam skema taktik. Seiring waktu, pemain yang kini berusia 26 tahun ini membuktikan kualitasnya dengan menunjukkan fleksibilitas, khususnya di sektor penyerangan sehingga memperoleh banyak menit bermain. Ia tercatat ikut berjuang membawa klub asal Lombardia tersebut memenangkan beberapa gelar domestik. Sejak berseragam Rossoneri, dia mengumpulkan 80 gol dan 64 assist dari 283 pertandingan (19.256 menit) di berbagai kompetisi.
2. Francisco Conceicao bisa menempati peran penyerang sayap kanan atau penyerang bayangan
Dengan dana 32 juta euro (sekitar Rp626 miliar), Francisco Conceicao dipermanenkan Juventus dari FC Porto pada musim panas 2025. Dia merupakan figur penting karena bisa menempati peran penyerang sayap kanan atau penyerang bayangan La Vecchia Signora pada Serie A 2025/2026. Pemain kelahiran Coimbra ini menggabungkan kecepatan, kreativitas, dan kemampuan dribel untuk menciptakan peluang. Etos kerjanya juga tinggi sehingga rajin bergerak membuka opsi umpan dan mengganggu pergerakan lawan. Tak selalu berjalan lancar, ia sempat mengalami kendala otot. Dirinya mencetak 3 gol dan 2 assist dari 28 pertandingan hingga pekan ke-28.
Conceicao sendiri pertama kali memperkuat Juventus melalui skema peminjaman dari FC Porto pada musim panas 2024. Kepindahan ini menghabiskan biaya 9,5 juta euro (sekitar Rp186 miliar) yang berlaku 1 tahun. Dia cepat melakukan adaptasi sehingga cukup sering mentas dari menit pertama. Selain penyerang sayap kanan, pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut pernah diplot sebagai penyerang bayangan dan gelandang serang. Sejak Agustus 2024, ia menciptakan 11 gol dan 8 assist dari 72 pertandingan (4.187 menit) di berbagai kompetisi.
3. Vitinha menunjukkan fleksibilitas di sektor depan Genoa
Vitor Manuel Carvalho Oliveira atau yang lebih dikenal dengan nama Vitinha ini pertama kali membela Genoa dengan status pinjaman dari Olympique Marseille seharga 3 juta euro (sekitar Rp58,7 miliar) pada musim dingin 2024. Pemain kelahiran Cabeceiras de Basto ini dipinjam sampai Juni 2024. Dia ternyata lebih sering bertugas sebagai pelapis dan melewatkan beberapa pertandingan karena mengalami cedera kaki.
Meski begitu, Vitinha tetap dipermanenkan Genoa dengan membayar 8,3 juta euro (sekitar Rp162,6 miliar) pada musim panas 2024. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini cukup sering menghiasi starter karena mampu menunjukkan fleksibilitas di area depan. Sumbangsihnya juga sempat terhambat berbagai cedera.
Pada Serie A 2025/2026, Vitinha sendiri kerap dipercaya mengisi peran penyerang tengah utama Genoa. Pemain berpaspor Portugal tersebut juga beberapa kali dirotasi ke posisi penyerang sayap kiri, penyerang bayangan, maupun gelandang tengah. Kehadirannya penting karena rajin membantu pressing dan cerdik memanfaatkan celah kosong di pertahanan lawan. Hingga pekan ke-28, ia menciptakan 4 gol dan 2 assist dari 26 pertandingan. Sejak Januari 2024, dirinya mengemas 8 gol dan 5 assist dari 63 pertandingan bersama Il Grifone.
Ketiga penyerang Portugal di atas bersaing di Serie A 2025/2026. Mereka menyuguhkan peran krusial untuk masing-masing klub. Para juru gedor ini juga mempunyai fleksibilitas posisi sehingga mampu memperkaya opsi rotasi.

















