Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kans Heart of Midlothian Mengukir Sejarah di Liga Skotlandia 2025/2026

Kans Heart of Midlothian Mengukir Sejarah di Liga Skotlandia 2025/2026
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Gonzalo Acuna)
Intinya Sih
  • Hearts memimpin klasemen Scottish Premiership 2025/2026 hingga pekan ke-29 dengan 63 poin, unggul lima angka dari Celtic dan enam dari Rangers.
  • Konsistensi di Tynecastle Park tanpa kekalahan kandang serta pertahanan solid dengan 15 clean sheet menjadi kunci keberhasilan Hearts musim ini.
  • Celtic dan Rangers masih berpeluang mengejar pada fase kedua liga, sementara Hearts berpotensi menorehkan gelar liga pertama sejak 1960.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jika diminta menyebutkan nama-nama klub sepak bola Skotlandia, sebagian besar orang awam mungkin hanya terpikir Celtic FC dan Rangers FC. Hal itu wajar, karena kedua klub asal Kota Glasgow itu adalah yang paling populer dan paling dominan di Skotlandia. Mereka punya koleksi trofi divisi utama Liga Skotlandia yang jauh meninggalkan klub-klub lain.

Bayangkan saja, Celtic dan Rangers masing-masing pernah 55 kali menjuarai Liga Skotlandia. Sementara, tak ada klub lain di Skotlandia yang memiliki lebih dari empat trofi liga. Gelar juara Liga Skotlandia pun selalu direbut Celtic atau Rangers sejak 1985. Artinya, dominasi kedua klub di liga domestik sudah berlangsung selama lebih dari 40 tahun.

Akan tetapi, ada kemungkinan kita akan menyaksikan terhentinya duopoli Celtic dan Rangers pada akhir 2025/2026. Hingga pekan 29, Scottish Premiership musim ini sedang dipimpin klub lain, yaitu Heart of Midlothian. Klub yang biasa disebut Hearts itu pun berpeluang menciptakan sejarah baru.

1. Hearts sudah memuncaki klasemen Scottish Premiership hampir sepanjang musim

Pada awal 2025/2026, rasanya tak ada orang yang mengira Hearts bakal jadi kandidat juara Scottish Premiership. Dominasi Celtic dan Rangers sudah begitu kuat hingga klub-klub lain seolah hanya jadi pelengkap, termasuk Hearts. Apalagi, Hearts hanya finis di peringkat tujuh klasemen Scottish Premiership 2024/2025.

Maka, fakta bahwa Hearts terlibat persaingan juara Scottish Premiership 2025/2026 adalah kejutan luar biasa. Mereka bahkan sudah berada di puncak klasemen sejak awal musim berkat dua kemenangan beruntun. Hearts sempat tergusur ke peringkat kedua selama 3 pekan berikutnya. Namun, mereka kembali ke tangga teratas pada pekan 6 dan terus bertahan di sana.

Hingga pekan 29, Hearts masih berada di puncak klasemen. Mereka mengoleksi 63 poin hasil 19 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Hearts unggul lima angka dari Celtic FC, sang juara bertahan yang berada di posisi runner-up. Sementara, Rangers FC menempati peringkat ketiga dengan jarak enam angka dari puncak. Peluang Hearts untuk menjadi kampiun pun terbuka lebar.

2. Rekor bagus di kandang dan kekuatan lini pertahanan jadi kunci keberhasilan Hearts

Salah satu faktor utama Hearts bisa mengejutkan di Scottish Premiership 2025/2026 adalah performa apik di kandang. Skuad asuhan Manager Derek McInnes sukses memaksimalkan setiap laga di markas mereka, Tynecastle Park. HIngga pekan 29, Hearts telah melakoni 15 partai kandang di liga. Hasilnya, mereka meraih 11 kemenangan dan 4 hasil imbang.

Hearts pun menjadi satu-satunya klub di Premiership musim ini yang belum kalah di kandang. Deretan klub yang mereka taklukkan di Tynecastle Park mencakup Celtic dan Rangers. Terbaru, Hearts memenangi tiga partai kandang terakhir mereka melawan Hibernian, Falkirk, dan Aberdeen. Semuanya dibekuk dengan skor identik, 1-0.

Hal itu menyingkapkan faktor lain yang membuat Hearts bisa memuncaki klasemen, yaitu lini belakang kokoh. Hearts baru kebobolan 24 kali dan mencatat 15 clean sheet di Premiership musim ini. Namun, bukan berarti Hearts hanya mengandalkan pertahanan semata. Mereka juga telah membuat 52 gol, hanya kalah tipis dari Celtic.

3. Celtic dan Rangers masih berpeluang mengejar, terutama pada fase kedua

Sejumlah catatan spesial akan terukir jika Hearts akhirnya menjuarai Scottish Premiership 2025/2026. Mereka tak hanya akan memutus duopoli Celtic dan Rangers. Itu juga akan menjadi gelar liga pertama Hearts sejak 1960, sekaligus trofi mayor pertama mereka sejak 2011. Namun, segala kemungkinan itu tentu masih bisa buyar pada sisa musim ini.

Celtic dan Rangers untuk sementara tertinggal dari Hearts karena inkonsistensi mereka sendiri. Celtic sudah kalah tujuh kali, jumlah kekalahan terbanyak mereka dalam semusim Liga Skotlandia sejak 2012/2013. Sementara, Rangers baru 2 kali kalah tetapi sudah 12 kali tertahan imbang. Meski demikian, kedua klub tersebut punya kualitas untuk bangkit.

Scottish Premiership terdiri dari dua fase, yang pertama berlangsung pada pekan 1–33. Setelah itu, enam tim teratas akan bertanding lima kali lagi pada fase kedua, tepatnya pekan 34–38. Hearts, Celtic, dan Rangers sudah dipastikan akan finis di enam besar. Maka, Hearts masih harus bertemu kedua Celtic dan Rangers lagi pada sisa musim ini.

Peluang Celtic dan Rangers untuk mengejar Hearts pun masih terbuka, khususnya pada fase kedua. Celtic dan Rangers rutin bersaing dengan sesama penghuni enam besar pada fase tersebut setiap musim. Hearts jelas kalah pengalaman dari keduanya. Maka, Hearts butuh kerja keras plus keajaiban untuk menghindari kejaran Celtic dan Rangers.

Scottish Premiership 2025/2026 berpeluang memunculkan juara selain Glasgow Celtic atau Glasgow Rangers untuk pertama kalinya sejak 1985. Heart of Midlothian bisa menorehkan sejarah baru sekaligue membuat Liga Skotlandia tak lagi monoton. Mampukah Hearts mewujudkan harapan tersebut?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More