Road to Final Raymond/Joaquin di Indonesia Open 2026, Runner-up!

- Indonesia Open 2026 digelar di Jakarta sebagai turnamen BWF Super 1000, menjadi ajang penting bagi para pebulutangkis Indonesia untuk bersaing di level dunia.
- Pasangan debutan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil impresif dengan menyingkirkan sejumlah unggulan dari Jepang dan Malaysia hingga mencapai babak final.
- Dalam laga puncak, Raymond/Joaquin harus puas menjadi runner-up setelah kalah tiga game dari pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, menutup perjalanan gemilang mereka di turnamen ini.
Indonesia Open 2026 resmi berlangsung pada 2–7 Juni 2026 di Jakarta, Indonesia, sebagai bagian dari rangkaian turnamen BWF Super 1000. Turnamen ini kembali menjadi ajang penting bagi para wakil tuan rumah untuk bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia. Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa Indonesia masih belum berhasil mengamankan gelar dari sektor ganda putra.
Salah satu pencapaian yang mencuri perhatian datang dari pasangan debutan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang berhasil melaju hingga babak final. Meski harus puas menjadi runner-up, penampilan mereka tetap menjadi catatan positif di tengah persaingan ketat turnamen ini. Seperti apa perjalanan ke final Raymond/Joaquin di Indonesia Open 2026 sebagai runner-up?
1. Mengalahkan pasangan Jepang pada babak pertama
Pada babak pertama Indonesia Open 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin langsung menghadapi pasangan Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Laga ini menjadi penampilan penting karena mereka merupakan wakil ganda putra pelatnas terakhir yang bertanding di sektor tersebut. Sejak awal pertandingan, keduanya tampil solid dan mampu mengontrol tempo permainan.
Raymond/Joaquin berhasil menang dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-13 dalam durasi 33 menit. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan setelah sebelumnya mereka sempat kalah dalam pertemuan pertama. Dengan hasil tersebut, catatan head-to-head kedua pasangan kini kembali imbang 1-1.
2. Menaklukkan pasangan unggulan kedua asal Malaysia di babak kedua
Melangkah ke babak kedua Indonesia Open 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi satu-satunya wakil ganda putra pelatnas yang masih bertahan. Pada fase ini, mereka langsung dihadapkan dengan tantangan berat berupa unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chi/Soh Wooi Yik. Laga ini menjadi ujian penting untuk melihat konsistensi permainan mereka di level Super 1000.
Raymond/Joaquin mampu tampil stabil dan menekan sejak awal hingga akhir pertandingan. Mereka sukses menaklukkan pasangan Malaysia tersebut dalam dua game langsung dengan skor identik 21-14 dan 21-14. Hasil ini juga menjadi kemenangan pertama mereka atas Aaron Chi/Soh Wooi Yik karena ini merupakan pertemuan perdana kedua pasangan.
3. Kembali menaklukkan pasangan unggulan di babak delapan besar
Pada babak delapan besar Indonesia Open 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin kembali menghadapi lawan dengan status unggulan, yakni pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling ketat yang mereka jalani sepanjang turnamen. Kedua pasangan saling menekan sejak awal dengan intensitas permainan yang tinggi.
Raymond/Joaquin sempat kehilangan game pertama dengan skor 16-21 sebelum berhasil bangkit di dua game berikutnya. Mereka akhirnya memastikan kemenangan melalui pertarungan tiga game dengan skor 22-20 dan 21-18 dalam durasi 1 jam 7 menit. Hasil ini juga menjadi kemenangan pertama mereka atas Takuro Hoki/Yugo Kobayashi karena sebelumnya belum pernah bertemu.
4. Sukses mengatasi perlawanan rekan senegara pada laga semifinal
Memasuki babak semifinal Indonesia Open 2026, sektor ganda putra dipastikan meloloskan satu wakil Indonesia ke partai puncak. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus berhadapan dengan rekan senegara mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang berstatus unggulan keenam. Laga ini sekaligus memastikan satu tiket final tetap berada di tangan Indonesia.
Dalam pertandingan tersebut, Raymond/Joaquin tampil lebih efektif dan mampu mengendalikan jalannya permainan. Mereka berhasil menang dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-18 dalam durasi 33 menit. Hasil ini membuat catatan pertemuan kedua pasangan menjadi 2-1 untuk keunggulan Raymond/Joaquin.
5. Takluk atas pasangan unggulan ketujuh asal Malaysia di final
Pada partai final Indonesia Open 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menghadapi tantangan berat dari pasangan unggulan ketujuh asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Laga ini menjadi kesempatan terakhir mereka untuk mengamankan gelar juara setelah perjalanan impresif sejak babak awal. Namun, tekanan di partai puncak membuat pertandingan berjalan tidak mudah bagi pasangan muda Indonesia ini.
Raymond/Joaquin sempat mengamankan game pertama dengan skor 21-13 sebelum kehilangan momentum di dua game berikutnya. Mereka akhirnya harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan tiga game dengan skor 18-21 dan 10-21 dalam durasi 49 menit. Hasil ini membuat catatan head-to-head kedua pasangan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Secara keseluruhan, perjalanan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Indonesia Open 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan untuk pasangan debutan. Mereka mampu menembus partai final dengan mengalahkan sejumlah pasangan unggulan dari berbagai negara. Meski akhirnya harus puas sebagai runner-up, pencapaian ini tetap menjadi modal penting untuk turnamen BWF berikutnya.
















