Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Salah Strategi yang Gagalkan Peluang Menang McLaren di GP Kanada 2026

Salah Strategi yang Gagalkan Peluang Menang McLaren di GP Kanada 2026
Lando Norris berada di depan Oscar Piastri pada pekan balap GP China 2024. (commons.wikimedia.org/ Liauzh)
Share Article

Pekan balap Formula 1 GP Kanada 2026 yang digelar pada 22--24 Mei 2026 berakhir antiklimaks untuk McLaren. Tim yang berbasis di Woking, Inggris, itu tak mampu bersaing di barisan depan pada balapan utama. Oscar Piastri dan Lando Norris gagal mendulang poin dalam sesi balap tersebut.

Selain masalah girboks yang membuat Norris menyelesaikan balapan lebih awal, ada faktor lain yang merusak jalannya balapan McLaren. Mereka salah menerapkan strategi pada awal balapan. Mengapa itu bisa terjadi?

1. McLaren menunjukkan performa oke dengan mencetak poin pada balapan sprint GP Kanada 2026

McLaren sebetulnya menunjukkan performa oke pada pekan balap GP Kanada 2026. Lando Norris dan Oscar Piastri berhasil mencetak poin pada balapan sprint. Norris meraup 7 poin setelah finis kedua dengan jarak 1,272 detik dari George Russell. Sementara itu, Piastri mendulang 5 poin usai finis keempat.

Hasil tersebut menjadikan McLaren sebagai pesaing terdekat Mercedes pada balapan utama. Apalagi, Norris dan Piastri masing-masing mengamankan posisi start ketiga serta keempat. Keduanya memulai balapan di belakang Russell dan Kimi Antonelli yang berada di posisi pertama serta kedua.

Posisi start pada baris kedua memberi peluang bagi duo McLaren untuk bersaing dengan pembalap Mercedes. Setidaknya itu yang tecermin pada balapan sprint. Norris memangkas jarak dari Antonelli yang sempat melebar sehingga berhasil merebut posisi kedua pada lap keenam.

2. McLaren memutuskan memasang ban intermediate pada mobil Lando Norris dan Oscar Piastri sebelum balapan utama GP Kanada 2026

Hujan telah mengguyur Circuit Gilles Villeneuve sejak Minggu (24/5/2026) pagi waktu setempat. Namun, hujan berangsur mereda meski ada gerimis tipis yang membasahi sirkuit beberapa menit sebelum balapan dimulai. Suhu udara masih dingin imbas hujan yang terjadi di sana.

Kondisi tersebut mendorong McLaren membuat keputusan memasangkan ban intermediate pada mobil Lando Norris dan Oscar Piastri. McLaren sejatinya bukan satu-satunya tim yang menggunakan ban intermediate pada awal balapan. Audi dan Cadillac memasang ban jenis tersebut pada dua pembalap mereka. Sementara itu, Williams menggunakan ban dengan jenis yang sama untuk satu pembalap, yaitu Carlos Sainz.

Walau begitu, keputusan itu menjadikan Norris dan Piastri sebagai pembalap di posisi start sepuluh besar yang menggunakan ban intermediate. Di satu sisi, strategi ini bisa memberikan keuntungan bagi kedua pembalap jika masih ada bagian trek yang basah. Namun, jalannya balapan Norris dan Piastri bisa kacau jika trek dengan cepat mengering.

Awal bencana untuk McLaren datang tepat sebelum balapan. Prosedur start balapan sempat mengalami pembatalan akibat mobil Arvid Lindblad mengalami masalah girboks di grid sehingga harus dievakuasi. Ini menyebabkan pembalap harus melakukan lap formasi tambahan sebelum memulai ulang prosedur start. Situasi tersebut juga memberikan lintasan lebih banyak waktu untuk mengering.

3. Keputusan McLaren menggunakan ban intermediate justru tak membuahkan hasil positif

Prosedur start balapan dimulai kembali setelah evakuasi mobil Arvid Lindblad tuntas. Lando Norris langsung mengambil alih balapan dengan menyalip Kimi Antonelli dan George Russell di tikungan pertama. Sayangnya, keunggulan Norris tak bertahan lama.

McLaren meminta Norris masuk pit untuk melakukan pergantian ban kepada jenis medium pada akhir lap kedua. Sebelumnya, Piastri mengganti ban kepada jenis yang sama pada lap pertama. Alhasil, Norris serta Piastri tercecer di posisi ke-14 dan ke-15.

Pada lap 13, Piastri masuk ke pit untuk melakukan pergantian sayap depan setelah menabrak Alexander Albon di tikungan 10. Insiden tersebut menyebabkan Piastri mendapat penalti 10 detik. Kemudian, Norris juga kembali ke pit untuk mengganti ban kepada jenis medium pada lap 16. Kekacauan McLaren tak berhenti sampai di situ.

Pada lap 40, Norris harus keluar balapan lantaran mobilnya mengalami masalah girboks. Di lain pihak, Piastri menuntaskan balapan di posisi kesebelas. Namun, hasil tersebut tak membuahkan poin apa pun untuk pembalap berkebangsaan Australia tersebut.

4. Andrea Stella menegaskan keputusan pemakaian ban intermediate adalah kesepakatan bersama tim dan pembalap

McLaren membeberkan alasan di balik pemilihan ban intermediate sebagai strategi awal balapan utama GP Kanada 2026 yang berakhir mengecewakan. Andrea Stella selaku kepala tim menegaskan keputusan yang diambil adalah kesepakatan bersama antara tim dan pembalap. Stella ingin memastikan pembalapnya menggunakan yang bisa bertahan pada lap awal.

McLaren harus membuat keputusan cepat mengingat adanya regulasi FIA yang mengatur waktu pemasangan ban. Tim harus sudah memasang ban 5 menit sebelum balapan dimulai. Ini menyebabkan porsi waktu untuk mengambil keputusan menjadi sangat sedikit.

"Hujan berhenti setelah sinyal lima menit sebelum balapan dimulai. Adanya tambahan dua lap formasi jelas memberi kerugian bagi pembalap yang memulai balapan dengan ban intermediate. Namun, jika hujan bertahan sedikit lebih lama dan start balapan dimulai pada waktu yang tepat, aku pikir kami akan melihat banyak mobil dengan ban kering mengalami kesulitan di lintasan," kata Andrea Stella dilansir Formula 1.

McLaren hanya mampu membawa pulang 12 poin dari Circuit Gilles Villeneuve. Ini tak mengubah posisi mereka di klasemen konstruktor. Tim dengan warna khas oranye tersebut tetap menduduki peringkat ketiga lewat perolehan 106 poin.

Sementara itu, Lando Norris turun ke peringkat kelima dalam klasemen pembalap berbekal koleksi 58 poin. Ia unggul 10 poin atas Oscar Piastri yang tidak beranjak dari peringkat keenam. Kedua pembalap belum mengantongi kemenangan hingga seri kelima Formula 1 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

4 Fakta Kemenangan Kimi Antonelli pada Balapan F1 GP Kanada 2026

27 Mei 2026, 09:48 WIBSport