Comscore Tracker

Roma Pecah Sambut Skuad Juara Italia di Piala Eropa 2020

Suporter lupa kalau Italia masih dibayangi pandemik COVID-19

Kemeriahan menyelimuti kota Roma saat menyambut kedatangan skuad Italia yang baru saja menjuarai Piala Eropa 2020. Puluhan ribu suporter sudah siap menyambut kedatangan armada Roberto Mancini, pada Senin (12/7/2021), untuk memberi penghormatan kepada mereka.

Skuad Italia disambut bak pahlawan. Ketika turun dari pesawat, Mancini sudah melempar senyum kepada orang-orang yang menyambutnya.

Sementara, kapten Giorgio Chiellini berpose sejenak dengan trofi Piala Eropa 2020 yang dibawanya.

1. Menggila sejak di hotel

Roma Pecah Sambut Skuad Juara Italia di Piala Eropa 2020Bek Italia, Leonardo Bonucci, rayakan gelar juara Piala Eropa 2020 dengan fans / Daily Mirror

Ketika keluar dari bandara, skuad Italia langsung naik ke bus menuju penginapan. Sesampainya di penginapan, baru suasana menggila.

Suporter yang jumlahnya lebih besar lagi menyambut mereka. Chiellini yang baru turun dari bus, malah mengangkat trofi, sambil memakai mahkota raja.

Anggota skuad Italia lainnya ikut pula meramaikan dan memanaskan atmosfer. Leonardo Bonucci bahkan membawa penghargaan pemain terbaik milik Gianluigi Donnarumma. Suasana yang begitu hangat tercipta di sana.

Baca Juga: Luar Biasa, Italia Pecahkan Rekor Hadiah Juara Piala Eropa

2. Roma pecah

Roma Pecah Sambut Skuad Juara Italia di Piala Eropa 2020Suasana perayaan gelar juara Italia di Roma / Daily Mirror

Malam harinya, puluhan ribu fans berkumpul di Piazza Del Popolo. Mereka berpesta, mengibarkan bendera hijau-putih-merah, di sekitar lokasi.

Fans juga menyalakan suar berwarna serupa dengan bendera Italia, membuat suasana jadi menggila. Banyak pula yang tak mengenakan masker dalam perayaan ini, seperti lupa kalau pandemik COVID-19 masih menggila di sana.

3. Utang Mancini akhirnya lunas

Roma Pecah Sambut Skuad Juara Italia di Piala Eropa 2020Roberto Mancini (twitter.com/robymancio)

Gelar juara Piala Eropa 2020 memang membuat Italia selamat dari kiamat yang sempat dialami di Piala Dunia 2018. Setelah gagal tampil di Piala Dunia 2018, Italia bangkit hingga akhirnya jadi juara Eropa.

Mancini merasa gelar ini sangat dibutuhkan Italia, dan dirinya secara pribadi. Sebab, trofi Piala Eropa bagaikan utang baginya.

"Saya beruntung bisa main buat skuad luar biasa di 1990 dan main bareng tim U-21 pada 1988. Faktanya, kami saat itu tak bisa juara. Tapi, emosi itu tersalurkan sekarang. Kami bisa melihat orang-orang berpesta di tribun dan jalan-jalan. Ini bagaikan utang saya yang sudah terbayarkan," ujar Mancini dilansir Daily Mirror.

Baca Juga: Roberto Mancini, Juru Selamat Italia dari Kiamat

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya