Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sumaya Sudah Cetak Sejarah di Asian Games 2026, Tapi Belum Puas

2 min read
Sumaya Sudah Cetak Sejarah di Asian Games 2026, Tapi Belum Puas
Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)
  • Atlet teqball Indonesia Sumaya memastikan medali perak Asian Games 2026 setelah menembus final tunggal putri, pencapaian bersejarah pada debut teqball di ajang tersebut.
  • Sumaya lolos dari Grup B, melewati repechage usai mengalahkan wakil Kamboja DY Koemyean 12-8, 12-7, lalu bangkit menundukkan India Quimcy Joaquim Dsouza di semifinal.
  • Pada final, Sumaya kembali menghadapi Wai Khin Hnin dari Myanmar yang sebelumnya mengalahkannya di fase grup; ia menargetkan emas berbekal latihan rutin selama dua tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, mencetak sejarah setelah memastikan tiket ke final nomor Women's Singles Teqball pada Asian Games 2026. Setidaknya, dia dapat perak.

Tampil di Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat (18/9/2026), Sumaya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza dalam tiga gim.

"Dia (Joaquim Dsouza) memiliki permainan yang bagus. Sejak awal saya bermain tenang dan fokus pada setiap poin. Jadi, saya yakin akan menang," kata Sumaya seusai pertandingan.

  1. 1. Sudah dipastikan raih perak Asian Games 2026

    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)
    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)

    Kemenangan tersebut mengantarkan Sumaya ke partai final sekaligus memastikan medali perak untuk Indonesia. Hasil ini juga menjadi pencapaian bersejarah bagi teqball Indonesia pada debut cabang olahraga tersebut di Asian Games 2026.

    Perjalanan Sumaya menuju partai puncak tidak berlangsung mudah. Dia mengawali perjuangan di Grup B dengan menghadapi wakil Lebanon, Dandal Kamar.

    Sumaya berhasil meraih kemenangan 12-9, 12-11 pada pertandingan tersebut. Namun, pada laga kedua, dia harus mengakui keunggulan wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, dengan skor 10-12, 8-12.

    Kekalahan tersebut tidak menghentikan langkah Sumaya. Dia bangkit pada pertandingan terakhir Grup B dengan mengalahkan wakil Kyrgyzstan, Aidana Otorbaeva, melalui pertarungan tiga gim, 6-12, 12-6, 12-6.

  2. 2. Sumaya sempat masuk babak repechage

    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)
    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)

    Hasil dua kali menang dan sekali imbang menempatkan Sumaya di posisi kedua klasemen akhir Grup B dan membuatnya harus melewati babak repechage.

    Di babak tersebut, Sumaya tampil solid. Dia mengalahkan wakil Kamboja, DY Koemyean, dalam dua gim langsung dengan skor 12-8, 12-7 untuk mengamankan tiket ke semifinal. Kini, dia berhasil menjejakkan kaki di final Asian Games 2026. Lawan yang sama sudah menantinya.

  3. 3. Kembali hadapi wakil Myanmar di final

    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)
    Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, di Asian Games 2026 (dok.NOC Indonesia)

    Di final, Sumaya akan kembali berhadapan dengan Wai Khin Hnin dari Myanmar. Wai tampil impresif sepanjang fase grup dan keluar sebagai juara Grup B tanpa menelan kekalahan.

    Sumaya mengaku percaya diri menghadapi pertandingan di Asian Games 2026, termasuk laga final. Keyakinan tersebut tumbuh dari proses latihan yang telah dijalaninya selama dua tahun terakhir.

    "Ini sangat berarti bagi saya. Saya terus berlatih setiap hari, pagi, sore, malam. Kami datang untuk mencari medali emas," ujar Sumaya.

    Pertemuan kembali di final memberikan kesempatan bagi Sumaya untuk mendapatkan hasil berbeda dari pertemuan pertama. Kali ini, keduanya akan memperebutkan medali emas Asian Games 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More