Di sektor ganda campuran, Indonesia menurunkan empat pasangan, yaitu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Dari keempat pasangan tersebut, hanya Jafar/Felisha yang berstatus unggulan dan menempati posisi ketujuh. Status ini menempatkan mereka sebagai salah satu pasangan yang diperhitungkan di turnamen.
Pada laga perdana, Jafar/Felisha akan menghadapi pasangan Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan. Pertemuan ini menjadi yang kedua bagi kedua pasangan, dengan Jafar/Felisha memimpin head-to-head 1-0. Duel ini diyakini bakal menjadi ajang pembuktian bagi pasangan unggulan ketujuh untuk memperkuat posisi mereka di babak-babak berikutnya.
Satu-satunya sektor yang tidak memiliki wakil unggulan dari Indonesia adalah ganda putri. Indonesia menurunkan empat pasangan di kategori ini, yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. Meski tanpa status unggulan, semua pasangan tetap bertekad memberikan performa terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026.
Ketiadaan unggulan tidak menutup peluang bagi pasangan ganda putri Indonesia untuk membuat kejutan. Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, mereka siap menghadapi lawan-lawan kuat dari negara lain. Turnamen ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperlihatkan kualitas dan potensi mereka di panggung terbesar Asia tersebut.