Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Penyebab Barcelona Kalah dari Real Madrid, Apa Saja?
Winger Barcelona, Lamine Yamal, berselebrasi merayakan gol Fermin Lopez ke gawang Galatasaray (AFP / Yasin Akgul)
  • Barcelona kalah dari Real Madrid di El Clasico LaLiga 2026/27 di Camp Nou, setelah kesulitan menghadapi tekanan lawan sejak babak pertama.

  • Madrid mencetak dua gol melalui Kylian Mbappe, memanfaatkan kegagalan Barcelona menghalau bola serta transisi serangan yang tidak diantisipasi dengan baik.

  • Pedri menilai Barcelona bermain lambat dan ceroboh dalam penguasaan bola; Madrid naik ke peringkat ketiga dengan 24 poin, sementara Barcelona memimpin dengan 27 poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Barcelona menelan kekalahan dari Real Madrid dalam laga El Clasico pekan 10 LaLiga 2026/27, Senin (26/10/2026) dini hari WIB dengan skor 1-2. Ini merupakan kekalahan pertama yang diderita Barcelona di LaLiga, setelah sempat dibekap oleh Paris Saint-Germain dalam Liga Champions.

Meski bermain di Camp Nou, Barcelona kesulitan mengimbangi tekanan Madrid sejak babak pertama. Arda Guler dan Yan Diomande mampu memanfaatkan ruang di kedua sisi sayap untuk merepotkan pertahanan tuan rumah.

Gol pembuka Madrid berawal dari pergerakan Diomande yang leluasa mengirim umpan tarik ke tengah. Bek Barcelona, Gerard Martin, gagal menghalau bola dengan sempurna sehingga bola mengarah ke Kylian Mbappe dan berujung gol.

Madrid kemudian menambah keunggulan melalui skema serangan yang melibatkan Eduardo Camavinga. Gelandang Prancis tersebut menerima umpan tarik ke kotak penalti, memenangi duel melawan Pau Cubarsi, lalu mengirimkan bola ke tengah untuk diselesaikan Mbappe.

1. Performa tak biasa dari Barcelona

Gelandang Barcelona, Pedri, mengakui timnya memang tampil di bawah performa terbaiknya. Pedri menilai Barcelona tidak menunjukkan permainan seperti biasanya, terutama pada babak pertama. Para pemain Barcelona, diakuinya, sangat mudah kehilangan bola dan semuanya akibat kesalahan sendiri.

"Secara umum, kami tidak bermain bagus. Kami tidak tampil seperti biasanya di babak pertama. Ada banyak hal yang seharusnya bisa kami lakukan dengan lebih baik," kata Pedri kepada DAZN.

2. Ada situasi yang gagal diantisipasi Barcelona

Pedri menilai situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi karena Barcelona sudah mengetahui kemampuan lawan dalam melancarkan serangan cepat. Apalagi, Barcelona juga sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Raphinha.

"Kami berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, tetapi tidak bertahan dengan baik saat kebobolan kedua kalinya, yang terjadi saat transisi serangan. Padahal, kami tahu mereka bisa melakukannya," ujarnya.

Lambatnya permainan dan kesalahan saat menguasai bola, diakui Pedri, menjadi persoalan utama yang harus segera diperbaiki Barcelona.

"Namun, yang terpenting, di babak pertama kami bermain sangat lambat, sering kehilangan bola secara ceroboh, dan kesalahan-kesalahan seperti itu pasti akan dibayar mahal," kata Pedri.

3. Madrid pangkas jarak dengan Barcelona di papan atas

Kemenangan atas Barcelona membuat Real Madrid mengoleksi 24 poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara LaLiga 2026/27. Sementara itu, Barcelona masih berada di puncak klasemen dengan 27 poin dari 10 pertandingan.

Kekalahan ini membuat Blaugrana gagal memperlebar jarak dari para pesaingnya. Justru, jarak Barcelona dengan Madrid dan Atletico Madrid makin tipis, dan persaingan gelar masih terbuka lebar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article