Gaya Inzaghi di Lapangan JIS: Talenta Cilik Sepak Bola Putri DKI
- SDN Pondok Kacang Timur 04 menjuarai KU 12 setelah menang 4-2 atas SDN Penjaringan 06, dengan strategi pelatih yang terinspirasi pergerakan Filippo Inzaghi.
- Di KU 10, SDN Cakung Barat 05 menjadi juara usai mengalahkan SDN Cikini 01 3-2, berkat hattrick Azkaradipta Syafirna Yusuf.
- MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya diikuti 1.600 siswi dari 112 sekolah; 67 dari 143 tim merupakan peserta baru, mendorong pembinaan sepak bola putri usia dini.
Jakarta, IDN Times - Sorak-sorai membahana menembus megahnya bangunan Jakarta International Stadium pada Minggu (25/10). Lapangan hijau nan luas itu menjadi saksi bisu perjuangan ribuan kaki-kaki mungil yang berlari tanpa lelah mengejar si kulit bundar demi mengukir mimpi.
Di balik sengitnya perebutan gelar MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027, tersipit cerita haru, strategi cerdik ala panggung sepak bola dunia, hingga daya juang tinggi anak-anak bangsa.
Panggung utama Kelompok Usia 12 (KU 12) menyajikan drama berbalas gol nan menegangkan. SDN Pondok Kacang Timur 04 akhirnya sukses mengunci posisi puncak usai menumbangkan perlawanan gigih SDN Penjaringan 06 lewat skor ketat 4-2.
1. terinspirasi dari gaya bermain Filippo Inzaghi
Pertandingn antara SDN Cikini 01 melawan SDN Cakung 05 pada final KU 10 KU 12 MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (25/10). (Dok MLSC) Sang pelatih, Ichsan Purwa Nanda Suhardi, membeberkan rahasia kemenangan manis tim asuhannya. Ia mengaku terinspirasi dari gaya bermain salah satu penyerang legendaris dari Negeri Piza.
“Saya memberikan instruksi kepada Safira untuk memberikan gangguan kepada pemain bertahan dan kiper lawan di depan gawang. Hasilnya, ia bisa mencetak dua gol. Ini dilakukan karena saya terinspirasi dari Filippo Inzaghi. Bukan dia yang menghampiri bola, tetapi bola yang menghampiri dia,” kata Ichsan.
Instruksi khusus tersebut dijalankan dengan sangat apik oleh Silviani Safira di lini depan. Meski bertubuh mungil, siswi kelas tiga ini tampil ganas bak predator penalti yang tak gentar menghadapi benteng pertahanan lawan yang jauh lebih bongsor.
“Saya disuruh coach tunggu di depan kiper, terus saya mendapatkan perlawanan karena didorong-dorong sama bek lawan. Terus saya body balik. Karena berjuang terus. Setiap di rumah saya latihan terus sama teman-teman main bola. Dengan kemenangan ini, saya ingin terus meningkatkan kemampuan bermain agar bisa menjadi pemain yang mebih baik. Cita-cita saya adalah menjadi pemain sepakbola seperti idola saya, Cristiano Ronaldo,” ujar Safira.
2. Ada dua wilayah, yakni regional Jakarta Raya dan Jakarta Jaya
SDN Cakung Barat 05 naik podium juara KU 10 MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (25/10) (Dok. MLSC) Kisah pantang menyerah juga hadir di partai puncak KU 10 yang tak kalah panas. SDN Cakung Barat 05 keluar sebagai kampiun usai mengandaskan SDN Cikini 01 lewat pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 3-2.
Sosok Azkaradipta Syafirna Yusuf tampil sebagai bintang lapangan dalam laga tersebut. Ia sukses memborong tiga gol sekaligus untuk memastikan piala kemenangan jatuh ke tangan timnya.
Turnamen yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini membagi wilayah Jakarta menjadi dua zona penyeleksian. Langkah strategis ini diambil demi merespons membludaknya minat para pesepak bola muda di ibu kota.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengungkapkan pertimbangan utama di balik pemekaran wilayah kompetisi tersebut.
“Kami mendapat masukan dari tim Gubernur DKI Jakarta, bahwa Jakarta ini kan luas dan populasi siswi SD dan MI nya juga cukup banyak. Jadi kami membagi ke dua wilayah yakni regional Jakarta Raya untuk wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya serta regional Jakarta Jaya untuk wilayah Jakarta Utara serta daerah-daerah penyangganya. Dengan demikian, kami berharap sepakbola putri di level usia dini dapat bertumbuh secara baik dan merata di ibukota,” tutur Teddy.
3. Animo besar sepak boa putri
Pertandingn antara SDN Pondok Kacang Timur 04 melawan SDN Penjaringan 06 pada final KU 12 MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (25/10). (Dok. MLSC) Animo besar terbukti nyata dari total 1.600 siswi dari 112 sekolah yang memadati arena. Gelombang wajah-wajah baru mendominasi hingga 60 persen dari total 143 tim yang berpartisipasi.
“Dari total peserta ini, sekitar 60 persen (67 tim) merupakan peserta baru yang belum pernah mengikuti MilkLife Soccer Challenge. Artinya, penyelenggaraan di Jakarta Jaya berhasil memantik dan menjangkau minat para peserta yang lebih luas. Kami berharap jumlah ini semakin meningkat pada gelaran MilkLife Soccer Challenge di Jakarta Jaya edisi-edisi selanjutnya,” Teddy menjelaskan.
Melalui komitmen panjang dan pembinaan yang berkelanjutan, wadah ini diharapkan dapat terus menempa teknik serta mental bertanding anak-anak sejak dini demi lahirnya bintang baru tim nasional Indonesia.
“Secara kualitas memang terbagi dua. Untuk sekolah-sekolah yang sudah pernah ikut di MilkLife Soccer Challenge, pasti secara kualitas itu lebih baik. tapi yang menarik juga adalah sekolah yang baru pertama kali ikut serta, mereka menunjukkan semangat juang tinggi dan berproses menjadi pesepakbola putri yang baik. Ini adalah sesuatu yang normal. Dengan adanya konsistensi dan komitmen jangka panjang dari kami di Djarum Foundation, perlahan mereka akan terus berkembang baik dari sisi teknik dan juga mental,” papar Teddy.
Daftar Juara MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027
Kategori Usia 10
Juara: SDN Cakung Barat 05
Peringkat Dua: SDN Cikini 01
Semifinalis: SDN Gedong 10 Pagi & SDN Maphar 01
Pencetak Gol Terbanyak: Vallencia Ashalyna Prayoga - SDN Gedong 10 Pagi (31 gol)
Pemain Terbaik: Azkaradipta Syafirna Yusuf - SDN Cakung Barat 05
Kiper Terbaik: Keisha Anindita Zahra - SDN Cakung Barat 05
Tim Fairplay: SDN Duren Sawit 01
Kategori Usia 12
Juara: SDN Pondok Kacang Timur 04
Peringkat Dua: SDN Penjaringan 06
Semifinalis: SDN Utan Panjang 03 & SDN Penggilingan 09
Pencetak Gol Terbanyak: Auliasyah Fadillah - SDN Petojo Utara 13 Pagi (25 gol)
Pemain Terbaik: Dewi Nurjanah - SDN Penjaringan 06
Kiper Terbaik: Shafina Damayanti - SDN Penjaringan 06
Tim Fairplay: SDN Cideng 04


















