3 Eks Manajer Chelsea Masuk Radar Manchester United

- Tiga mantan manajer Chelsea masuk dalam radar Manchester United, termasuk Carlo Ancelotti dan Mauricio Pochettino.
- Oliver Glasner dari Crystal Palace juga dilirik sebagai kandidat pengganti Ruben Amorim.
- Legend Manchester United, Gary Neville, mendukung penuh kedatangan Carlo Ancelotti sebagai prioritas manajer baru.
Jakarta, IDN Times - Manchester United belum menemukan sosok pengganti Ruben Amorim. Manajemen masih menganalisis siapa yang cocok memegang kemudi taktik Setan Merah.
Sejumlah kandidat baru dilaporkan masuk dalam radar MU. Menariknya, bursa calon manajer atau pelatih Bruno Fernandes dan kawan-kawan didominasi eks manajer Chelsea.
1. Ada tiga mantan manajer Chelsea yang masuk dalam radar
Laporan Daily Mirror menyebut MU memasukkan nama Carlo Ancelotti dan Mauricio Pochettino ke dalam daftar pendek mereka. Sebelum mereka, ada Thomas Tuchel yang sudah lebih dulu dikaitkan sebagai kandidat kuat pengganti Amorim.
Namun, ketiga mantan manajer The Blues itu sedang melatih tim nasional. Ancelotti melatih Timnas Brasil, Pochettino menangani Timnas Amerika Serikat, sedangkan Tuchel sedang menukangi Timnas Inggris.
2. Oliver Glasner juga dilirik
Selain ketiga nama tersebut, manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, juga masuk dalam pertimbangan manajemen. Namun, fokus utama tampaknya tertuju pada para mantan manajer The Blues.
Sembari mempertimbangkan sosok yang tetap, manajemen MU akan lebih dulu menyiapkan pelatih caretaker. Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan menjadi calon terdepan.
3. Gary Neville dukung penuh Carlo Ancelotti
Manajemen MU mendapat saran dari legendanya, Garry Neville. Ia menyarankan mantan klubnya itu mempertimbangkan Ancelotti sebagai prioritas. Neville optimistis Don Carlo dapat memberikan pengaruh yang signifikan.
"Kandidat yang luar biasa bagi saya adalah Carlo Ancelotti, bahkan jika itu berarti harus menunda kedatangannya hingga akhir Juli. Tidak ada yang mendekati kriteria yang dibutuhkan selain dia," ujar Neville dikutip dari Metro UK.

















