Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Juara Bertahan All England, Korea Selatan dan China Imbang!

Daftar Juara Bertahan All England, Korea Selatan dan China Imbang!
Ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/SHVETS production)
Intinya Sih
  • All England Open 2026 resmi digelar di Birmingham pada 3–8 Maret, menghadirkan para pemain top dunia dalam ajang bergengsi level BWF Super 1000.
  • Pada edisi 2025, China dan Korea Selatan sama-sama meraih dua gelar juara, sementara Jepang membawa pulang satu gelar dari sektor ganda putri.
  • Beberapa juara bertahan seperti Shi Yu Qi, An Se Young, serta Kim Won Ho/Seo Seung Jae kembali tampil sebagai unggulan utama untuk mempertahankan dominasi mereka tahun ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England Open Badminton Championships 2026, resmi bergulir pada 3–8 Maret 2026. Ajang level BWF Super 1000 ini kembali digelar di Birmingham, Inggris, dan menjadi salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender Badminton World Federation (BWF). Sejumlah pemain top dunia pun turun ambil bagian demi memburu gelar juara.

Pada edisi 2025 lalu, persaingan berjalan ketat dengan tiga negara berbagi gelar juara. China dan Korea Selatan sama-sama mengoleksi dua gelar, sementara satu gelar lainnya menjadi milik Jepang. Lantas, siapa saja para juara bertahan All England yang akan kembali tampil tahun ini? Simakk ulasan selengkapnya di bawah ini.

1. Shi Yu Qi (China) juara di sektor tunggal putra

Pebulu tangkis andalan China, Shi Yu Qi, keluar sebagai juara tunggal putra pada edisi 2025. Saat itu, ia yang berstatus unggulan pertama berhasil mengalahkan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, yang tampil sebagai nonunggulan. Yu Qi menang dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-19 dalam pertandingan berdurasi 51 menit.

Kemenangan tersebut menjadi yang kedua bagi Yu Qi atas Lee sehingga rekor pertemuan mereka kini 2-0. Pada All England 2026, keduanya kembali tampil dan berpeluang saling berhadapan di babak perempat final jika berhasil melewati lawan masing-masing. Yu Qi pun kembali menempati posisi unggulan pertama pada turnamen tahun ini.

2. An Se Young (Korea Selatan) tak terkalahkan di sektor tunggal putri

Final ideal tersaji di sektor tunggal putri pada edisi 2025. Unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young, berhadapan dengan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi. Dalam pertandingan berdurasi 1 jam 35 menit, An Se Young menang tiga game dengan skor 13-21, 21-18, dan 21-18.

Pertemuan tersebut menambah panjang rivalitas keduanya di level elite. Kemenangan itu menjadi yang kesepuluh bagi An Se Young atas Wang dari total pertemuan mereka, sekaligus menegaskan dominasinya. Pada All England 2026, keduanya kembali menempati unggulan pertama dan kedua sehingga berpeluang kembali bertemu di partai final.

3. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) mendominasi sektor ganda putra

Kejutan terjadi di sektor ganda putra pada All England 2025 ketika dua pasangan nonunggulan sukses melaju ke partai final. Pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, berhasil mengalahkan wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dalam dua game langsung. Mereka menang dengan skor identik 21-19 dan 21-19 dalam durasi 42 menit.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Kim/Seo atas Leo/Bagas dalam pertemuan perdana mereka. Pada All England 2026, kedua pasangan kembali tampil dengan status yang berbeda. Kim/Seo kini menempati unggulan pertama, sementara Leo/Bagas kembali berjuang sebagai pasangan nonunggulan.

4. Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang) meraih gelar juara di sektor ganda putri

Gelar juara sektor ganda putri pada All England 2025 dipastikan menjadi milik Jepang setelah dua wakilnya bertemu di partai final. Pasangan unggulan ketiga, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, berhadapan dengan unggulan keenam, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Nami/Chiharu menang tiga game dengan skor 21-16, 14-21, dan 21-17 dalam durasi 1 jam 23 menit.

Pertemuan tersebut menjadi yang pertama bagi kedua pasangan di level turnamen ini. Pada All England 2026, Nami/Chiharu dipastikan absen sehingga tidak akan mempertahankan gelar. Sementara itu, Yuki/Mayu kembali tampil dan menempati posisi unggulan kelima tahun ini.

5. Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China) menang di sektor ganda campuran

China memastikan gelar juara sektor ganda campuran pada All England 2025 setelah tercipta all China final. Pasangan unggulan ketujuh, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, berhadapan dengan unggulan kelima, Feng Yan Zhe/Wei Ya Xin. Guo/Chen menang lewat rubber game dengan skor 21-16, 10-21, dan 23-21 dalam durasi 1 jam 10 menit.

Pertemuan tersebut menjadi yang pertama bagi kedua pasangan di level internasional. Pada All England 2026, Guo/Chen kembali turun dan kini menempati posisi unggulan keenam. Sementara itu, Feng Yan Zhe dan Wei Ya Xin kembali berpasangan dengan rekan masing-masing.

Secara keseluruhan, persaingan para juara bertahan menjadi salah satu sorotan utama pada All England 2026. Beberapa nama kembali turun dengan status unggulan teratas, sementara sebagian lainnya harus absen atau hadir dengan pasangan berbeda. Dengan komposisi undian yang sudah ditetapkan, menarik untuk menantikan apakah dominasi China dan Korea Selatan akan kembali berlanjut atau justru lahir juara baru tahun ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More